Menguak Pajak Asli Denza D9 Tanpa Insentif, Lebih Mahal dari Alphard?

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 06 November 2025 | 11:32 WIB
Menguak Pajak Asli Denza D9 Tanpa Insentif, Lebih Mahal dari Alphard?
mobil listrik Denza D9 (dok. BYD)
baca 10 detik
  • Pajak Tahunan Riil: Denza D9 hanya bayar SWDKLLJ Rp 143 ribu, bukan jutaan rupiah.
  • Dasar Hukum Kuat: Insentif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) 0% untuk mobil listrik jadi penyebab utamanya.
  • Potensi Pajak Asli: Tanpa insentif, pajak tahunan D9 bisa mencapai lebih dari Rp 15 juta.

Suara.com - Membeli mobil premium seharga nyaris Rp 1 miliar seperti Denza D9 biasanya identik dengan pajak tahunan yang membuat kantong menjerit.

Namun, bagaimana jika Anda hanya perlu membayar Rp 143 ribu per tahun untuk MPV mewah ini?

Ini bukan isapan jempol belaka, melainkan fakta. Berikut kami beberkan fakta menarik.

Fakta di Lapangan: Angka yang Bikin Kaget

Denza D9, MPV listrik yang diluncurkan pada Februari 2025 dengan banderol Rp 950 juta, sukses membuat gebrakan.

Bukan hanya soal harga yang lebih kompetitif dari Toyota Alphard, tapi juga biaya kepemilikan tahunannya.

Berdasarkan data Samsat DKI Jakarta, rincian pajak tahunan untuk Denza D9 keluaran 2025 adalah sebagai berikut:

  • PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) Pokok: Rp 0
  • SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan): Rp 143.000
  • Total yang Dibayar: Rp 143.000

Ya, Anda tidak salah baca. Hanya seratus ribuan rupiah saja.

Bak Langit dan Bumi: Perbandingan dengan Toyota Alphard

baca juga

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, mari kita sandingkan dengan sang raja MPV premium, Toyota Alphard.

Pajak tahunan untuk Toyota Alphard, bahkan untuk versi hybrid sekalipun, bisa dengan mudah tembus di angka Rp 26 juta.

Perbedaan ini bukan lagi soal selisih, tapi sudah seperti jurang yang sangat dalam.

Denza D9 Debut di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. (Foto: SUARA.com/Manuel Jeghesta)
Denza D9 Debut di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. (Foto: SUARA.com/Manuel Jeghesta)

Mengapa Bisa Semurah Itu? Ini Dasar Hukumnya

Keringanan pajak yang luar biasa ini bukan tanpa alasan.

Pemerintah memberikan insentif penuh untuk Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) Berbasis Baterai.

Hal ini tertuang jelas dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 8 Tahun 2024.

Pasal 10 dalam aturan tersebut menyatakan:

"Pengenaan PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) KBL Berbasis Baterai untuk orang, barang, angkutan umum orang, dan angkutan umum barang ditetapkan sebesar 0 persen dari dasar pengenaan PKB dan BBNKB."

Inilah yang membuat komponen PKB pada STNK Denza D9 menjadi nol rupiah.

Skenario 'Andai Kata': Berapa Pajak Denza D9 Tanpa Insentif?

Denza D9 model baru dibanting harganya (CNEV)
Denza D9 model baru dibanting harganya (CNEV)

Sekarang, mari kita berandai-andai. Jika suatu saat kebijakan ini berubah, berapa sebenarnya pajak "normal" yang harus dibayar pemilik Denza D9?

Perhitungannya sederhana, yaitu mengalikan Dasar Pengenaan Pajak (DP PKB) dengan tarif pajak progresif.

DP PKB Denza D9 2025: Berdasarkan Permendagri No. 7 Tahun 2025, nilainya adalah Rp 775.950.000.

Tarif PKB Mobil Pertama di Jakarta: 2 persen

Maka, hitungannya adalah:

  • PKB Pokok: Rp 775.950.000 x 2 persen = Rp 15.519.000
  • SWDKLLJ: Rp 143.000
  • Total Pajak Normal: Rp 15.662.000

Angka Rp 15,6 juta ini adalah biaya tahunan yang "disubsidi" oleh pemerintah untuk setiap pemilik Denza D9 saat ini.

Jadi pajaknya tetap lebih murah ketimbang Toyota Alphard yang tembus Rp 26 juta.

Meskipun belum ada kepastian sampai kapan kebijakan insentif pajak 0 persen ini akan berlaku, untuk saat ini, ini adalah keuntungan finansial yang sangat signifikan bagi pemilik mobil listrik.

Bagi calon pembeli di segmen MPV premium, faktor pajak yang hanya Rp 143 ribu ini bisa menjadi penentu utama yang membuat Denza D9 jauh lebih menarik ketimbang para pesaingnya yang masih menggunakan mesin konvensional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Mobil Sekelas Toyota Alphard Harga Merakyat, Mulai Rp 60 Jutaan

5 Rekomendasi Mobil Sekelas Toyota Alphard Harga Merakyat, Mulai Rp 60 Jutaan

Otomotif | Minggu, 02 November 2025 | 09:11 WIB

Prabowo Isyaratkan Maung MV3 Kurang Nyaman untuk Mobil Kepresidenan, Akui Kangen Naik Alphard

Prabowo Isyaratkan Maung MV3 Kurang Nyaman untuk Mobil Kepresidenan, Akui Kangen Naik Alphard

Otomotif | Rabu, 22 Oktober 2025 | 12:16 WIB

Wow! Irfan Hakim Dapat Mobil "Alphard Killer" dari Raffi Ahmad, Intip Plus Minusnya

Wow! Irfan Hakim Dapat Mobil "Alphard Killer" dari Raffi Ahmad, Intip Plus Minusnya

Otomotif | Kamis, 16 Oktober 2025 | 18:45 WIB

Terkini

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 21:23 WIB

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:11 WIB

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:09 WIB

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Video | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:01 WIB

×