Mitos atau Fakta Mobil Terlalu Lama Parkir Bikin Cepat Rusak

Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 24 Mei 2025 | 17:06 WIB
Mitos atau Fakta Mobil Terlalu Lama Parkir Bikin Cepat Rusak
Ilustrasi mobil yang terparkir di jalan. (Pixabay)

Suara.com - Sering kita dengar anggapan bahwa mobil yang terlalu lama diam di garasi justru akan membuat mobil cepat rusak.

Namun sebenarnya mitos atau fakta bila mobil yang lama terparkir justru akan membuat cepat rusak. Berikutnya penjelasannya seperti dikutip dari laman Deltalube, Sabtu (24 Mei 2025).

Faktanya, anggapan tersebut bukanlah mitos, melainkan fakta. Mobil yang didiamkan dalam waktu lama memang rentan mengalami kerusakan pada beberapa komponen.

Berikut adalah beberapa dampak negatif jika mobil terlalu lama tidak digunakan:

Aki Melemah atau Tekor

Ilustrasi aki mobil (Shutterstock).
Ilustrasi aki mobil saat dilakukan pengecekan karena tekor. (Foto: Shutterstock).

Saat mobil dinyalakan dan berjalan, aki akan terus mendapatkan suplai daya dari alternator. Jika mobil lama didiamkan, aki tidak akan terisi dayanya, sehingga kemampuannya akan menurun dan akhirnya tekor.

Kerusakan Ban

ilustrasi alur ban mobil (Wuling Indonesia)
ilustrasi alur ban mobil (Foto: Wuling Indonesia)

Ban yang tidak bergerak dalam waktu lama akan cenderung kempis. Bagian bawah ban yang menjadi titik tumpu mobil akan menahan beban secara terus-menerus. Akibatnya, meskipun ban dipompa kembali, bentuknya bisa saja tidak lagi bulat sempurna dan menyebabkan ketidaknyamanan saat berkendara.

Masalah Sistem Rem

baca juga

Umumnya, saat dalam kondisi parkir, rem mobil dalam kondisi aktif. Ini berisiko menyebabkan cakram rem berkarat dan kampas rem lengket.

ilustrasi rem mobil (Pexels/Safi Erneste)
ilustrasi rem tangan mobil saat dalam kondisi terparkir. (Foto: Pexels/Safi Erneste)

Saat mobil digunakan lagi, karat pada cakram dapat menyebabkan getaran, bahkan piston rem bisa macet dan mengakibatkan kegagalan fungsi.

Bagian Kaki-kaki Berkarat

Komponen kaki-kaki seperti ball joint dan joint steer kemudi rentan berkarat jika tidak pernah digerakkan. Hal ini tentu akan memengaruhi kenyamanan dan keamanan berkendara.

Wiper Getas

Ilustrasi embun di kaca depan mobil [shutterstock]
Ilustrasi embun di kaca depan mobil [Foto: shutterstock]

Karet pada wiper mobil yang terlalu lama tidak digunakan cenderung mengeras atau getas. Jika ini terjadi, wiper tidak akan bekerja optimal saat hujan, dan tentu saja mengganggu visibilitas saat berkendara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Sampai Nyesel! Daftar Mobil Matic Bekas di Bawah Rp50 Juta yang Layak Dibeli

Jangan Sampai Nyesel! Daftar Mobil Matic Bekas di Bawah Rp50 Juta yang Layak Dibeli

Otomotif | Sabtu, 24 Mei 2025 | 16:35 WIB

SUV Bekas Gagah dan Murah: Dari Taff GT, Feroza hingga Hartop yang Masih Jadi Primadona

SUV Bekas Gagah dan Murah: Dari Taff GT, Feroza hingga Hartop yang Masih Jadi Primadona

Otomotif | Sabtu, 24 Mei 2025 | 15:46 WIB

Mobil Lubricants Ajak Konsumen Jaga Performa Mesin Mobil Tetap Prima

Mobil Lubricants Ajak Konsumen Jaga Performa Mesin Mobil Tetap Prima

Otomotif | Sabtu, 24 Mei 2025 | 11:55 WIB

Terkini

Kericuhan Malioboro Dinilai Jadi Kanal Frustrasi Sosial, Represif Aparat Hanya Perburuk Keadaan

Kericuhan Malioboro Dinilai Jadi Kanal Frustrasi Sosial, Represif Aparat Hanya Perburuk Keadaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Buku Revolusi Nuklir: Menjelajahi Masa Depan dan Keganjilan Hidup Manusia

Buku Revolusi Nuklir: Menjelajahi Masa Depan dan Keganjilan Hidup Manusia

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Bicara Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Sudaryono: Hancur Hatiku, Saya Baper

Bicara Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Sudaryono: Hancur Hatiku, Saya Baper

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan

Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar

Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar

Bali | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Harga dan Spesifikasi HP Flagship Terbaru di Indonesia: Mewah, Performa Gahar!

Harga dan Spesifikasi HP Flagship Terbaru di Indonesia: Mewah, Performa Gahar!

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Bos Danantara Pandu Sjahrir Tak Bantah Miliki Saham di Supra Sekuritas

Bos Danantara Pandu Sjahrir Tak Bantah Miliki Saham di Supra Sekuritas

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang

Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:54 WIB

4 Tinted Sunscreen Lokal SPF 30, Kunci Wajah Tampak Flawless dan Atasi PIH

4 Tinted Sunscreen Lokal SPF 30, Kunci Wajah Tampak Flawless dan Atasi PIH

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:52 WIB

PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar

PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:51 WIB

×