Jangan Sampai Rp500 Ribu Melayang, Begini Cara Pintar Gunakan Google Maps Saat Ganjil Genap

Cesar Uji Tawakal | Gagah Radhitya Widiaseno | Suara.com

Kamis, 01 Mei 2025 | 12:06 WIB
Jangan Sampai Rp500 Ribu Melayang, Begini Cara Pintar Gunakan Google Maps Saat Ganjil Genap
Plang informasi kawasan Ganjil-Genap di Jakarta

Suara.com - Di tengah padatnya lalu lintas Jakarta, sistem ganjil genap sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi para pengendara. Namun, kini Anda tak perlu lagi merasa bingung atau frustrasi mencari rute aman. Dengan memanfaatkan fitur terbaru dari Google Maps, perjalanan di ibu kota bisa tetap lancar tanpa risiko kena tilang yang bisa mencapai Rp 500.000.

Mengenal Sistem Ganjil Genap

Sesuai dengan Pergub Nomor 88 Tahun 2019, sistem ganjil genap diberlakukan di 26 ruas jalan utama Jakarta. Tujuannya jelas: mengurangi kemacetan dan memperbaiki kualitas udara kota.

Aturan ini berlaku Senin hingga Jumat pada pukul 06.00–10.00 WIB dan 16.00–21.00 WIB, serta dikecualikan pada hari libur nasional. Kendaraan yang boleh melintas ditentukan dari angka terakhir pada pelat nomor—ganjil atau genap—yang disesuaikan dengan tanggal kalender.

Google Maps, Si Asisten Cerdas

Ilustrasi Google Maps. [Unsplash/henry perks]
Ilustrasi Google Maps. [Unsplash/henry perks]

Tak hanya menjadi pemandu arah, Google Maps kini hadir sebagai “navigator anti tilang”. Aplikasi ini dilengkapi fitur pintar untuk mendeteksi dan menghindari ruas jalan ganjil genap, berdasarkan nomor pelat kendaraan Anda.

Selain menunjukkan rute alternatif, Maps juga memberikan estimasi waktu tempuh, tingkat kemacetan, dan insiden lalu lintas secara real-time.

Cara Aktifkan Fitur Anti Ganjil Genap

Aktivasi fitur ini sangat mudah. Ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka aplikasi Google Maps.
  2. Ketuk foto profil di pojok kanan atas layar.
  3. Pilih menu ‘Setelan’ (Settings).
  4. Masuk ke bagian ‘Setelan Navigasi’.
  5. Aktifkan opsi ‘Hindari tilang ganjil-genap’.
  6. Pilih apakah pelat kendaraan Anda ganjil atau genap.
  7. Simpan pengaturan dengan menekan ‘Selesai’.

Setelah pengaturan ini aktif, Google Maps akan secara otomatis menghindari jalan-jalan yang terkena pembatasan sesuai tanggal dan pelat kendaraan Anda.

Waspadai Jalur Vital

Beberapa ruas jalan yang terkena sistem ganjil genap merupakan arteri penting ibu kota, seperti:

  1. Jalan MH Thamrin
  2. Jalan Jenderal Sudirman
  3. Jalan Gatot Subroto
  4. Jalan S. Parman
  5. Jalan DI Panjaitan

Jalan-jalan ini menghubungkan kawasan bisnis, perkantoran, dan pusat aktivitas kota. Maka dari itu, penting bagi pengendara untuk mengandalkan peta digital dan memperhatikan update kondisi lalu lintas secara berkala.

Maksimalkan Teknologi untuk Perjalanan Nyaman

Tak hanya fitur ganjil genap, Google Maps juga memiliki keunggulan lain yang bisa Anda manfaatkan:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buka Kembali Kenangan Lama Lewat Google Maps dan Earth

Buka Kembali Kenangan Lama Lewat Google Maps dan Earth

Your Say | Rabu, 30 April 2025 | 09:31 WIB

Ngeri! 3 Dokter Tersesat di Hutan Gegara Google Maps, Ini Kronologinya

Ngeri! 3 Dokter Tersesat di Hutan Gegara Google Maps, Ini Kronologinya

News | Kamis, 10 April 2025 | 14:48 WIB

BMW Terjun dari Tol Gresik, Ini Cara Atur Google Maps Agar Tak Disesatkan

BMW Terjun dari Tol Gresik, Ini Cara Atur Google Maps Agar Tak Disesatkan

Lifestyle | Rabu, 09 April 2025 | 20:33 WIB

Terkini

Berani Diadu! Harga GAC AION UT Setara Hatchback Bensin, Plus Garansi Baterai Seumur Hidup

Berani Diadu! Harga GAC AION UT Setara Hatchback Bensin, Plus Garansi Baterai Seumur Hidup

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:36 WIB

Tampang Sangar ala Motor Sport, Aslinya Skutik Matik! Intip Keunikan Honda Navi 2026

Tampang Sangar ala Motor Sport, Aslinya Skutik Matik! Intip Keunikan Honda Navi 2026

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:33 WIB

Harga BBM Diesel Nyaris Rp28 Ribu, Kenapa Fortuner dan Innova Malah Makin Laris?

Harga BBM Diesel Nyaris Rp28 Ribu, Kenapa Fortuner dan Innova Malah Makin Laris?

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:43 WIB

Skena Kustom Jakarta Bergelora di Deus Kumpul-Kumpul Ride

Skena Kustom Jakarta Bergelora di Deus Kumpul-Kumpul Ride

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:35 WIB

Ketangguhan Motor Listrik Yadea Diuji Jalur Ekstrem Puncak Tanpa Isi Ulang Baterai

Ketangguhan Motor Listrik Yadea Diuji Jalur Ekstrem Puncak Tanpa Isi Ulang Baterai

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:05 WIB

Bagian Mana Saja yang Perlu Servis Rutin pada Motor Listrik?

Bagian Mana Saja yang Perlu Servis Rutin pada Motor Listrik?

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:54 WIB

Harga Sama, Mending Xpander Cross MT atau Xpander Ultimate CVT?

Harga Sama, Mending Xpander Cross MT atau Xpander Ultimate CVT?

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:30 WIB

Trio Motor Listrik United Turun Harga Hampir 50 Persen, Sekelas Nmax tapi Semurah Honda Beat

Trio Motor Listrik United Turun Harga Hampir 50 Persen, Sekelas Nmax tapi Semurah Honda Beat

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:50 WIB

8 Mobil Bekas 7-Seater dengan Pajak Ringan di Bawah 2 Juta, Cocok untuk Harian Keluarga

8 Mobil Bekas 7-Seater dengan Pajak Ringan di Bawah 2 Juta, Cocok untuk Harian Keluarga

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:06 WIB

Rupiah Terjun Bebas ke Level 17.500 Industri Otomotif Terancam Kehilangan Konsumen

Rupiah Terjun Bebas ke Level 17.500 Industri Otomotif Terancam Kehilangan Konsumen

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:57 WIB