Toyota Bantah Akan Akuisisi Neta, Perusahaan Mobil Listrik China yang Disebut Segera Bangkrut

Liberty Jemadu

Kamis, 15 Mei 2025 | 18:40 WIB
Toyota Bantah Akan Akuisisi Neta, Perusahaan Mobil Listrik China yang Disebut Segera Bangkrut
Toyota bantah akan akuisisi Neta, perusahaan mobil listrik asal China yang sudah didugat pailit di pengadilan. Foto: Perakitan mobil Neta di Indonesia. [Dok Neta Indonesia]

Suara.com - Toyota membantah rumor yang menyebutkan bahwa pihaknya akan mengakuisisi Neta, pabrikan mobil listrik asal China yang sedang mengalami masalah keuangan dan diramalkan segera bangkrut.

Toyota China, seperti dilansir dari Car News China pekan ini, mengatakan rumor itu tidak berdasar sama sekali.

"Kami belum pernah mendengar soal ini dan kami minta tolong agar rumor ini diklarifikasi," kata Xu Yiming, Kepala Divisi Komunikasi Toyota Motor Investment, yang beroperasi di China.

Di sisi lain, Neta juga telah menerangkan bahwa rumor tersebut salah serta tak berdasar. Tetapi kabar bahkan Neta bangkrut dalam waktu tak lama lagi sudah ramai berembus.

PT Neta Auto Indonesia Mengumumkan Harga Resmi Produk Mobil Listrik Terbarunya, Neta X. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)
PT Neta Auto Indonesia Mengumumkan Harga Resmi Produk Mobil Listrik Terbarunya, Neta X. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)

Sebelumnya diwartakan muncul rumor bahwa Toyota, raksasa otomotif dunia dari Jepang, hendak mengambil alih Neta untuk mengembangkan mobil listrik dan memperbesar pasarnya di China.

Kabarnya, Toyota sedang dalam tahap mengevaluasi rencana untuk mengambil alih Neta, perusahaan yang didirikan oleh Hozon New Energy Auto pada 2014 silam.

Neta memang bisa jadi target yang masuk akal, karena perusahaan otomotif itu sedang mengalami krisis keuangan yang cukup parah dan bahkan dikabarkan akan segera bangkrut.

Akuisisi juga bisa jadi jalan keluar instan bagi Neta dari krisis yang melanda perusahaan sejak 2024 lalu, ketika perusahaan mulai menutup pabrik, melakukan PHK dan bahkan dilaporkan telat melakukan pembayaran untuk para pemasok komponen serta dealer.

Perusahaan sempat berusaha untuk mencari investasi baru pada Januari lalu dan menargetkan mengumpulkan dana hingga 4,5 miliar yuan. Tetapi sayang rencana itu gagal karena investor disebut sudah kehilangan kepercayaan.

baca juga

Kegagalan itu tak lepas dari berhenti beroperasinya pabrik Neta karena kurangnya pasokan komponen, kara para supplier sudah tak percaya dan banyak yang belum dibayar oleh perusahaan tersebut.

Puncaknya pada April kemarin, ketika pabrik Neta di Tongxiang digeruduk oleh puluhan perwakilan dealer di Tiongkok.

Mereka menuntut pembayaran atas unit-unit mobil yang tidak dikirimkan ke konsumen dan kompensasi untuk kerugian yang mereka tanggung.

Para perwakilan dealer mengatakan bahwa meski Neta tak kunjung mengirimkan mobil-mobil yang telah dipesan, mereka selama ini tetap beroperasi melayani konsumen.

Mereka tetap beroperasi dan menghindari menyebarnya berita negatif tentang Neta, karena berharap pabrikan tersebut akan memenuhi janji untuk mengganti kerugian serta mengirimkan mobil yang sudah dipesan.

"Kami yakin pabrikan akan menghormati komitmennya, tetapi sejak September kemarin Neta tak pernah menghiraukan keluhan kami - tidak sekali pun," kata perwakilan dealer Neta.

"Kami mendengar bakal ada investasi baru, produksi dilanjutkan dan pertemuan untuk para dealer. Tetapi kami justru semakin terpuruk dalam utang ketika menunggu kabar dari Neta," lanjut perwakilan dealer.

Para dealer mengatakan mereka sudah membayar jutaan yuan untuk membeli unit-unit mobil ke Neta. Sayangnya hingga kini mobil-mobil itu tak juga dikirim. Alhasil para dealer kini dikejar-kejar konsumen dan bank.

"Kami tak mau Neta hancur, tapi hanya butuh akuntabilitas, tegas salah satu demonstran.

PT Neta Auto Indonesia Mengumumkan Harga Resmi Produk Mobil Listrik Terbarunya, Neta X. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)
PT Neta Auto Indonesia Mengumumkan Harga Resmi Produk Mobil Listrik Terbarunya, Neta X. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)

Selain itu, dikabarkan bahwa Hozon New Energy Auto juga telah digugat pailit di China pada 13 Mei kemarin. Gugatan pailit itu kini tengah diproses di pengadilan menengah di Jiaxing, Provinsi Zhejiang.

Neta sendiri masih mengandalkan penjualannya di luar China, setelah pasarnya di Tiongkok semakin menyusut. Pada awal tahun ini saja, penjualan mobil Neta di China kurang dari 500 unit per bulan.

Di luar negeri, Neta mengandalkan penjualannya di beberapa negara termasuk Thailand dan Indonesia. Di Tanah Air, mobil-mobil Neta diproduksi di fasilitas PT Handal Motor Indonesia, meski demikian penjualannya masih di bawah 100 unit per bulan.

Selama Januari - April 2025, Neta baru menjual setotal 250 unit mobil di Tanah Air yang terdiri dari Neta V II dan Neta X. Selain itu, Neta juga telah menutup dealer pertamanya di Indonesia, yang terletak di Kelapa Gading, Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Listrik Xiaomi SU7 Terancam Ramai Digugat, "Built Quality" Dipertanyakan

Mobil Listrik Xiaomi SU7 Terancam Ramai Digugat, "Built Quality" Dipertanyakan

Otomotif | Kamis, 15 Mei 2025 | 16:37 WIB

8 Mobil Bekas Murah 7 Seater Rp60 Jutaan, Pajaknya Lebih Murah dari Yamaha XMAX

8 Mobil Bekas Murah 7 Seater Rp60 Jutaan, Pajaknya Lebih Murah dari Yamaha XMAX

Otomotif | Kamis, 15 Mei 2025 | 13:44 WIB

Pabrik Neta Digeruduk Massa Dampak Krisis Keuangan yang Melanda Perusahaan

Pabrik Neta Digeruduk Massa Dampak Krisis Keuangan yang Melanda Perusahaan

Otomotif | Selasa, 15 April 2025 | 19:57 WIB

Krisis Neta Semakin Parah: Mobil Tak Dikirim, Pabrik Digeruduk Orang-orang Dealer

Krisis Neta Semakin Parah: Mobil Tak Dikirim, Pabrik Digeruduk Orang-orang Dealer

Otomotif | Senin, 14 April 2025 | 18:19 WIB

NETA Dipaksa Menyerah, Pabrik Tutup Usai 3 Bulan Beroperasi di Negara Asia Tenggara

NETA Dipaksa Menyerah, Pabrik Tutup Usai 3 Bulan Beroperasi di Negara Asia Tenggara

Otomotif | Rabu, 09 April 2025 | 19:17 WIB

Terkini

Yamaha MX King Terbaru Hadir di Vietnam, Apa Bedanya Versi Indonesia?

Yamaha MX King Terbaru Hadir di Vietnam, Apa Bedanya Versi Indonesia?

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:00 WIB

Mirip Indonesia, Begini Kebijakan Terbaru China untuk Subsidi Mobil Hybrid

Mirip Indonesia, Begini Kebijakan Terbaru China untuk Subsidi Mobil Hybrid

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:00 WIB

Nggak Antre! Begini Cara Praktis Cetak Bukti Bayar STNK Sendiri di Rumah setelah Bayar Online 2026

Nggak Antre! Begini Cara Praktis Cetak Bukti Bayar STNK Sendiri di Rumah setelah Bayar Online 2026

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:00 WIB

Waspada! Inilah Faktor yang Bikin Tombol di Dashboard Mobil Cepat Rusak

Waspada! Inilah Faktor yang Bikin Tombol di Dashboard Mobil Cepat Rusak

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:04 WIB

Spesifikasi Mitsubishi Xforce Hybrid: Mending Mana Lawan HR-V HEV dan Yaris Cross HEV?

Spesifikasi Mitsubishi Xforce Hybrid: Mending Mana Lawan HR-V HEV dan Yaris Cross HEV?

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:31 WIB

Mitsubishi Siapkan Robot Perakit Mobil, Alasannya Tak Tertebak

Mitsubishi Siapkan Robot Perakit Mobil, Alasannya Tak Tertebak

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:25 WIB

Berapa Harga Sepeda Listrik? Ini 5 Rekomendasi yang Tangguh, Murah dan Awet

Berapa Harga Sepeda Listrik? Ini 5 Rekomendasi yang Tangguh, Murah dan Awet

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 08:35 WIB

Torsi Honda New Vario Evo 160 Naik, Kok Suspensi Belakang Dibiarkan Keras?

Torsi Honda New Vario Evo 160 Naik, Kok Suspensi Belakang Dibiarkan Keras?

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:45 WIB

Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif

Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:41 WIB

5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan

5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:15 WIB

×