AION Siapkan Produk PHEV Tujuh Penumpang Lengkapi Varian Produk Elektrifikasi di Indonesia

Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 22 September 2025 | 14:11 WIB
AION Siapkan Produk PHEV Tujuh Penumpang Lengkapi Varian Produk Elektrifikasi di Indonesia
GAC AION E9 Calon Produk PHEV Tujuh Penumpang AION yang Akan Diboyong ke Indonesia. (Foto: SUARA.com/Manuel Jeghesta)
baca 10 detik
  • Produk PHEV AION Siap Dirilis Kuartal Pertama 2026
  • AION Pilih PHEV Ketimbang Mobil Listrik Isi Segmen Kendaraan Tujuh Penumpang
  • E9 Jadi Calon Produk PHEV Pertama dari AION di Indonesia

Suara.com - GAC Indonesia memberi sinyal untuk melengkapi jajaran produk elektrifikasi mereka dengan mendatangkan kendaraan PHEV (Plug-In Hybrid Electric Vehicle) tujuh penumpang untuk pasar Indonesia.

Disampaikan Iqbal Taufiqurrahman selaku Product Planning & Strategi GAC Indonesia, pihaknya masih mempertimbangkan produ tujuh penumpang apa yang akan dibawa ke Indonesia. Namun yang menjadi salah satu pertimbangan ketika yang didatangkan kendaraan full listrik akan terbentur jarak tempuh.

"Mobilitas masa untuk mobil tujuh penumpang sebenarnya memiliki mobilitas tinggi. Kadang kita melihat itu, kadang kalau full EV akan terbentur jarak juga," ujar Iqbal, di Bandung, baru-baru ini, Senin (22 September 2025).

Meski demikian, lanjut Iqbal, pihaknya belum bisa memberi informasi lebih lanjut terkait detail produk yang akan dibawa ke Indonesia. 

"Detailnya seperti apa produknya nanti kita akan informasikan. Tapi seperti yang sudah sedikit diinformasikan, rencana akan kita bawa pada kuartal permtama tahun depan," jelas Iqbal.

GAC AION E9 Calon Produk PHEV Tujuh Penumpang AION yang Akan Diboyong ke Indonesia. (Foto: SUARA.com/Manuel Jeghesta)
GAC AION E9 Calon Produk PHEV Tujuh Penumpang AION yang Akan Diboyong ke Indonesia. (Foto: SUARA.com/Manuel Jeghesta)

Bila melihat pameran otomotif sebelumnya, AION Indonesia sebenarnya sudah sempat memamerkan AION E9. Mobil ini diposisikan sebagai MPV segmen premium dengan desain mewah. 

Dimensinya mencapai panjang 5.212 mm, lebar 1.893 mm, tinggi 1.823 mm, dengan jarak sumbu roda 3.070 mm.

Mobil ini mengusung sistem PHEV yang menggabungkan mesin bensin 2.0 liter dengan motor listrik. Total tenaga yang dihasilkan mencapai 373 Tk dengan torsi maksimum 630 Nm. 

GAC AION E9 Calon Produk PHEV Tujuh Penumpang AION yang Akan Diboyong ke Indonesia. (Foto: SUARA.com/Manuel Jeghesta)
GAC AION E9 Calon Produk PHEV Tujuh Penumpang AION yang Akan Diboyong ke Indonesia. (Foto: SUARA.com/Manuel Jeghesta)

Pabrikan mengklaim E9 mampu menempuh jarak hingga 136 kilometer hanya dengan mode listrik, sementara jarak tempuh total bisa mencapai 1.032 kilometer.

baca juga

Besar kemungkinan AION E9 akan dirilis pada IIMS 2026 sebagai pameran otomotif yang akan berlangsung pada kuartal pertama tahun depan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

VinFast Umumkan Skema Berlangganan Baterai Baru untuk Kepemilikan Mobil Listrik

VinFast Umumkan Skema Berlangganan Baterai Baru untuk Kepemilikan Mobil Listrik

Otomotif | Minggu, 21 September 2025 | 16:20 WIB

AION UT untuk Pasar Indonesia Ternyata Terima Sentuhan Lokal Sebagai Pembeda

AION UT untuk Pasar Indonesia Ternyata Terima Sentuhan Lokal Sebagai Pembeda

Otomotif | Sabtu, 20 September 2025 | 12:02 WIB

Wuling Motors dan Pos Indonesia Hadirkan Mitra EV Sebagai Solusi Kendaraan Logistik

Wuling Motors dan Pos Indonesia Hadirkan Mitra EV Sebagai Solusi Kendaraan Logistik

Otomotif | Jum'at, 19 September 2025 | 21:45 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×