Dari Lindas Ojol Hingga Tempat 'Perlindungan' Bupati Pati, Seperti Apa Rantis Brimob Rimueng?

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 15:37 WIB
Dari Lindas Ojol Hingga Tempat 'Perlindungan' Bupati Pati, Seperti Apa Rantis Brimob Rimueng?
Rantis Brimob Rimueng yang digunakan saat demo buruh dan demo Pati (TikTok)

Harga Rantis Brimob di Indonesia

Mobil rantis Brimob tergolong investasi bernilai tinggi, dengan harga satuan yang tercatat dalam publikasi pengadaan pemerintah mencapai angka miliaran rupiah.

Sebagai gambaran, Maung Pindad versi sipil, yang memiliki spesifikasi lebih sederhana, dibanderol sekitar Rp600 juta per unit. Dengan teknologi dan fitur militer yang lebih kompleks, versi tempurnya tentu memiliki harga yang jauh lebih tinggi.

Menurut informasi dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), Polri mengalokasikan dana sebesar Rp199,7 miliar dalam tahun anggaran 2024 untuk pengadaan kendaraan taktis.

Dana tersebut digunakan untuk membeli sejumlah unit rantis dengan beragam tipe dan fungsi operasional.

Polda Metro Jaya tercatat pernah menetapkan pagu anggaran sebesar Rp29,23 miliar untuk pengadaan kendaraan taktis dan operasional Brimob.

Sementara itu, data dari LKPP mengungkap bahwa Polri memiliki setidaknya tujuh unit rantis dengan harga luar biasa tinggi, berkisar antara Rp149,9 miliar hingga Rp203,9 miliar per unit. Jika dijumlahkan, total pengadaan kendaraan tersebut mendekati angka Rp1 triliun.

Perlu diketahui, seluruh pembelian inventaris Polri bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yang disusun melalui dokumen perencanaan seperti Standar Biaya Umum dan Standar Biaya Masukan, serta dikelola dengan sistem akuntabilitas keuangan negara.

Dengan kata lain, dana publik dari pajak masyarakat menjadi sumber utama pembiayaan pengadaan tersebut.

Baca Juga: Tragedi Demo Berdarah: Komnas HAM Kejar Keadilan, Periksa 7 Anggota Brimob Hari Ini

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?