Pertumbuhan Mobil Listrik Melambat, Toyota Maju-Mundur Soal Rencana Bikin Pabrik Baterai

Cesar Uji Tawakal

Selasa, 11 November 2025 | 20:22 WIB
Pertumbuhan Mobil Listrik Melambat, Toyota Maju-Mundur Soal Rencana Bikin Pabrik Baterai
Jajaran produk Toyota yang dipamerkan di Japan Mobility Show (JMS) 2025. (Foto: Toyota)
baca 10 detik
  • Toyota menunda pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik di Prefektur Fukuoka, Jepang, karena adanya perlambatan permintaan pasar secara global.
  • Perusahaan otomotif besar tersebut memangkas target penjualan EV global tahunan sebesar sepuluh persen untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2026.
  • Meskipun menunda proyek di Jepang, Toyota tetap melanjutkan investasi dengan membuka pabrik baru untuk memproduksi EV Lexus di Shanghai sekitar tahun 2027.

Suara.com - Gelombang mobil listrik yang sempat digadang-gadang sebagai masa depan otomotif kini mulai menunjukkan tanda perlambatan.

Toyota, sebagai salah satu pemain terbesar di industri, merasakan langsung dampaknya. Untuk kedua kalinya tahun ini, mereka menunda pembangunan pabrik baterai EV di Prefektur Fukuoka, Jepang.

Toyota sebelumnya sudah membeli lahan senilai 6 miliar yen (sekitar Rp639 miliar) di kawasan industri Fukuoka. Sesuai kesepakatan, pembangunan harus dimulai dalam tiga tahun.

Awalnya, produksi dijadwalkan mulai 2028. Namun, permintaan EV yang menurun membuat jadwal itu kembali ditunda, tanpa kepastian timeline baru.

Dikutip dari Carscoops, Presiden Toyota, Koji Sato, bersama Gubernur Fukuoka, mengonfirmasi bahwa proyek ini memang ditunda.

Alasannya sederhana: Toyota tidak ingin membangun pabrik besar yang nantinya hanya beroperasi setengah kapasitas atau bahkan idle.

Penjualan EV Melambat

Dalam laporan keuangan terbaru, Toyota memangkas target penjualan EV global sebesar 10 persen, dari 277 ribu unit menjadi sekitar 250 ribu unit untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2026.

Padahal, penjualan EV Toyota sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini naik 20,6 persen menjadi 117 ribu unit. Meski ada kenaikan, angka itu masih jauh dari ekspektasi.

baca juga

Target jangka panjang Toyota tetap ambisius: 1,5 juta unit EV global pada 2026. Namun, angka ini bisa berubah sesuai kondisi pasar.

Investasi Tetap Berjalan

Meski menunda proyek di Jepang, Toyota tidak berhenti berinvestasi. Mereka tetap melanjutkan rencana membuka pabrik baru di Shanghai sekitar 2027 untuk memproduksi EV Lexus, termasuk model konsep LF-ZC dan LF-ZL.

Langkah ini menunjukkan Toyota masih serius di segmen EV, hanya lebih berhati-hati dalam eksekusi.

Sikap Hati-Hati Toyota

Strategi Toyota jelas: menunggu momentum pasar. Mereka tidak ingin terburu-buru membangun fasilitas besar hanya untuk menghadapi permintaan yang belum stabil.

Dengan pendekatan ini, Toyota berharap bisa menyesuaikan kapasitas produksi dengan tren permintaan global, sekaligus menghindari kerugian jangka pendek.

Toyota Land Cruiser FJ. (Autobuzz)
Toyota Land Cruiser FJ. (Autobuzz)

Penundaan pabrik baterai EV di Fukuoka menegaskan bahwa pertumbuhan mobil listrik global memang melambat. Toyota memilih langkah hati-hati, meski tetap menyiapkan investasi besar di pasar lain.

Bagi konsumen, ini jadi sinyal bahwa transisi ke mobil listrik tidak akan berjalan secepat prediksi awal. Toyota masih berkomitmen, tapi jelas mereka tidak mau gegabah. Industri otomotif kini memasuki fase realistis: menyeimbangkan ambisi elektrifikasi dengan kondisi pasar yang penuh ketidakpastian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geely EX5 Catat Penjualan Global, Seberapa Laku di Indonesia ?

Geely EX5 Catat Penjualan Global, Seberapa Laku di Indonesia ?

Otomotif | Selasa, 11 November 2025 | 18:37 WIB

Toyota Tsusho Siap Investasi Rp 1,6 Triliun untuk Olah Timah dan Tembaga di Indonesia

Toyota Tsusho Siap Investasi Rp 1,6 Triliun untuk Olah Timah dan Tembaga di Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 November 2025 | 14:02 WIB

Gebrakan Oktober 2025: BYD Masuk Top 3! Salip Raksasa Jepang Jadi Mobil Terlaris, Kok Bisa?

Gebrakan Oktober 2025: BYD Masuk Top 3! Salip Raksasa Jepang Jadi Mobil Terlaris, Kok Bisa?

Otomotif | Selasa, 11 November 2025 | 13:20 WIB

Wamen Investasi dan Hilirisasi Klaim Toyota Akan Bangun Pabrik Bioetanol di Indonesia

Wamen Investasi dan Hilirisasi Klaim Toyota Akan Bangun Pabrik Bioetanol di Indonesia

Otomotif | Selasa, 11 November 2025 | 12:42 WIB

TGRI Sapu Bersih Semua Kelas Kejurnas Autokhana 2025

TGRI Sapu Bersih Semua Kelas Kejurnas Autokhana 2025

Otomotif | Selasa, 11 November 2025 | 12:10 WIB

Toyota Investasi Bioetanol Rp 2,5 T di Lampung, Bahlil: Semakin Banyak, Semakin Bagus!

Toyota Investasi Bioetanol Rp 2,5 T di Lampung, Bahlil: Semakin Banyak, Semakin Bagus!

Bisnis | Selasa, 11 November 2025 | 11:26 WIB

Terkini

Intip Rahasia Mesin Vario Evo 160 yang Bikin Tarikan Makin Galak, Bukan Evolusi Wajah Saja

Intip Rahasia Mesin Vario Evo 160 yang Bikin Tarikan Makin Galak, Bukan Evolusi Wajah Saja

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:35 WIB

Mitsubishi Fuso Perkuat Logistik Kalimantan Lewat Layanan di Tengah Jalur Tambang Sandai

Mitsubishi Fuso Perkuat Logistik Kalimantan Lewat Layanan di Tengah Jalur Tambang Sandai

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB

Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam

Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:11 WIB

Hyundai akan Tinggalkan Mobil ICE, Apa Saja Gantinya?

Hyundai akan Tinggalkan Mobil ICE, Apa Saja Gantinya?

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:02 WIB

Changan Deepal S05 Tebar Pesona Lewat Teknologi REEV yang Sanggup Tempuh Jarak 1.100 Kilometer

Changan Deepal S05 Tebar Pesona Lewat Teknologi REEV yang Sanggup Tempuh Jarak 1.100 Kilometer

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05 WIB

3 Motor Listrik Commuter Lintas Kota dan Kabupaten: Setara Nmax, Solusi untuk Pekerja dan Mahasiswa

3 Motor Listrik Commuter Lintas Kota dan Kabupaten: Setara Nmax, Solusi untuk Pekerja dan Mahasiswa

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:10 WIB

2 Motor Listrik Alternatif Scoopy dan Vespa: Nggak Mikir Oli Mahal, Idola Pelajar dan Pekerja

2 Motor Listrik Alternatif Scoopy dan Vespa: Nggak Mikir Oli Mahal, Idola Pelajar dan Pekerja

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:00 WIB

Strategi Yadea Pikat Warga Jakarta di PRJ 2026 Obral Subsidi 10 Juta Cukup Modal Tunjukkan SIM C

Strategi Yadea Pikat Warga Jakarta di PRJ 2026 Obral Subsidi 10 Juta Cukup Modal Tunjukkan SIM C

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:21 WIB

KLH Susun Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik

KLH Susun Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:59 WIB

Nama 'Evo' akan Diambil Alih dari Mitsubishi? Ini 'Pelakunya'

Nama 'Evo' akan Diambil Alih dari Mitsubishi? Ini 'Pelakunya'

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:48 WIB

×