Anggap Oli Cuma Pelumas? Dampak Fatal pada Motor Jika Sering Lakukan Hal Ini

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 26 September 2025 | 15:57 WIB
Anggap Oli Cuma Pelumas? Dampak Fatal pada Motor Jika Sering Lakukan Hal Ini
Ilustrasi kondisi oli mesin pada motor (Suara x Gemini)
baca 10 detik
  • Oli mesin adalah ‘darah’ yang menentukan hidup-mati mesin motor Anda.
  • Cara mudah cek kondisi oli mesin sendiri sebelum mesin motor rusak parah.
  • Interval waktu ideal penggantian oli agar performa motor tetap garang.

Suara.com - Sering abai soal oli mesin? Padahal, cairan ini adalah nyawa bagi motor kesayanganmu.

Banyak yang mengira fungsi oli hanya sebagai pelumas. Padahal, perannya jauh lebih krusial dari itu.

Menurut Danang Priyo Kumoro, Technical Training Instructor Astra Motor Yogyakarta, jika aki adalah 'jantung' motor, maka oli mesin adalah 'darah'-nya.

“Kehadirannya tidak bisa dianggap sepele karena berfungsi melumasi, membersihkan, sekaligus menjaga suhu mesin agar tetap optimal,” ungkap Danang Priyo Kumoro ke Suara.com.

Jadi, oli punya tiga tugas utama yang sangat penting:

  1. Melumasi: Mengurangi gesekan antar komponen logam di dalam mesin yang bergerak super cepat, mencegah keausan dini.
  2. Membersihkan: Mengangkat kotoran dan kerak sisa pembakaran agar tidak menumpuk dan menyumbat jeroan mesin.
  3. Mendinginkan: Membantu menyebarkan panas dari ruang bakar ke seluruh bagian mesin agar suhunya tetap stabil.

Tanpa oli yang sehat, efeknya fatal: performa motor anjlok, bensin jadi boros, sampai komponen mesin rontok.

Eits, Jangan Tertukar! Beda Oli Mesin dan Oli Gardan

Khusus buat kamu para pengguna motor matic, penting untuk tahu bedanya dua cairan ini.

Jangan sampai salah isi atau salah kaprah, karena fungsinya sama sekali berbeda.

baca juga
  1. Oli Mesin: Digunakan di SEMUA jenis motor (matic, bebek, sport). Tugasnya melumasi komponen di dalam blok mesin.
  2. Oli Gardan: Hanya ada di motor MATIC. Tugasnya melumasi gigi-gigi transmisi otomatis di bagian belakang agar perpindahan tenaga ke roda tetap halus.

Deteksi Dini: Cek Kondisi Oli Sendiri, Gampang Kok!

Ilustrasi oli mesin sepeda motor. [Pertamina Lubricants]
Ilustrasi oli mesin sepeda motor. [Pertamina Lubricants]

Kamu nggak perlu jadi mekanik andal untuk tahu kondisi oli motormu.

Cukup luangkan waktu satu menit sebelum berkendara untuk melakukan pengecekan sederhana.

Ini adalah langkah preventif paling mudah untuk menyelamatkan mesinmu.

Seperti yang ditambahkan Danang Priyo Kumoro, konsumen dapat melakukan perawatan oli mesin sederhana dengan cara rutin memeriksa volume dan kualitas oli sebelum berkendara.

Perhatikan tiga tanda ini pada dipstick oli:

  1. Volume Berkurang: Level oli berada di bawah batas minimal. Ini bisa jadi tanda ada penguapan berlebih atau kebocoran.
  2. Warna Terlalu Gelap: Oli sudah berubah warna menjadi hitam pekat dan keruh, menandakan sudah jenuh dengan kotoran.
  3. Tekstur Mengental: Oli terasa lebih kental dari biasanya, yang berarti kemampuan pelumasannya sudah menurun drastis.

Jika salah satu dari tanda-tanda itu muncul, itu adalah alarm bahwa oli mesin motor Anda harus segera diganti.

Interval Ideal: Kapan Waktu yang Tepat Ganti Oli?

"Feeling" saja tidak cukup untuk menentukan kapan harus ganti oli.

Patokan terbaik adalah mengikuti jadwal yang sudah direkomendasikan pabrikan.

“Alternatif lain untuk melakukan pengecekan oli mesin adalah dengan membawa sepeda motor Honda ke bengkel AHASS. Penggantian oli sebaiknya dilakukan sesuai dengan interval yang tertera pada buku servis, umumnya setiap 4.000 / 6.000 kilometer, tergantung tipe kendaraan sepeda motor Honda dan kondisi pemakaian harian.”

Jadi, kuncinya ada di buku servis motormu.

Secara umum, patokan interval 4.000 km untuk pemakaian berat (sering macet, jarak dekat) dan 6.000 km untuk pemakaian normal adalah acuan yang paling aman.

Merawat oli secara rutin adalah cara termudah dan termurah untuk memastikan motor Hondamu selalu dalam kondisi prima dan siap menemanimu beraktivitas setiap hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Motor Matic Sekasta Vario 125 tapi Tampang Gahar Bak Italjet Dragster: Tengok 5 Pesona Mobster 135

Motor Matic Sekasta Vario 125 tapi Tampang Gahar Bak Italjet Dragster: Tengok 5 Pesona Mobster 135

Otomotif | Jum'at, 26 September 2025 | 15:23 WIB

SKF Indonesia Tawarkan Pilihan Bearing dan CVT Belt untuk Motor Harian di IMOS 2025

SKF Indonesia Tawarkan Pilihan Bearing dan CVT Belt untuk Motor Harian di IMOS 2025

Otomotif | Jum'at, 26 September 2025 | 13:45 WIB

Ducati Panigale V4 R 2026 Nggak Ada Lawan, Spek MotoGP Bisa Digeber di Jalanan!

Ducati Panigale V4 R 2026 Nggak Ada Lawan, Spek MotoGP Bisa Digeber di Jalanan!

Otomotif | Jum'at, 26 September 2025 | 10:17 WIB

Terkini

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

×