Sistem Pengisian Daya Cepat Dinilai Beri Dampak BurukTerhadap Usia Baterai Mobil Listrik

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Jum'at, 09 Mei 2025 | 20:15 WIB
Sistem Pengisian Daya Cepat Dinilai Beri Dampak BurukTerhadap Usia Baterai Mobil Listrik
Ilustrasi mobil listrik. (Pexels)

Suara.com - Sistem pengisian daya cepat atau ultra-fast charging pada mobil listrik dinilai memiliki dampak buruk terhadap usia pakai baterai.

Berdasarkan nalisis industri dan pengalaman para pemilik kendaraan listrik menunjukkan bahwa kenyamanan pengisian daya super cepat dapat mengorbankan masa pakai baterai. 

Sehingga, timbul pertanyaan terkait daya tahan jangka panjang baterai, serta cakupan garansi yang diberikan oleh produsen.

Selain itu, sepeprti dilansir dari Carnewschina, pengemudi transportasi online juga mengamati bahwa pengisian daya super cepat memang mempercepat “penuaan” pada baterai, padahal metode pengisian ini sangat diandalkan oleh mereka yang memiliki mobilitas tinggi.

Menurut survei terbaru, kendaraan transportasi online yang telah menempuh jarak lebih dari 100 km setiap harinya dan menggunakan metode pengisian cepat lebih dari 70% telah mengalami penurunan daya tahan baterai dari 100% menjadi 85% dalam kurun waktu dua tahun.

Bahkan dari penelitian yang dilakukan Universitas Tsinghua menunjukkan bahwa baterai yang sering menggunakan metode pengisian cepat di atas 120 kW dapat memperpendek masa pakai baterai hingga 40% dibandingkan dengan menggunakan metode pengisian daya yang lebih lambat.

Sementara,banyak konsumen yang percaya bahwa metode pengisian daya yang sangat cepat, baik di kendaraan ataupun ponsel, dapat memperpendek masa pakai baterai. Walaupun sejauh ini belum banyak data spesifik yang dapat menunjukkan dampak buruk terhadap baterai yang kerap menggunakan sistem ini.

Kekhawatiran konsumen semakin menjadi, mengingat biaya penggantian baterai yang sangat mahal. Bahkan bisa mencapai setengah harga kendaraan baru atau bahkan melebihi nilai jual mobil listrik bekas.

Oleh karena itu, regulasi di China saat ini memerintahkan produsen mobil untuk memberikan garansi minimal 8 tahun atau 120.000 kilometer untuk komponen inti kendaraan listrik seperti baterai. Meskipun, Sebagian besar produsen sudah mematuhi hal tersebut, namun prakteknya pengajuan klaim garansi baterai tetap dirasa menyulitkan bagi konsumen.

baca juga

Banyak kebijakan “garansi seumur hidup” yang disertai dengan persyaratan yang ketat, seperti mewajibkan pemilik kendaraan pertama, membatasi jarak tempuh tahunan, mewajibkan servis rutin di bengkel resmi, hingga membatasi penggunaan komersial.  

Bahkan, beberapa kebijakan memberikan pengecualian bagi kendaraan yang menggunakan metode pengisian daya “ultra-fast charging”. Sehingga, hal ini menjadi penghalang bagi pengguna yang sering menggunakan kendaraannya untuk melakukan klaim garansi jika terjadi kerusakan pada baterai.

Selain itu, beberapa garansi mungkin tidak menjamin level penurunan baterai yang terjadi, hanya mencakup yang mengalami cacat produksi, hal ini tentunya dapat membuat konsumen salah paham akan garansi baterai yang diberikan.

Bahkan, survei menunjukkan bahwa hanya sekitar 23% pemilik kendaraan listrik yang benar-benar memahami secara detail isi dari garansi kendaraan mereka.

Para perusahaan otomotif pembuat mobil listrik sendiri saat ini secara aktif sedang mengembangkan cara menyeimbangakan metode pengisian daya super cepat dan daya tahan baterai. 

Salah satu kemajuan teknis seperti sistem manajemen termal yang ditingkatkan untuk mengontrol suhu baterai selama pengisian cepat dan sistem manajemen baterai (BMS) yang disempurnakan dengan adanya “mode perlindungan ultra-fast charging” yang dapat mengatur daya berdasarkan kondisi pengisian daya baterai. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Model Mobil Listrik Hyundai di Indonesia Kena Recall Bersamaan, Ternyata Ini Penyebabnya...

Tiga Model Mobil Listrik Hyundai di Indonesia Kena Recall Bersamaan, Ternyata Ini Penyebabnya...

Otomotif | Jum'at, 09 Mei 2025 | 17:55 WIB

Mobil Listrik AION Y Plus Dapat Potongan Harga Rp5 Juta di AION Driveperience

Mobil Listrik AION Y Plus Dapat Potongan Harga Rp5 Juta di AION Driveperience

Otomotif | Jum'at, 09 Mei 2025 | 17:15 WIB

Honda Kejutkan Pasar dengan Teaser Misterius: Civic e:HEV Hybrid Siap Mendarat?

Honda Kejutkan Pasar dengan Teaser Misterius: Civic e:HEV Hybrid Siap Mendarat?

Otomotif | Kamis, 08 Mei 2025 | 19:19 WIB

Terkini

Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli

Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli

Riau | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:08 WIB

Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes

Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Chery Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026

Chery Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:04 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp61.700/Kg

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp61.700/Kg

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:03 WIB

Waspada WhatsApp Kena 'Account in Review', Segera Atur Privasi Grup Biar Orang Asing Tak Bisa Add

Waspada WhatsApp Kena 'Account in Review', Segera Atur Privasi Grup Biar Orang Asing Tak Bisa Add

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Kejagung Tahan 2 Tersangka Korupsi Pajak Pulp PT TPL, Kerugian Capai Rp2 Triliun

Kejagung Tahan 2 Tersangka Korupsi Pajak Pulp PT TPL, Kerugian Capai Rp2 Triliun

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:01 WIB

Huawei Pura 90s Series Siap Masuk Indonesia Pamer AI dan Kamera Telephoto 200MP

Huawei Pura 90s Series Siap Masuk Indonesia Pamer AI dan Kamera Telephoto 200MP

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Etika Pakai Smart Glasses di Ruang Publik, Ini Kata Komdigi

Etika Pakai Smart Glasses di Ruang Publik, Ini Kata Komdigi

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:55 WIB

Sering Diabaikan, Masalah Sepele pada Gigi Ternyata Bisa Merusak Sistem Pencernaan

Sering Diabaikan, Masalah Sepele pada Gigi Ternyata Bisa Merusak Sistem Pencernaan

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:51 WIB

Kasus Sutrimo Naik Penyidikan! Polisi Temukan Unsur Pidana di Balik Kejanggalan Kematian

Kasus Sutrimo Naik Penyidikan! Polisi Temukan Unsur Pidana di Balik Kejanggalan Kematian

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:43 WIB

×