Janji Manis KIA Bangun Pabrik di Indonesia yang Tak Kunjung Terealisasi

Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 03 Juli 2025 | 20:55 WIB
Janji Manis KIA Bangun Pabrik di Indonesia yang Tak Kunjung Terealisasi
Ilustrasi logo KIA. (Foto: Istimewa)

Suara.com - KIA menjadi salah satu merek otomotif yang sampai saat ini belum memiliki pabrik sendiri di Indonesia.

Padahal sejatinya KIA sudah berencana membangun pabrik perakitan di Indonesia, tetapi masih dalam tahap perencanaan dan belum ada realisasi konkret sampai saat ini.

Rencana ini sudah ada sejak 2020, namun  kabarnya terhambat oleh beberapa faktor seperti perubahan regulasi pemerintah.

Hanya saja, pernah disampaikan Presiden & CEO KIA Asia Pasifik, Ki Seok Ahn, bahwasanya KIA masih melihat peluang untuk membangun pabrik di Indonesia.

"Kami secara kontinyu melihat setiap peluang untuk meningkatkan volume (penjualan) di Indonesia. Mengenai produk dan pabrik, saya belum bisa membagikan (informasi) saat ini. Kami selalu mencari peluang untuk memperbesar merek kami di Indonesia," ujar Ki Seok Ahn, dikutip Kamis (3 Juli 2025).

Dengan belum memiliki pabrik di Indonesia, seluruh mobil KIA yang dijual di Indonesia saat ini masih berstatus import.

KIA Join Pabrik Hyundai

KIA sendiri merupakan bagian dari Hyundai Motor Company dan menjadi saudara dari Hyundai dan Genesis. Oleh karena itu bukan tidak mungkin KIA juga bisa memanfaatkan fasilitas pabrik milik saudaranya tersebut.

Pabrik Hyundai di Indonesia memiliki investasi dengan jumlah USD1.55 Miliar. Pabrik manufaktur ini terletak di Deltamas Greenland International Industrial Center, dengan total luas lahan 77,7 hektar dan luas bangunan 18,8 hektar.

Proses Produksi Mobil Hyundai di PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) yang Berlokasi di Deltamas, CIkarang, Jawa Barat. (Foto: SUARA.com/Michele Allesandra)
Proses Produksi Mobil Hyundai di PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) yang Berlokasi di Deltamas, Cikarang, Jawa Barat. (Foto: SUARA.com/Michele Allesandra)

Pabrikan ini memiliki kapasitas produksi tahunan sebesar 150.000 unit per tahun, dan dapat dioptimalkan untuk memproduksi 250.000 unit per tahun.

baca juga

Fasilitas manufaktur Hyundai memiliki fasilitas pengepresan, body shop, pengecetan, produksi mesin, sampai perakitan.

Dengan fasilitas pabrik yang dimiliki, Hyundai sudah memproduksi Creta, Santa Fe, Stargazer, Stargazer X. Selain itu Kendaraan Listrik (EV) Ioniq 5 juga menandai sejarah Indonesia sebagai kendaraan listrik yang diproduksi pertama di Indonesia dan disusul All New Kona Electric.

Selain itu ada juga All New Santa Fe Hybrid yang merupakan model Hybrid pertama yang diproduksi oleh pabrikan mobil asal Korea Selatan tersebut.

Proses Produksi Mobil Hyundai di PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) yang Berlokasi di Deltamas, CIkarang, Jawa Barat. (Foto: SUARA.com/Michele Allesandra)
Proses Produksi Mobil Hyundai di PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) yang Berlokasi di Deltamas, Cikarang, Jawa Barat. (Foto: SUARA.com/Michele Allesandra)

Selain untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal, jajaran produk Hyundai yang diproduksi di Indonesia juga sudah di ekspor ke sejumlah negara seperti kawasan Amerika Selatan, Tengah, dan Utara, Timur Tengah, Asia Pasifik, dan Afrika.

Numpang Pabrik Perakitan

Saat ini memang bukan hanya KIA yang belum memiliki pabrik sendiri di Indonesia. Sejumlah pabrikan mobil pendatang baru dari China juga masih banyak yang belum mendirikan pabrik di Tanah Air.

Proses Perakitan Mobil Listrik Neta V-II di PT Handal Indonesia Motor, Pondok Ungu, Bekasi, Jumat (31/5/2024)
Proses Perakitan Mobil Listrik Neta V-II yang Masih Dilakukan di PT Handal Indonesia Motor, Pondok Ungu, Bekasi, Jumat (31/5/2024). (Foto: Manuel Jeghesta)

Kebanyakan merek mobil China yang datang masih memanfaatkan fasilitas pabrik PT Handal Indonesia Motor (HIM) untuk melakukan perakitan di Indonesia.

Nama-nama merek mobil China tersebut adalah Chery, Neta, Jetour, Aletra, BAIC, dan Jaecoo. Terbaru adalah Geely yang kembali masuk ke Indonesia dengan menggandeng HIM untuk melakukan proses perakitan di fasilitas yang sama.

Namun sebagai catatan, jajaran merek otomotif di atas merupakan pendatang baru. Berbeda dengan KIA yang sudah lebih lama memasarkan produk mereka di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjualan Mobil Listrik KIA 'Melempem' Dampak Recall Puluhan Ribu Unit EV9

Penjualan Mobil Listrik KIA 'Melempem' Dampak Recall Puluhan Ribu Unit EV9

Otomotif | Kamis, 03 Juli 2025 | 18:46 WIB

7 Mobil Bekas SUV Ekuivalen Raize dan Fronx: Usia 3 Tahun, Pilih yang Rp90 Jutaan atau yang Langka?

7 Mobil Bekas SUV Ekuivalen Raize dan Fronx: Usia 3 Tahun, Pilih yang Rp90 Jutaan atau yang Langka?

Otomotif | Kamis, 03 Juli 2025 | 15:00 WIB

Erajaya dan Xpeng Resmikan Produksi Mobil Perdana di Indonesia

Erajaya dan Xpeng Resmikan Produksi Mobil Perdana di Indonesia

Otomotif | Rabu, 02 Juli 2025 | 22:30 WIB

Terkini

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

×