Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV

Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 24 Juni 2026 | 10:25 WIB
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
PT Sokonindo Automobile lengkapi jajaran produk elektrifikasi di Indonesia lewar kehadiran DFSk E5 Plus PHEV. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)
baca 10 detik
  • PT Sokonindo Automobile memperkenalkan teknologi PHEV di Jakarta pada 24 Juni 2026 sebagai solusi transisi elektrifikasi nasional.
  • PHEV dipilih untuk mengatasi kendala minimnya infrastruktur pengisian daya listrik agar mobilitas konsumen menjadi lebih fleksibel.
  • Model DFSK E5 Plus memberikan jarak tempuh elektrik hingga 140 kilometer dengan mesin pendukung untuk perjalanan jauh.

Suara.com - PT Sokonindo Automobile melalui merek DFSK mengambil langkah strategis dengan memperkenalkan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) sebagai pembuka jalan elektrifikasi di tanah air. Keputusan ini diambil karena tantangan pemerataan infrastruktur pengisian daya yang dianggap masih menjadi ganjalan bagi pertumbuhan kendaraan listrik murni atau BEV secara nasional.

CEO PT Sokonindo Automobile Alexander Barus mengungkapkan bahwa PHEV menjadi solusi paling rasional bagi konsumen yang mendambakan efisiensi namun enggan bergantung sepenuhnya pada ketersediaan stasiun pengisian daya. Ia menekankan pentingnya kebebasan bagi pengemudi dalam mengatur kebiasaan berkendara mereka sendiri.

“Kenapa kita memilih PHEV lebih dulu? Karena kita menyerahkan kepada konsumen untuk mengatur sendiri kebiasaan berkendaranya,” kata Alexander, di Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Kekhawatiran utama yang muncul adalah kondisi sebaran SPKLU yang belum merata serta masalah antrean pengisian daya. Fenomena pengguna kendaraan listrik yang harus menunggu giliran saat baterai menipis dianggap dapat mengganggu kenyamanan bermobilitas masyarakat urban.

“Harusnya kita sudah berkumpul dengan keluarga, tetapi masih harus mengantre untuk pengisian daya. Karena itu PHEV menawarkan fleksibilitas yang lebih besar,” ujarnya.

Model andalan seperti DFSK E5 Plus menjadi bukti fleksibilitas tersebut dengan baterai berkapasitas sekitar 25 kWh yang sanggup menempuh jarak hingga 140 kilometer dalam mode elektrik murni. Jika baterai habis dalam perjalanan jauh, mesin pembakaran internal siap mengambil alih sebagai sumber tenaga tambahan. Hal ini menjawab kegelisahan masyarakat mengenai jarak tempuh dan keterbatasan fasilitas pengisian daya di berbagai rute antarkota.

Meski mengutamakan teknologi PHEV untuk saat ini, DFSK menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi transisi menuju era elektrifikasi penuh di masa depan. Perusahaan tetap membuka peluang besar untuk menghadirkan mobil listrik murni atau teknologi hijau lainnya sesuai perkembangan pasar.

“Bukan berarti kami tidak akan meluncurkan BEV. Pada tahap berikutnya akan ada model-model lain yang kami hadirkan,” kata Alexander.

Langkah menghadirkan kendaraan PHEV ini diyakini menjadi jembatan yang memberikan rasa aman bagi pengguna yang masih mempertimbangkan aspek kesiapan infrastruktur dalam aktivitas sehari-hari.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia

DFSK E5 Plus Ramaikan Pasar SUV dengan Teknologi PHEV untuk Pasar Indonesia

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:35 WIB

Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta

Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:41 WIB

GAC Indonesia Tunda Peluncuran Dua Produk Baru Dampak Kenaikan Harga BBM Serta Rupiah Melemah

GAC Indonesia Tunda Peluncuran Dua Produk Baru Dampak Kenaikan Harga BBM Serta Rupiah Melemah

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:54 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×