2 Mobil Listrik yang Cocok untuk Perjalanan Bisnis Jarak Dekat, Pilih Kecil Gesit atau Muatan Besar?

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 14 November 2025 | 19:30 WIB
2 Mobil Listrik yang Cocok untuk Perjalanan Bisnis Jarak Dekat, Pilih Kecil Gesit atau Muatan Besar?
DFSK Gelora E (DFSK)

Suara.com - Mobil listrik kini semakin banyak dilirik dan terus mengalami pertumbuhan di Tanah Air. Banyak produsen otomotif yang mulai menawarkan pilihan kendaraan listrik untuk pasar lokal. 

Mobil listrik yang ditawarkan di pasar mobil Indonesia semakin beragam, mulai dari city car yang ringkas hingga SUV dengan fitur tercanggih. Masing-masing unit ini menawarkan keunggulan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pribadi serta aktivitas harian.

Berikut dua rekomendasi mobil listrik yang cocok untuk perjalanan bisnis jarak dekat.

1. Wuling Air EV

Wuling Air ev (oto.com)
Wuling Air ev (oto.com)

Wuling Air EV bisa dibilang sebagai salah satu mobil listrik terlaris di Indonesia saat ini. Mobil listrik yang populer ini memiliki ukuran bodi yang kompak dan ideal untuk berkendara di tengah kemacetan kota.

Mobil listrik ini ditenagai motor listrik dengan dua varian jarak tempuh, yakni 200 km dan 300 km, bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan harian. Varian Air EV ini hadir dengan desain yang ringkas, modern, serta mudah dikendalikan.

Interiornya memang tergolong sederhana, tetapi jangan salah. Wuling Air EV telah dilengkapi dengan panel digital serta konektivitas pintar. Model ini bisa dibilang menjadi pintu masuk bagi banyak orang untuk mulai beralih ke mobil listrik.

Mobil listrik ini hadir dengan mengusung desain future-tech yang sangat futuristik. Tidak hanya desain interiornya saja yang stylish serta modern, mobil listrik mini ini juga dilengkapi berbagai fitur canggih seperti teknologi Internet of Vehicle (IoV) dan Wuling Indonesian Command (WIND).

Wuling Air EV memiliki dimensi bodi yang kompak dan diperkirakan memiliki panjang 2.917 mm, lebar 1.493 mm, dan tinggi 1.621 mm serta jarak sumbu roda 1.940 mm. Ukurannya yang kompak ini membuat Wuling Air EV lebih mudah dan gesit diajak bermanuver di jalanan.

Ukurannya yang mini ini juga memungkinkan mobil listrik ini mampu melewati jalanan sempit hingga jalanan macet dengan mudah. Bentuknya yang ramping juga memudahkan pengguna untuk mendapatkan tempat parkir yang pas. Sangat cocok untuk perjalanan bisnis jarak dekat.

baca juga

Wuling Air EV dibanderol di kisaran harga di bawah Rp300 jutaan.

2. DFSK Gelora E

DFSK Gelora E (DFSK)
DFSK Gelora E (DFSK)

Mobil listrik DFSK Gelora E cocok untuk kebutuhan komersial. Sebagai satu-satunya mobil van listrik di pasar saat ini, DFSK Gelora E memiliki kapasitas angkut yang besar membuatnya ideal untuk bisnis logistik, travel, atau layanan pengantaran.

Tenaganya bersumber dari motor listrik 60 kW dengan baterai berkapasitas 42 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 300 km. Tidak hanya efisien, DFSK Gelora E dari segi operasional juga jauh lebih rendah dibandingkan mobil niaga berbahan bakar bensin atau solar.

DFSK Gelora E memiliki dimensi yang cukup ideal sebagai mobil komersial ringan, membuatnya cukup mudah untuk dikendarai dengan panjang 4.500 mm, lebar 1.680 mm, tinggi 2.000 mm, dan wheelbase 3.050 mm.

Desain bodinya yang boxy atau kotak juga salah satu alasan yang membuat mobil listrik ini mudah dikendarai. Spionnya mampu memberikan visibilitas dengan mudah dan jelas lantaran bodinya yang terlihat lurus dari depan hingga belakang tanpa adanya lekukan.

Meskipun termasuk mobil komersial, DFSK Gelora E memberikan AC untuk masing-masing tipe. Tipe minibus dan blind van sama-sama dibekali AC yang menjadi poin penting untuk mendukung kenyamanan selama berkendara.

 Fitur yang terdapat pada DFSK Gelora E bisa dibilang tergolong standar, mengingat mobil ini untuk keperluan komersial demi memangkas harga jual.

Meski demikian, beberapa fiturnya juga tergolong memadai, di antaranya rem depan cakram, rem ABS, electronic brake distribution, sensor parkir, pengaturan spion elektrik, remot alarm central lock, kamera mundur, power window, electric power steering, lampu kabut, head unit 8 inci touch screen, lighter charger, serta cup holder.

Meski memiliki status sebagai mobil pekerja, DFSK Gelora E memberikan fitur fast charging dengan klaim bisa dicas dari 20% hingga 80% hanya dalam waktu 80 menit saja. Sedangkan ketika baterainya kosong atau 0%, hanya perlu waktu 2,5 jam untuk mengisinya hingga full alias 100%.

Meski demikian, saat menggunakan standard charging, waktu yang diperlukan untuk mengisi daya dari 0% hingga 100% memakan waktu sekitar 8 jam.

Mobil listrik DFSK Gelora E ini dibanderol di kisaran harga mulai dari Rp350 jutaan.

Kontributor : Rizky Melinda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Mobil Listrik Harga Rp200 Jutaan, Nyaman untuk Kendaraan Harian

4 Mobil Listrik Harga Rp200 Jutaan, Nyaman untuk Kendaraan Harian

Otomotif | Kamis, 13 November 2025 | 12:49 WIB

Vingroup dan VinFast Bisa Jadi Inspirasi Asia Tenggara

Vingroup dan VinFast Bisa Jadi Inspirasi Asia Tenggara

Otomotif | Selasa, 11 November 2025 | 20:48 WIB

Pertumbuhan Mobil Listrik Melambat, Toyota Maju-Mundur Soal Rencana Bikin Pabrik Baterai

Pertumbuhan Mobil Listrik Melambat, Toyota Maju-Mundur Soal Rencana Bikin Pabrik Baterai

Otomotif | Selasa, 11 November 2025 | 20:22 WIB

Terkini

Toyota: Industri Otomotif Tahan Banting, Tapi Arah Kebijakan Pemerintah Harus Jelas

Toyota: Industri Otomotif Tahan Banting, Tapi Arah Kebijakan Pemerintah Harus Jelas

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 20:54 WIB

Melesat dari Posisi Buncit, Aksi Beringas Pembalap Valrossi Bawa CRF250R di Kejurnas Motocross 2026

Melesat dari Posisi Buncit, Aksi Beringas Pembalap Valrossi Bawa CRF250R di Kejurnas Motocross 2026

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 18:55 WIB

Yamaha Gear Ultima Motor Fungsional dengan Konsumsi BBM Paling Irit Dikelasnya

Yamaha Gear Ultima Motor Fungsional dengan Konsumsi BBM Paling Irit Dikelasnya

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 16:35 WIB

Momen Langka Puluhan Ribu Vespa Lintas Era Iring-iringan di Colosseum Roma

Momen Langka Puluhan Ribu Vespa Lintas Era Iring-iringan di Colosseum Roma

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 14:45 WIB

Toyota Hilux Generasi Sembilan Resmi Melantai Gendong Mesin 1GD dan Varian Listrik

Toyota Hilux Generasi Sembilan Resmi Melantai Gendong Mesin 1GD dan Varian Listrik

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 13:50 WIB

B50 Dijual Mulai 1 Juli 2026, Apakah Biodiesel Sawit Aman untuk Mobil Diesel Lama ?

B50 Dijual Mulai 1 Juli 2026, Apakah Biodiesel Sawit Aman untuk Mobil Diesel Lama ?

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 13:19 WIB

Daftar Harga Resmi Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD Penantang Baru Mobil Listrik Mewah di Indonesia

Daftar Harga Resmi Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD Penantang Baru Mobil Listrik Mewah di Indonesia

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 13:05 WIB

Siap Ganti ke B50? Ini Daftar Lengkap Kendaraan yang Bisa Pakai Biodiesel Sawit

Siap Ganti ke B50? Ini Daftar Lengkap Kendaraan yang Bisa Pakai Biodiesel Sawit

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 12:37 WIB

Mengapa Mitsubishi Pajero Sport Masih Sulit Ditumbangkan di Segmen SUV Menengah

Mengapa Mitsubishi Pajero Sport Masih Sulit Ditumbangkan di Segmen SUV Menengah

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 12:10 WIB

GAIKINDO Desak Pemerintah Beri Insentif Merata Untuk Mobil Bensin Hingga Hybrid

GAIKINDO Desak Pemerintah Beri Insentif Merata Untuk Mobil Bensin Hingga Hybrid

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 11:25 WIB

×