Suara.com - Apakah kamu sedang mencari mobil keluarga irit BBM di bawah 100 juta? Jika iya, berikut ada rekomendasi mobil murah irit BBM yang nyaman untuk PP luar kota.
Rekomendasi mobil di segmen ini biasanya berkapasitas lima hingga tujuh penumpang. Kapasitas kabin lega dan suspensi empuk untuk perjalanan jauh.
Pilihan mobil keluarga di bawah Rp 100 juta cukup beragam, baik dari segi tahun produksi maupun fitur yang ditawarkan. Beberapa di antaranya dikenal sangat bandel dan murah perawatan sehingga cocok untuk perjalanan luar kota yang rutin. Apa saja rekomendasinya?
1. Toyota Avanza (2008–2011)

Toyota Avanza generasi awal dikenal sebagai mobil keluarga sejuta umat yang irit dan tangguh. Mesin 1.3 liter-nya sudah terbukti efisien, dengan konsumsi BBM bisa mencapai 12–14 km/l di jalur kombinasi. Suspensinya empuk dan kabinnya cukup lega untuk 7 penumpang.
Avanza juga dikenal mudah dalam perawatan karena suku cadangnya mudah ditemukan di berbagai daerah. Untuk versi bekas keluaran 2008–2011, harganya berkisar antara Rp80–95 juta, tergantung kondisi dan transmisi.
2. Daihatsu Xenia (2009–2012)

Sebagai kembaran Avanza, Daihatsu Xenia punya keunggulan di efisiensi bahan bakar dan biaya perawatan yang rendah. Mesin 1.0 liter-nya mampu mencatat konsumsi hingga 14–15 km/l. Cocok untuk keluarga kecil yang sering bepergian antar kota.
Interiornya sederhana namun fungsional, dengan bangku baris ketiga yang bisa dilipat untuk menambah ruang bagasi. Harga Xenia bekas tahun tersebut masih bisa ditemukan di kisaran Rp70–90 juta.
3. Honda Jazz (2006–2008)

Honda Jazz terkenal dengan efisiensinya yang luar biasa. Mesin 1.5 i-DSI-nya bisa menempuh jarak hingga 16 km/l di luar kota. Selain irit, handling-nya stabil dan suspensinya nyaman untuk perjalanan jarak jauh.
Desain kabin Jazz juga fleksibel berkat fitur Ultra Seat, sehingga bisa menampung banyak barang saat bepergian. Untuk versi bekas, harganya berada di kisaran Rp85–95 juta. Mobil ini cocok bagi keluarga muda yang ingin mobil kompak namun tetap lapang.
4. Suzuki APV Arena (2009–2012)
![Suzuki APV Arena. [Suzuki Indonesia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/05/06/91727-suzuki-apv-arena.jpg)
Suzuki APV menjadi pilihan ideal bagi keluarga besar yang sering bepergian. Kapasitasnya mencapai tujuh hingga delapan orang dengan kabin tinggi dan lega. Mesin 1.5 liter-nya cukup bertenaga untuk melintasi jalur luar kota meski membawa beban penuh.
Konsumsi BBM-nya masih tergolong efisien di kelasnya, sekitar 11–12 km/l. Desain bodinya yang kokoh membuatnya stabil di jalan tol. Harga bekas APV keluaran 2009–2012 umumnya berkisar antara Rp85–100 juta.
5. Nissan Grand Livina (2009–2013)

Grand Livina dikenal dengan karakter berkendara yang halus dan kabin yang senyap. Mesin 1.5 liter-nya terkenal irit dan responsif, cocok untuk perjalanan luar kota dengan keluarga. Interiornya rapi dan empuk, memberikan kenyamanan lebih selama perjalanan jauh.
Mobil ini juga memiliki bagasi cukup luas untuk membawa perlengkapan perjalanan. Di pasar mobil bekas, Grand Livina bisa ditemukan di kisaran Rp85–95 juta tergantung kondisi dan transmisi.
6. Toyota Etios Valco (2013–2015)

Bagi keluarga kecil yang ingin mobil mungil namun tetap efisien, Toyota Etios Valco bisa jadi pilihan. Mesin 1.2 liter-nya hemat bahan bakar dan responsif untuk kebutuhan harian maupun perjalanan antarkota.
Interiornya sederhana namun ergonomis, dengan posisi duduk yang nyaman untuk perjalanan panjang. Harga bekas Etios Valco berkisar Rp80–95 juta, menjadikannya pilihan realistis bagi yang mencari mobil keluarga irit BBM di bawah 100 juta.
7. Suzuki Ertiga GL (2012–2013)

Suzuki Ertiga dikenal sebagai MPV yang seimbang antara performa, kenyamanan, dan efisiensi bahan bakar. Mesin 1.4 liter-nya sanggup menghasilkan tenaga cukup besar, namun tetap hemat hingga 13–15 km/l di luar kota.
Desain interiornya menonjol dengan material lembut dan kursi yang bisa diatur sesuai kebutuhan. Suspensinya juga empuk, membuat perjalanan PP luar kota terasa nyaman. Harga Ertiga bekas keluaran awal berada di kisaran Rp95–100 juta.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri