Toyota Digugat Konsumen Karena Cat Mobil Mudah Terkelupas

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Minggu, 13 Juli 2025 | 15:34 WIB
Toyota Digugat Konsumen Karena Cat Mobil Mudah Terkelupas
Toyota Corolla salah satu produk andalan Toyota di segmen sedan. (Foto: Istimewa)

Suara.com - Toyota menghadapi gugatan hukum terkait dugaan cacat kualitas cat pada sejumlah model Corolla berwarna putih di Australia. 

Para pemilik Toyota Corolla menilai cat mobil mereka mudah mengelupas saat terpapar sinar matahari sehingga menimbulkan kerugian finansial dan estetika.

Melansir Carscoops, gugatan ini diajukan mencakup unit Toyota Corolla yang diproduksi antara 12 Juli 2010 hingga 30 September 2014.

Model yang terdampak diketahui merupakan cat putih berkode 040 yang dipasarkan dengan berbagai nama seperti Glacier Pure Super White, Glacier White, Super White, dan Super White II.

Melanggar Hukum Konsumen Australia

Dalam dokumen gugatan, pihak penggugat menilai masalah cat tersebut merupakan pelanggaran terhadap Hukum Konsumen Australia karena kualitasnya dianggap tidak memenuhi standar yang seharusnya.

Toyota Corolla. (Drive Place)
Toyota Corolla tahun prouksi 2010 sudah hadir dengan desain yang lebih membulat. (Foto: Drive Place)

Gugatan tersebut menuntut Toyota untuk mengganti kerugian finansial, penurunan nilai jual kembali kendaraan, hingga kerugian emosional yang ditimbulkan dari kerusakan cat tersebut.

Dalam gugatan yang diajukan, firma hukum tersebut juga menuduh bahwa Toyota tidak pernah mengungkap kepada publik bahwa kendaraan yang terdampak memiliki potensi cacat cat atau kemungkinan mengalami pengelupasan dalam jangka waktu tertentu.

Hingga saat ini belum diketahui pasti berapa jumlah pemilik mobil yang bergabung dalam gugatan ini, namun sebuah grup di sosial media yang membahas masalah ini telah memiliki lebih dari 7.000 anggota. 

baca juga

Pernyataan Toyota

Toyota Australia sendiri sebenarnya telah mengakui pada pertengahan 2022 lalu, bahwa paparan sinar matahari dan sinar UV dapat merusak ikatan antara lapisan primer dan logam dasar yang dapat menyebabkan cat mudah mengelupas. 

Dalam pernyataan resminya itu, Toyota menyebut bahwa adhesi cat dapat memburuk seiring waktu karena pengaruh lingkungan.

Namun Toyota Australia secara tegas membantah semua tuduhan dalam gugatan dan menyatakan akan melawan gugatan yang ditujukan kepada perusahaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gagah Tak Harus Mahal: 5 Rekomendasi SUV Bekas Tangguh Mulai Rp 80 Jutaan Lengkap dengan Plus Minus

Gagah Tak Harus Mahal: 5 Rekomendasi SUV Bekas Tangguh Mulai Rp 80 Jutaan Lengkap dengan Plus Minus

Otomotif | Minggu, 13 Juli 2025 | 14:14 WIB

Punya Duit Rp60 Jutaan? Ini Dia Pilihan Mobil Bekas Matic Keluarga Terbaik untuk Manuver Harian

Punya Duit Rp60 Jutaan? Ini Dia Pilihan Mobil Bekas Matic Keluarga Terbaik untuk Manuver Harian

Otomotif | Minggu, 13 Juli 2025 | 12:05 WIB

ACC Carnival Bali Hadirkan Beragam Merek Mobil Sampai Program Trade In

ACC Carnival Bali Hadirkan Beragam Merek Mobil Sampai Program Trade In

Otomotif | Minggu, 13 Juli 2025 | 08:52 WIB

Terkini

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

×