Terus Merugi, Nissan Akan Jual Gedung Kantor Pusat di Jepang

Liberty Jemadu | Suara.com

Senin, 26 Mei 2025 | 21:06 WIB
Terus Merugi, Nissan Akan Jual Gedung Kantor Pusat di Jepang
Nissan berencana menjual gedung kantor pusatnya di Jepang untuk menutup kerugian perusahaan. [Suara.com]

Suara.com - Nissan Motor Co disebut berencana menjual gedung kantor pusatnya di Yokohama, Jepang untuk menutup biaya yang akan dikeluarkan untuk membayar pesangon para karyawan yang akan di-PHK sebagai buntut penutupan pabrik-pabriknya di beberapa negara.

Kantor Nissan itu diperkirakan bernilai sekitar 100 miliar yen atau sekitar Rp 11,3 triliun - demikian dilansir dari Nikkei Asia. Uang itu akan digunakan untuk menutupi biaya pesangon para karyawan di tujuh pabrik yang akan ditutup pabrikan mobil itu di beberapa negara.

Meski kantor itu kelak laku terjual, Nissan disebut akan kembali menyewanya. Tetapi rencana ini masih belum diputuskan, karena ada beberapa petinggi perusahaan yang menolak rencana tersebut.

Sementara seperti dilansir dari kantor berita Kyodo, Nissan juga masih membutuhkan sekitar 60 miliar yen atau sekitar Rp 6,8 triliun di tahun fiskal yang sedang berjalan, untuk membiayai operasinya serta melaksanakan restrukturisasi.

Pada 13 Mei kemarin, Nissan mengumumkan mengalami kerugian hingga 670,9 miliar yen atau sekitar Rp 76,2 triliun pada tahun fiskal 2024 yang berakhir pada Maret kemarin.

Untuk tahun fiskal yang sedang berjalan, Nissan tidak mengumumkan perkiraan pendapatan atau kerugian yang akan didapat, karena perusahaan otomotif itu sedang mengalami kerugian yang diperparah oleh perang tarif yang dilancarkan oleh Amerika Serikat.

Nissan, produsen mobil terbesar ketiga di Jepang, sedang dilanda krisis, akibat turunnya penjualan di China dan Amerika Serikat - dua pasar mobil terbesar di dunia.

Selain itu masalah internal perusahaan juga belum benar-benar pulih setelah pemimpinnya, Carlos Ghosn ditahan kepolisian Jepang pada 2018 lalu karena tudingan penyalahgunaan aset perusahaan dan tidak melaporkan pendapatannya ke pemerintah.

Pada April kemarin, Nissan mencopot CEO Makoto Uchida setelah rencana merger dengan Honda - yang telah dibahas berbulan-bulan - gagal terlaksana.

Sejak itu, kejatuhan Nissan seperti tak bisa terbendung. Setelah mengumumkan akan memutuskan hubungan kerja dengan sekitar 9000 pekerja pada November 2024, Nissan pada Mei kemarin kembali mengumumkan akan melakukan PHK terhadap 11.000 pekerja di seluruh dunia.

Pada kesempatan yang sama, Nissan juga mengumumkan akan menutup 7 dari 17 pabriknya di Jepang dan beberapa negara. Keputusan ini tidak saja merugikan para pekerja, tetapi juga para kontraktor serta perusahaan pemasok dalam rantai pasok Nissan.

The All-New Nissan Serena e-POWER (IST)
Nissan mengalami kerugian hingga 670,9 miliar yen atau sekitar Rp 76,2 triliun pada tahun fiskal 2024 yang berakhir pada Maret kemarin 2025. Kini perusahaan berencana menjual kantor pusatnya di Yokohama, Jepang untuk membiaya pesangon karyawan yang terdampak PHK, akibat rencana penutupan 7 pabriknya di dunia. (Dok Nissan)

Nissan belum mengumumkan pabrik di negara mana saja yang akan ditutup. Di Indonesia sendiri, pabrik-pabrik Nissan sudah ditutup pada 2020 lalu, saat wabah Covid-19 melanda dunia.

Penutupan pabrik itu akan membuat Nissan hanya memiliki 10 pabrik mobil pada 2027 nanti. Dengan penutupan itu, Nissan berharap bisa menghemat hingga 500 miliar yen atau sekitar Rp 56,8 triliun.

CEO Nissan Ivan Espinosa, yang baru menjabat pada April kemarin, mengatakan pabrikan mobil Jepang itu akan fokus mencari untung dan tak lagi fokus pada volume produksi.

"Kami harus memprioritaskan sisi peningkatan secara cepat dan fokus pada keuntungan alih-alih mengandalkan volume produksi," kata Espinosa dikutip dari The Guardian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Alasan Nissan Juke Layak Dilirik Sebelum Kehadiran Suzuki Fronx

5 Alasan Nissan Juke Layak Dilirik Sebelum Kehadiran Suzuki Fronx

Otomotif | Minggu, 25 Mei 2025 | 18:13 WIB

Harga Sekelas BYD Atto 3, Cakep bak Mini Cooper: Mobil Listrik dari Nissan Rawan Bikin Kepincut

Harga Sekelas BYD Atto 3, Cakep bak Mini Cooper: Mobil Listrik dari Nissan Rawan Bikin Kepincut

Otomotif | Rabu, 21 Mei 2025 | 19:14 WIB

Nissan Luncurkan Mobil Listrik Seharga Rp200 Jutaan, Apa Kabar Penutupan Pabrik?

Nissan Luncurkan Mobil Listrik Seharga Rp200 Jutaan, Apa Kabar Penutupan Pabrik?

Otomotif | Rabu, 21 Mei 2025 | 19:22 WIB

Nissan Berencana Tutup Pabrik di Jepang Demi Selamatkan Operasional Perusahaan

Nissan Berencana Tutup Pabrik di Jepang Demi Selamatkan Operasional Perusahaan

Otomotif | Sabtu, 17 Mei 2025 | 19:28 WIB

Nissan akan Tutup Pabrik di Jepang, Fokusnya Beralih ke India?

Nissan akan Tutup Pabrik di Jepang, Fokusnya Beralih ke India?

Otomotif | Sabtu, 17 Mei 2025 | 15:47 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Mobil Listrik Mungil untuk Harian, Siap Diajak Selap-Selip di Kemacetan

5 Rekomendasi Mobil Listrik Mungil untuk Harian, Siap Diajak Selap-Selip di Kemacetan

Otomotif | Minggu, 19 April 2026 | 14:21 WIB

BBM Non Subsidi di Indonesia Apa Saja? Harganya Resmi Naik Per 18 April 2026

BBM Non Subsidi di Indonesia Apa Saja? Harganya Resmi Naik Per 18 April 2026

Otomotif | Minggu, 19 April 2026 | 13:16 WIB

5 Sepeda Listrik Lipat Murah untuk Anak Sekolah, Lebih Praktis dan Stylish

5 Sepeda Listrik Lipat Murah untuk Anak Sekolah, Lebih Praktis dan Stylish

Otomotif | Minggu, 19 April 2026 | 11:58 WIB

3 Warna Mobil yang Tidak Menyerap Panas, Tetap Sejuk Meski Parkir di Bawah Terik Matahari

3 Warna Mobil yang Tidak Menyerap Panas, Tetap Sejuk Meski Parkir di Bawah Terik Matahari

Otomotif | Minggu, 19 April 2026 | 11:41 WIB

Pajak Mobil Listrik 2026 Sekarang Berapa? Tak Lagi Sepenuhnya Gratis, Ini Aturan Terbarunya

Pajak Mobil Listrik 2026 Sekarang Berapa? Tak Lagi Sepenuhnya Gratis, Ini Aturan Terbarunya

Otomotif | Minggu, 19 April 2026 | 11:37 WIB

BBM Apa Saja yang Naik Per 18 April 2026? Ini Daftar Harga Barunya di SPBU

BBM Apa Saja yang Naik Per 18 April 2026? Ini Daftar Harga Barunya di SPBU

Otomotif | Minggu, 19 April 2026 | 11:05 WIB

ACC Carnival Jadi Solusi Mobil Baru dan Mobil Bekas dari Berbagai Merek Otomotif

ACC Carnival Jadi Solusi Mobil Baru dan Mobil Bekas dari Berbagai Merek Otomotif

Otomotif | Minggu, 19 April 2026 | 09:26 WIB

5 Rekomendasi Motor Listrik dengan Bagasi Besar, Muat Helm Maupun Belanjaan

5 Rekomendasi Motor Listrik dengan Bagasi Besar, Muat Helm Maupun Belanjaan

Otomotif | Minggu, 19 April 2026 | 09:25 WIB

Update Lengkap Harga Mobil Hyundai April 2026: Dari Stargazer hingga IONIQ 5, Cek di Sini!

Update Lengkap Harga Mobil Hyundai April 2026: Dari Stargazer hingga IONIQ 5, Cek di Sini!

Otomotif | Sabtu, 18 April 2026 | 18:10 WIB

5 Mobil Listrik Baru yang Lebih Murah dari Brio RS Mulai Rp170 Jutaan

5 Mobil Listrik Baru yang Lebih Murah dari Brio RS Mulai Rp170 Jutaan

Otomotif | Sabtu, 18 April 2026 | 17:29 WIB