Bikin Iri? Di Indonesia Sempat Naik, Harga Bensin Kini Malah Turun di Malaysia

Cesar Uji Tawakal

Rabu, 23 Juli 2025 | 15:50 WIB
Bikin Iri? Di Indonesia Sempat Naik, Harga Bensin Kini Malah Turun di Malaysia
Ilustrasi harga bensin. [Suara.com/Ema Rohimah]

Suara.com - Di tengah kabar kenaikan harga bahan bakar di Indonesia pada bulan Juni lalu, Malaysia justru mengambil langkah berbeda.

Pemerintah Negeri Jiran secara resmi menurunkan harga bensin RON95 menjadi RM1.99 per liter, atau sekitar Rp7.660 jika dikonversi dengan kurs saat ini (1 Ringgit Malaysia = Rp3.849,88).

Langkah ini menjadi bagian dari program rasionalisasi subsidi bahan bakar yang tengah digodok oleh pemerintah Malaysia, menurut laporan Autobuzz Malaysia.

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim, yang menegaskan bahwa skema subsidi baru ini akan menguntungkan sekitar 18 juta warga Malaysia, terutama kalangan muda dan pekerja sektor informal seperti driver ojek online dan kurir.

Meski mekanisme detailnya baru akan diumumkan akhir September 2025, harga baru ini sudah mulai diberlakukan sebagai bagian dari transisi menuju subsidi yang lebih tepat sasaran.

Sebagai perbandingan, harga bensin di Indonesia saat ini masih berada di level yang cukup tinggi. Pertalite, yang merupakan jenis bensin bersubsidi, dijual Rp10.000 per liter.

Ilustrasi Pertamax. [Ist]
Ilustrasi Pertamax. [Ist]

Sementara untuk harga Pertamax, yang menjadi pilihan utama bagi pengguna mobil pribadi, dibanderol Rp12.500 per liter di SPBU Pertamina.

Bahkan di SPBU swasta seperti Shell, BP-AKR, dan Vivo, harga bensin RON92 hingga RON95 berkisar antara Rp12.600 hingga Rp13.300 per liter.

Artinya, harga bensin RON95 di Malaysia saat ini lebih murah sekitar Rp4.000 hingga Rp5.000 per liter dibandingkan dengan harga bensin setara di Indonesia.

baca juga

Padahal, RON95 adalah jenis bensin dengan kualitas tinggi yang biasa digunakan oleh kendaraan modern. Ini tentu menjadi sorotan menarik, terutama bagi masyarakat Indonesia yang merasa beban pengeluaran bahan bakar makin berat.

Namun, perlu dicatat bahwa harga RM1.99 per liter di Malaysia hanya berlaku bagi warga yang memenuhi kriteria subsidi.

Pemerintah Malaysia juga akan menerapkan sistem baru bernama “T15”, yang akan mengecualikan 15% kelompok berpenghasilan tertinggi dari subsidi bahan bakar.

Mereka, bersama dengan warga asing dan kalangan ultra kaya, akan dikenakan harga pasar yang saat ini berada di kisaran RM2.62 per liter, atau sekitar Rp10.080, yang tak jauh beda dari harga Pertalite di Indonesia.

Ilustrasi SPBU di Jawa Tengah. [Dok Pertamina]
Ilustrasi SPBU. [Dok Pertamina]

Langkah Malaysia ini merupakan bagian dari strategi efisiensi anggaran. Pemerintah setempat mencatat bahwa subsidi RON95 telah menghabiskan hampir RM20 miliar per tahun selama 2023 dan 2024.

Dengan pendekatan subsidi yang lebih terarah, mereka berharap bisa mengurangi pemborosan dan mengalokasikan dana ke sektor lain yang lebih membutuhkan.

Sementara itu, di Indonesia, wacana penghapusan Pertalite dan peralihan ke bahan bakar yang lebih ramah lingkungan seperti Pertamax Green masih terus bergulir.

Namun, harga bahan bakar yang tinggi tetap menjadi tantangan, terutama bagi masyarakat kelas menengah ke bawah yang belum sepenuhnya beralih ke kendaraan listrik atau bahan bakar alternatif.

Di Waktu yang Sama, Pertamina Tersandung Kasus

Dugaan korupsi sistematis di tubuh PT Pertamina (Persero) kembali mencuat ke publik, terutama setelah Kejaksaan Agung menetapkan Riza Chalid sebagai tersangka.

Sorotan ini semakin tajam ketika Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman, mengungkap berbagai modus yang diduga merugikan keuangan negara dalam skala luar biasa.

Ia menyebut praktik-praktik licik tersebut telah berlangsung lama dan berpotensi menggerogoti anggaran negara hingga ratusan triliun rupiah.

Menurut Yusri, estimasi kerugian negara terus meningkat seiring waktu. Pada Februari, angka yang disebut mencapai Rp193,7 triliun, namun pada Juli melonjak menjadi Rp285 triliun.

PT Pertamina (Persero).
PT Pertamina (Persero).

Lonjakan ini menunjukkan betapa masifnya potensi kebocoran yang terjadi di BUMN energi tersebut, dan mengindikasikan bahwa praktik korupsi bukan hanya insidental, melainkan terstruktur dan mengakar.

Menariknya, lembaga audit negara juga memiliki versi lain terkait kerugian tersebut. Yusri mengutip temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyebutkan angka sekitar 2,7 miliar USD ditambah Rp25 triliun, atau setara dengan Rp69–70 triliun.

Perbedaan angka ini memperlihatkan kompleksitas dalam mengungkap skala kerugian, sekaligus memperkuat urgensi transparansi dan reformasi di sektor energi nasional.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gurita Korupsi Mafia Migas Terbongkar, Gara-gara Riza Chalid Negara Diduga Rugi Ratusan Triliun

Gurita Korupsi Mafia Migas Terbongkar, Gara-gara Riza Chalid Negara Diduga Rugi Ratusan Triliun

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 11:57 WIB

Terbongkar! Yusri Usman Sebut ISC Jadi Otak di Balik Operasi Tangan Petral dalam Skandal Mafia Migas

Terbongkar! Yusri Usman Sebut ISC Jadi Otak di Balik Operasi Tangan Petral dalam Skandal Mafia Migas

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 07:37 WIB

Daftar 9 Kasus yang Disebut Said Didu Mengarah ke Jokowi: dari Ijazah Palsu hingga Korupsi Pertamina

Daftar 9 Kasus yang Disebut Said Didu Mengarah ke Jokowi: dari Ijazah Palsu hingga Korupsi Pertamina

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 19:55 WIB

Pertamina UMK Academy Fokus Pembinaan Tepat Sasaran untuk UMKM Berdaya Saing Global

Pertamina UMK Academy Fokus Pembinaan Tepat Sasaran untuk UMKM Berdaya Saing Global

Bisnis | Selasa, 22 Juli 2025 | 17:08 WIB

Dari Layar Kaca ke Pertamina Dan Rangkap Jabatan : Kekayaan Tina Talisa Melonjak Drastis

Dari Layar Kaca ke Pertamina Dan Rangkap Jabatan : Kekayaan Tina Talisa Melonjak Drastis

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 15:40 WIB

Sinyal Keras dari Prabowo? Said Didu Ungkap Kerisauan Jokowi saat Riza Chalid Mulai 'Disentuh'

Sinyal Keras dari Prabowo? Said Didu Ungkap Kerisauan Jokowi saat Riza Chalid Mulai 'Disentuh'

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 08:09 WIB

Terkini

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 09:00 WIB

Bitcoin Dijual Massal Investor,  JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bitcoin Dijual Massal Investor, JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:50 WIB

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:35 WIB

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 08:34 WIB

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 08:25 WIB

Pembayaran Digital Makin Tinggi, Anak Muda Minta Uang THR Lewat QRIS

Pembayaran Digital Makin Tinggi, Anak Muda Minta Uang THR Lewat QRIS

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:21 WIB

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:16 WIB

Sosok Wisnu Hani Putranto, Kalapas Cibinong yang Disorot Akibat Adanya Fasilitas Mewah di Lapas

Sosok Wisnu Hani Putranto, Kalapas Cibinong yang Disorot Akibat Adanya Fasilitas Mewah di Lapas

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:10 WIB

×