7 Mobil Bekas yang Sebaiknya Dihindari, Dikenal 'Penyakitan' dan Perawatannya Ribet

Nur Khotimah

Minggu, 22 Juni 2025 | 13:51 WIB
7 Mobil Bekas yang Sebaiknya Dihindari, Dikenal 'Penyakitan' dan Perawatannya Ribet
Ilustrasi mobil bekas yang sebaiknya tidak dibeli dikenal penyakitan. (Pexels/Amar Preciado)

Suara.com - Menjadi sebuah kebutuhan utama banyak orang, memiliki mobil bisa mendukung banyak sekali agenda dan aktivitas. Bursa mobil bekas belakangan juga semakin menunjukkan geliat sebagai jawaban atas kebutuhan ini.

Tapi Anda harus cermat untuk melihat 7 mobil bekas yang sebaiknya dihindari karena dikenal "penyakitan" dan perawatan mobil yang ribet.

"Penyakitan" yang dimaksud adalah sering mengalami masalah mesin atau masalah teknis lain. Hal ini jelas akan mengurangi kenyamanan penggunaan dan menambah pengeluaran yang diperlukan untuk mengembalikan mobil ke kondisi optimalnya.

Mempertimbangkan berbagai aspek yang sering dialami oleh pemilik sebelumnya, berikut 7 mobil bekas yang sebaiknya dihindari karena memiliki banyak masalah dalam penggunaannya, dirangkum dari YouTube Fuse Box.

1. Chevrolet Captiva Diesel

Mobil keluaran tahun 2008 hingga 2012 ini menjadi mobil pertama yang sebaiknya dihindari untuk dibeli pada bursa mobil bekas. Meski memiliki kabin yang terasa besar dan desain body yang gagah, ternyata mobil ini punya banyak potensi masalah yang ada di dalamnya.

Beberapa masalah paling umum yang muncul adalah pada diesel common rail, bagian injektor, turbo yang sering mengalami kendala, dan suku cadang yang harganya cukup tinggi.

2. Ford Fiesta

Dikenal luas sebagai mobil hatchback yang fun to drive, ternyata di bursa mobil bekas jenis ini jadi mobil yang memiliki banyak "red flag" dan sebaiknya dihindari. Meski menawarkan handling yang nyaman, sound system dan kabin yang mantap, dan akselerasi maksimal, nyatanya banyak aspek negatif yang harus dicermati.

baca juga

Misalnya, masalah pada transmisi matic yang sering muncul, kemudian masalah overheat pada seri manualnya, yang jelas jadi mobil sulit dibawa macet apalagi di siang hari.

3. Proton Exora

Tampil mewah dan lega untuk banyak penumpang, ternyata mobil ini juga menyimpan banyak masalah yang harus disadari sejak sebelum Anda memutuskan pembeliannya.

Masalah sering muncul pada mesin dan sistem turbo yang tidak tahan banting membuatnya cukup rewel untuk dijadikan kendaraan harian. Belum lagi masalah kelistrikan yang sering mengalami eror atau masalah, membuatnya cukup merepotkan untuk jadi kendaraan harian.

Ilustrasi mobil bekas. [Freepik]
Ilustrasi mobil bekas. [Freepik]

4. Nissan Grand Livina L10

Mobil ini banyak dijadikan opsi untuk kendaraan harian. Meski dikenal nyaman dan bisa diandalkan, tapi ada beberapa poin yang harus diperhatikan sebelum membeli unit bekas mobil ini.

Pertama, terkait dengan suhu mesin yang sering overheat, kemudian transmisi matic yang sering memberikan kesan "terbentur" saat lama digunakan, dan tentu terkait suku cadang yang cenderung lebih mahal dibandingkan dengan mobil sekelasnya.

5. KIA Picanto Matic

Mobil yang muncul pada tahun 2008 hingga 2012 ini juga jadi mobil bekas yang sebaiknya tidak dibeli karena dikenal "penyakitan". Ringkas dan gesit, mobil ini banyak direkomendasikan jika Anda ingin city car yang praktis.

Tapi dibalik semua "keramahan" itu, Anda harus menghadapi transmisi yang sering terasa lemot, kemudian AC yang lemah, dan biaya maintenance yang tergolong tinggi.

6. Hyundai I-10

Produk dari Hyundai biasanya dikenal karena kenyamanan dan desain mobilnya yang keren. Hal ini juga tampak pada seri I-10. Nyaman, ringkas, praktis, hemat BBM, semua yang dicari kebanyakan orang muncul di ini.

Di waktu bersamaan, Anda harus mencermati kekurangannya. Pada dasarnya, I-10 memiliki banyak kemiripan dengan KIA Picanto di poin sebelumnya.

7. Geely Panda

Namanya tidak sebesar brand-brand sebelumnya, tapi disadari atau tidak unit mobil ini cukup sering ditemui di jalanan. Dengan harga yang sangat terjangkau, di bawah Rp100 juta, mobil ini tetap jadi rekomendasi banyak orang.

Beberapa poin yang harus diperhatikan antara lain adalah suku cadang yang cukup sulit ditemukan, yang tentu saja membuat biaya perawatannya lebih tinggi.

Itu tadi sedikit penjelasan singkat tentang 7 mobil bekas yang sebaiknya dihindari, dikenal "penyakitan" dan bisa menambah masalah kendaraan yang seharusnya memudahkan. Semoga bermanfaat!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Review Toyota Yaris Bakpao, Mobil Bekas Recommended Buat Mahasiswa Pengen Irit Tapi Tetap Estetik

Review Toyota Yaris Bakpao, Mobil Bekas Recommended Buat Mahasiswa Pengen Irit Tapi Tetap Estetik

Otomotif | Minggu, 22 Juni 2025 | 11:53 WIB

5 Mobil Keluarga Bekas Tahun Muda: Jadi Incaran, Harga Tetap Tinggi Jika Dijual Kembali

5 Mobil Keluarga Bekas Tahun Muda: Jadi Incaran, Harga Tetap Tinggi Jika Dijual Kembali

Otomotif | Minggu, 22 Juni 2025 | 10:21 WIB

5 Mobil Bekas di Bawah Rp50 Juta Per Juni 2025: Pajak Murah, Onderdil Mudah

5 Mobil Bekas di Bawah Rp50 Juta Per Juni 2025: Pajak Murah, Onderdil Mudah

Otomotif | Sabtu, 21 Juni 2025 | 21:09 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

×