Sensasi Dua Mode Berkendara Motor Listrik Maka Cavalry

Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 05 Juli 2025 | 13:14 WIB
Sensasi Dua Mode Berkendara Motor Listrik Maka Cavalry
Test Ride Motor Listrik MAKA Cavalry dari Jakarta Menuju Sentul Kabupaten Bogor. (Foto: MAKA)

Suara.com - MAKA Cavalry menjadi motor listrik buatan Indonesia dengan desain ala skutik bongsor yang saat ini menjadi tren sepeda motor jenis matik.

Dengan bodi yang bongsor, motor ramah lingkungan masih enak untuk dibawa ngebut, bahkan masih aman untuk dibawa ke daerah perbukitan dengan medan menanjak.

Motor listrik dari MAKA Motors ini pun sempat diuji coba dalam sebuah touring singkat untuk merasakan performa berkendara dari bilangan Depok menuju daerah Gunung Salak Bogor dengan jarak tempuh sekitar 54 km.

MAKA Cavalry memiliki fitur yang cukup unik, motor listrik ini sudah dilengkapi dengan dua mode berkendara yaitu mode HT atau Hi-Torque (HT) dan Hi-Regen (HR).

Dengan kedua mode yang dimiliki, pengendara motor listrik ini jadi memiliki opsi saat berkendara di perkotaan ataupun di jalan dengan kontur menanjak.

Mode HT atau Hi-Torque, motor memberikan sensasi akselerasi yang responsif dan tenaga yang lebih besar.

Mode ini cocok untuk berkendara yang membutuhkan tenaga lebih, seperti saat menyalip atau melewati tanjakan.

Mode HT ini kecepatannya bisa dipacu hingga 80 km/jam bahkan lebih, dan tetap terasa nyaman saat mencapai kecepatan tersebut.

Adapun untuk jalan yang cukup landai atau lengang, bisa memakai mode HR yang kecepatannya dibatasi hanya sampai 35 km/jam.

baca juga

Namun memang perlu penyesuaian saat berkendara dengan mode ini. Pasalnya tarikan gas akan terasa lebih dalam untuk segera mendapatkan akselerasi motor.

MAKA Motors Hadirkan Lima Showroom Sekaligus dengan Layanan Sales, Service, dan Sparepart di Area Jabodetabek. (Foto: MAKA Motors)
MAKA Motors Hadirkan Lima Showroom Sekaligus dengan Layanan Sales, Service, dan Sparepart di Area Jabodetabek. (Foto: MAKA Motors)

Karena pada mode HR ini bisa membantu mengisi daya baterai saat melakukan deselerasi atau pengereman, sehingga jarak tempuh motor menjadi lebih jauh. Namun perlu dicatat, daya baterai yang terisi tentu tidak sesignifikan ketika melakukan pengisian daya.

Untuk memindahlan ke mode berkendara tersebut kecepatan tidak mobil melebihi 30 km/jam.

Desain 

Desain MAKA Cavalry menampilkan garis-garis aerodinamis yang modern. Bagian belakangnya terlihat unik karena tidak menggunakan spakbor konvensional.

Fitur Keselamatan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pilihan Motor Listrik Rp 3 Jutaan yang Bisa Jadi Pilihan Ibu Muda di PRJ 2025

Pilihan Motor Listrik Rp 3 Jutaan yang Bisa Jadi Pilihan Ibu Muda di PRJ 2025

Otomotif | Jum'at, 04 Juli 2025 | 17:45 WIB

Motor Listrik Butuh Perawatan Apa Aja? Ini Taksiran Biaya Servis yang Dibutuhkan

Motor Listrik Butuh Perawatan Apa Aja? Ini Taksiran Biaya Servis yang Dibutuhkan

Otomotif | Kamis, 03 Juli 2025 | 17:50 WIB

7 Rekomendasi Motor Listrik Honda Termurah 2025: Solusi Irit Tanpa BBM

7 Rekomendasi Motor Listrik Honda Termurah 2025: Solusi Irit Tanpa BBM

Otomotif | Rabu, 02 Juli 2025 | 12:49 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×