Sein Bus Berkedip Bukan Tanpa Arti, Pahami Agar Selamat sampai Tujuan

Agung Pratnyawan, Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 01 April 2025 | 10:04 WIB
Sein Bus Berkedip Bukan Tanpa Arti, Pahami Agar Selamat sampai Tujuan
Ilustrasi lampu sein pada bus (momobil)

Suara.com - Pernahkah Anda membayangkan bahwa di atas aspal panas, para pengemudi bus punya bahasa rahasia mereka sendiri? Ya, layaknya morse yang menari-nari dalam gelap, kedipan lampu sein bus menyimpan pesan yang bisa menyelamatkan nyawa Anda di jalanan.

Menjelang Lebaran 2025, ketika ribuan kendaraan bersiap mengular bagai semut berbondong menuju kampung halaman, memahami "bahasa jalanan" ini bukan sekadar nilai tambah, ini adalah kunci keselamatan Anda.

Lalu apasih maksud dari kode lampu sein pada bus yang sering dijumpai di jalanan? Berikut ulasannya seperti dilansir dari berbagai sumber.

Kode Para 'Penguasa Jalan'

Bayangkan Anda sedang berkendara di belakang sebuah bus. Tiba-tiba, lampu sein kanannya berkedip. Di Pulau Jawa, ini bukan sekadar isyarat belok – ini undangan! Sang raja jalanan memberi tahu: "Ayo, situasi aman. Ikuti saya menyalip."

Namun, awas! Jika sein mendadak berpindah ke kiri, itu adalah teriakan "STOP!" dalam bahasa lampu.

Sang sopir bus mungkin telah melihat bahaya yang tak tertangkap mata Anda – mungkin truk dari arah berlawanan atau tikungan tajam yang mengintai.

Plot Twist ala Sumatera

Ini dia yang unik dan sering bikin pengendara luar daerah kebingungan! Di Sumatera, "bahasa sein" punya aturan tak tertulis yang berbeda dari kebiasaan di tempat lain. Jangan kaget kalau melihat truk atau bus menyalakan sein kiri saat Anda ingin menyalip. Alih-alih berarti akan berbelok, itu justru tanda aman bagi kendaraan di belakang untuk mendahului.

baca juga

Sebaliknya, jika lampu sein kanan menyala, itu bukan sekadar isyarat belok, melainkan peringatan bahaya. Bisa jadi ada kendaraan dari arah berlawanan, jalanan menyempit, atau ada hambatan di depan. Salah memahami kode ini bisa berakibat fatal!

Inilah sebabnya memahami bahasa sein lokal sangat penting, terutama saat mudik melewati jalan lintas Sumatera.

Harga Tiket Bus AKAP Jakarta-Lampung Mudik Lebaran 2025 (pixabay)
Harga Tiket Bus AKAP Jakarta-Lampung Mudik Lebaran 2025 (pixabay)

Lampu Hazard: Tanda Seru di Jalanan

Bayangkan Anda sedang berkendara di belakang sebuah bus besar, lalu tiba-tiba kedua lampu sein bus itu berkedip bersamaan. Jangan anggap sepele! Ini bukan sekadar lampu hias, melainkan kode darurat yang berarti: "Jangan ikuti saya!"

Biasanya, bus menggunakan lampu hazard dalam situasi kritis, seperti saat menyalip dengan posisi tanggung atau menghadapi kondisi jalan yang berbahaya. Ini adalah cara mereka memberi tahu pengendara di belakang agar waspada dan tidak mengikuti jejak mereka sembarangan.

Bagi pemudik, memahami kode ini bisa jadi penyelamat di jalan. Jangan asal nekat ikut menyalip hanya karena bus di depan terlihat melaju. Bisa jadi, ada rintangan di depan yang tidak Anda sadari.

Tips Selamat Sampai Tujuan

  • Jangan pernah mengabaikan "bisikan" lampu sein bus
  • Perhatikan konteks daerah Anda berkendara
  • Selalu jaga jarak aman dengan kendaraan di depan
  • Ingat: lebih baik terlambat daripada tidak sampai tujuan

Penutup yang Mencerahkan

Memahami kode lampu sein bus bukan hanya sekadar trik berkendara, tapi juga seni membaca bahasa jalanan yang bisa menyelamatkan nyawa.

Saat mudik Lebaran 2025 nanti, jangan anggap kedipan lampu sein sebagai isyarat biasa. Di baliknya, ada komunikasi tak kasat mata antara sopir bus dan pengendara lain demi menjaga keselamatan bersama.

Misalnya, jika bus menyalakan sein kanan di jalan dua arah, bisa jadi itu peringatan bahwa ada kendaraan dari arah berlawanan. Sebaliknya, sein kiri mungkin menandakan jalan aman untuk menyalip. Mengabaikan kode ini bisa berakibat fatal, terutama di jalur mudik yang padat dan penuh risiko.

Jadi, saat melihat bus berkedip di depan, perhatikan baik-baik, karena itu bukan sembarang sinyal.

Dengan memahami bahasa ini, perjalanan mudik jadi lebih aman dan nyaman. Ingat, di jalan raya, komunikasi yang baik bisa menjadi penyelamat nyawa!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Lampu Sein Berkedip? Ini Alasan Keselamatan di Baliknya

Mengapa Lampu Sein Berkedip? Ini Alasan Keselamatan di Baliknya

Otomotif | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 21:20 WIB

Jangan Anggap Sepele, Nyalakan Lampu Sein dengan Tepat demi Keselamatan Bersama

Jangan Anggap Sepele, Nyalakan Lampu Sein dengan Tepat demi Keselamatan Bersama

Otomotif | Kamis, 21 Maret 2024 | 15:40 WIB

Nine Luncurkan Karpet Optimus dan Lampu Sein untuk Yamaha NMax

Nine Luncurkan Karpet Optimus dan Lampu Sein untuk Yamaha NMax

Otomotif | Sabtu, 17 Februari 2024 | 09:17 WIB

Terkini

Emas 74 Kg di Rumah Febrie Adriansyah Ternyata Hanya Bisa Diakses Don Ritto

Emas 74 Kg di Rumah Febrie Adriansyah Ternyata Hanya Bisa Diakses Don Ritto

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter, Kabut Asap Picu Kecelakaan Beruntun di Lampung

Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter, Kabut Asap Picu Kecelakaan Beruntun di Lampung

Sumsel | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah di Siak Diminta Lakukan PJJ

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah di Siak Diminta Lakukan PJJ

Riau | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:30 WIB

KPK Proses Laporan Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

KPK Proses Laporan Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Update PP Tunas: Akun Anak Diblokir Tak Cukup, Komdigi Minta Platform Ubah Fitur

Update PP Tunas: Akun Anak Diblokir Tak Cukup, Komdigi Minta Platform Ubah Fitur

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:23 WIB

Yoyok Sukawi Mundur Jelang KLB, Suksesi PSSI Jateng Makin Penuh Tanda Tanya

Yoyok Sukawi Mundur Jelang KLB, Suksesi PSSI Jateng Makin Penuh Tanda Tanya

Jawa Tengah | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Ancaman RUU Penyiaran: Larang Investigasi hingga Pangkas Kode Etik Jurnalis

Ancaman RUU Penyiaran: Larang Investigasi hingga Pangkas Kode Etik Jurnalis

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

9 HP Murah Ada NFC untuk Cek dan Top Up e-Money, Mulai Rp1 Jutaan

9 HP Murah Ada NFC untuk Cek dan Top Up e-Money, Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

DPR Jadikan Putusan MK Soal Pendidikan Gibran Bahan Penting Revisi UU Pemilu

DPR Jadikan Putusan MK Soal Pendidikan Gibran Bahan Penting Revisi UU Pemilu

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Ketemu Prabowo, Presiden FIFA Bocorkan Rencana Komitmen Investasi dan Event Sepak Bola di RI

Ketemu Prabowo, Presiden FIFA Bocorkan Rencana Komitmen Investasi dan Event Sepak Bola di RI

Video | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:15 WIB

×