Mesin Motor Loyo dan Tarikan Berat? Kenali Penyebabnya

Agung Pratnyawan, Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 29 April 2025 | 18:03 WIB
Mesin Motor Loyo dan Tarikan Berat? Kenali Penyebabnya
Ilustrasi pemotor (freepik)

Suara.com - Pernahkah Anda merasa motor kesayangan mendadak kehilangan tenaganya? Rasanya seperti ada yang menarik dari belakang, padahal gas sudah dimainkan maksimal. Situasi ini tidak hanya mengganggu, tapi bisa berbahaya. Apalagi saat hendak menaklukkan tanjakan atau melewati tikungan tajam.

Mari kita bongkar rahasia di balik motor yang kehilangan performanya.

Seperti dilansir dari Suzuki Indoneseia, penyebab gas motor tertahan sebenarnya sepele.

Ibarat tubuh manusia yang butuh nutrisi seimbang, motor juga perlu perawatan menyeluruh agar tetap prima. Sistem pembakaran menjadi 'jantung' yang menggerakkan kuda besi Anda.

Ketika busi mulai rewel atau filter udara tersumbat, jangan heran jika motor terasa ogah-ogahan saat diajak berlari.

Ketika bicara soal performa motor, jangan remehkan urusan “makanannya” alias bahan bakar. Seperti tubuh yang butuh asupan sehat, mesin motor juga membutuhkan BBM berkualitas agar tetap bertenaga dan awet.

Bayangkan jika Anda terus-menerus mengisi tangki dengan bensin murahan atau tidak sesuai standar. Perlahan tapi pasti, mesin akan menunjukkan tanda-tanda "protes"—tenaga menurun, suara mesin kasar, hingga tarikan terasa berat.

Penyebab utamanya? Endapan kerak akibat pembakaran tidak sempurna yang menempel di ruang mesin. Ibarat kolesterol di pembuluh darah, kerak ini bisa menghambat "peredaran tenaga" ke seluruh sistem.

Program 5.000 Motor Mudik Aman dan Nyaman berupa Servis dan Ganti Oli Gratis dari Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (Baznas RI) di Matraman, Jakarta Timur, Kamis (20/3/2025) [Suara.com/ANTARA]
Program 5.000 Motor Mudik Aman dan Nyaman berupa Servis dan Ganti Oli Gratis dari Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (Baznas RI) di Matraman, Jakarta Timur, Kamis (20/3/2025) [Suara.com/ANTARA]

Tak hanya memengaruhi performa, pemakaian BBM asal-asalan juga berpotensi memperpendek usia mesin dan membuat Anda lebih sering keluar uang untuk servis.

baca juga

Kompresi mesin adalah kunci utama lainnya. Bayangkan kompresi seperti otot yang menggerakkan seluruh tubuh motor Anda.

Ketika kompresi mulai lemah, tenaga yang dihasilkan pun tidak maksimal. Ini seperti atlet yang kehilangan kekuatan ototnya - performanya pasti menurun drastis.

Komponen mesin yang aus? Itu seperti sendi yang mulai rapuh - perlu perhatian khusus sebelum masalah menjadi lebih serius.

Piston, ring piston, dan katup yang tidak prima akan membuat motor Anda terengah-engah, kehilangan tenaga di saat dibutuhkan.

Jangan lupakan peran penting sistem transmisi dan kelistrikan. Keduanya seperti sistem saraf yang mengatur gerak motor Anda.

Gangguan pada area ini bisa membuat motor kebingungan - kadang melaju kencang, kadang tertahan tanpa alasan jelas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Praktis dan Cepat, Begini Prosedur Bayar Pajak Motor Lewat Indomaret

Praktis dan Cepat, Begini Prosedur Bayar Pajak Motor Lewat Indomaret

Otomotif | Selasa, 29 April 2025 | 13:26 WIB

4 Langkah dan 5 Syarat Gadai Kendaraan di Pegadaian: Simak Panduan Lengkap Berikut!

4 Langkah dan 5 Syarat Gadai Kendaraan di Pegadaian: Simak Panduan Lengkap Berikut!

Otomotif | Selasa, 29 April 2025 | 11:14 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×