Pemerintah China Kehabisan Dana Subsidi Mobil Baru, Terkecoh Praktik Nakal Brand Otomotif

Manuel Jeghesta Nainggolan | Suara.com

Rabu, 18 Juni 2025 | 20:13 WIB
Pemerintah China Kehabisan Dana Subsidi Mobil Baru, Terkecoh Praktik Nakal Brand Otomotif
Ilustrasi mobil terbengkalai. [Freepik]

Suara.com - Pemerintah daerah di China telah memutuskan untuk menghentikan subsidi tukar tambah bagi pembeli mobil baru pada bulan Juni.

Tercatat setidaknya terdapat enam daerah di China yang memilih untuk menangguhkan subsidi.

Melansir Reuters, pemberitahuan dari pemerintah di Zhengzhou dan Luoyang menyalahkan pemerintah pusat karena alokasi pendanaan untuk subsidi pembelian mobil baru sudah hampir habis.

Sementara Shenyang dan Chongqing mengatakan penangguhan tersebut disebabkan oleh penyesuaian untuk meningkatkan efisiensi modal.

Pemerintah China sendiri telah mengeluarkan kebijakan subsidi untuk barang-barang mahal, termasuk mobil, peralatan rumah tangga, dan beberapa barang elektronik untuk membuat orang berbelanja karena sentimen konsumen di negara tersebut yang lesu.

Kebijakan yang dibuat Pemerintah China terbilang cukup sukses. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan China, terdapat 4 juta pengajuan untuk subsidi tukar tambah khusus mobil hingga 31 Mei 2025.

BYD Ocean S dipamerkan di ajang Shanghai Auto Show 2025 pada April lalu. [Suara.com/Liberty Jemadu]
BYD Ocean S dipamerkan di ajang Shanghai Auto Show 2025 pada April lalu. [Suara.com/Liberty Jemadu]

Bahkan dari data penjualan yang dirilis awal minggu ini mencatat pertumbuhan 6,4 persen berkat adanya kebijakan subsidi.

Meskipun belum ada pengumuman resmi apakah subsidi dari pemerintah pusat akan berlanjut, namun Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Tiongkok dan Kementerian Keuangan telah mengatakan subsidi akan terus berlanjut sepanjang tahun 2025.

Subsidi Mobil Baru

Program subsidi yang diberikan pmerintah China memang tidak lepas dari kontroversi, khususnya di sektor otomotif. Industri otomotif Tiongkok yang menjadi pasar mobil terbesar di dunia telah menuai kritik dari para regulator atas perang harga yang semakin dalam.

Bahkan seorang sumber yang tidak disebutkan namanya, mengungkap bahwa pemerintah pusat China telah menganalisa beberapa celah dalam skema subsidi dan akan berupaya untuk mengkaji ulang kebijakan tersebut.

Barisan mobil di Geely Auto Changxing Base, pabrik berteknologi tinggi dan ramah lingkungan Geely di Tiongkok. Pabrik ini bisa memproduksi 400 ribu unit mobil per tahun. [Suara.com/Liberty Jemadu]
Barisan mobil di Geely Auto Changxing Base, pabrik berteknologi tinggi dan ramah lingkungan Geely di Tiongkok. Pabrik ini bisa memproduksi 400 ribu unit mobil per tahun. [Suara.com/Liberty Jemadu]

Salah satu masalah utama yang diidentifikasi oleh pmerintah China adalah "mobil bekas tanpa jarak tempuh". Hal ini merujuk pada adanya praktik penjualan mobil baru sebagai kendaraan bekas yang didiskon besar-besaran untuk menghabiskan stok unit tersedia.

Selain itu, laporan dari surat kabar milik pemerintah Henan, Dahe Daily, menambahkan bahwa penjualan "mobil bekas tanpa jarak tempuh" merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan subsidi digunakan lebih cepat dari perkiraan. Alhasil pemerintah perlu menghentikan program subsidi karena kehabisan dana.

"Beberapa brand mobil menyamarkan mobil baru mereka sebagai mobil bekas yang dapat mereka tukar tambah untuk memperoleh subsidi," tulis surat kabar tersebut.

Perang Harga Mobil China

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Strategi Perang Harga yang Dilakukan BYD Diakui Sudah Kebablasan

Strategi Perang Harga yang Dilakukan BYD Diakui Sudah Kebablasan

Otomotif | Rabu, 18 Juni 2025 | 14:42 WIB

Kontroversi Pernyataan Petinggi Toyota Soal Kendaraan Listrik

Kontroversi Pernyataan Petinggi Toyota Soal Kendaraan Listrik

Otomotif | Senin, 16 Juni 2025 | 19:35 WIB

BYD Beri Sinyal Luncurkan Mobil Listrik Baru, Seagull Diduga Kuat Masuk Indonesia

BYD Beri Sinyal Luncurkan Mobil Listrik Baru, Seagull Diduga Kuat Masuk Indonesia

Otomotif | Senin, 16 Juni 2025 | 18:44 WIB

Terkini

Cara Lapor Kecelakaan atau Kendala Mesin di Tol agar Bantuan Cepat Tiba

Cara Lapor Kecelakaan atau Kendala Mesin di Tol agar Bantuan Cepat Tiba

Otomotif | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:12 WIB

Cara Cek Kondisi Oli Mesin dan Air Radiator Sendiri di Rest Area Saat Mudik dan Balik Lebaran

Cara Cek Kondisi Oli Mesin dan Air Radiator Sendiri di Rest Area Saat Mudik dan Balik Lebaran

Otomotif | Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:05 WIB

Terpopuler: 7 Mobil Bekas Sekelas Isuzu Panther yang Irit, Motor Brebet saat Digas?

Terpopuler: 7 Mobil Bekas Sekelas Isuzu Panther yang Irit, Motor Brebet saat Digas?

Otomotif | Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:05 WIB

Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

Otomotif | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:50 WIB

Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang

Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang

Otomotif | Jum'at, 20 Maret 2026 | 17:15 WIB

Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota

Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota

Otomotif | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:45 WIB

Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global

Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global

Otomotif | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:45 WIB

Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran

Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran

Otomotif | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:10 WIB

Jangan Asal Teduh! Ini Bahaya Parkir Mobil di Bawah Pohon Saat Mudik Lebaran

Jangan Asal Teduh! Ini Bahaya Parkir Mobil di Bawah Pohon Saat Mudik Lebaran

Otomotif | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:16 WIB

Robot Power Bank Jadi Solusi Pengisian Daya Mobil Listrik Tanpa Harus Antre SPKLU di Tiongkok

Robot Power Bank Jadi Solusi Pengisian Daya Mobil Listrik Tanpa Harus Antre SPKLU di Tiongkok

Otomotif | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:05 WIB