Suara.com - Rekomendasi mobil hatchback untuk perjalanan jauh dengan harga di bawah Rp80 juta berikut ini bisa jadi solusi untuk Anda yang membutuhkan kendaraan nyaman, irit, dan bertenaga dengan harga terjangkau.
Dengan pilihan yang tepat, mobil bekas di kelas ini sudah lebih dari cukup untuk menempuh jarak ratusan kilometer dengan stabil dan aman.
Dengan budget di bawah Rp80 juta, ada banyak pilihan mobil hatchback compact yang berkualitas dengan kabin lega, handling stabil, dan efisiensi bahan bakar yang sangat baik.
Ini dia 5 rekomendasi mobil hatchback di bawah Rp80 juta yang layak dipertimbangkan untuk perjalanan jauh.
1. Honda Jazz

Honda Jazz i-DSI generasi pertama (2001-2007) dikenal sebagai salah satu hatchback paling fungsional yang pernah ada di kelasnya.
Mesin 1.5 liter i-DSI yang menggunakan dua busi per silinder membuat pembakaran lebih efisien, sehingga konsumsi BBM tetap irit meski diajak melaju jauh.
Keunggulan utama mobil ini terletak pada Ultra Seat, fitur pelipatan kursi super fleksibel yang memungkinkan Anda menyimpan barang panjang atau tinggi dengan mudah.
Dengan budget di bawah Rp80 juta, Anda bisa memilih Honda Jazz i-DSI bekas tahun 2004-2006.
Pastikan untuk mengecek kondisi transmisi CVT jika memilih varian otomatis, karena perawatannya membutuhkan perhatian khusus.
Baca Juga: 7 Mobil SUV Bekas untuk Gaya Hidup Aktif Pekerja, Cek Harganya di Sini!
2. Nissan March

Nissan March dibekali mesin 1.2 liter menawarkan konsumsi BBM sekitar 13-15 km/l, sehingga cocok untuk perjalanan jauh yang hemat bahan bakar.
Tenaganya memang tidak besar, namun cukup responsif untuk digunakan di dalam maupun luar kota.
Kelebihan lain Nissan March adalah ukuran bodinya yang compact sehingga sangat mudah dikendalikan, baik di jalanan padat maupun saat melewati jalur sempit.
Dengan dana sekitar Rp80 jutaan, Anda sudah bisa mendapatkan March varian A/T atau M/T tahun 2011-2012.
3. Daihatsu Sirion

Daihatsu Sirion generasi kedua (2010-2013) terkenal sebagai hatchback yang sangat irit dan mudah dirawat.
Mesin K3-VE 1.3 liter dengan tenaga 92 PS terbukti tangguh untuk pemakaian harian maupun perjalanan panjang.
Konsumsi BBM-nya bisa mencapai 20 km/l di jalan tol. Angka ini sangat efisien untuk mobil di kelasnya.
Selain irit, Sirion juga lincah berkat bodinya yang compact. Handling-nya nyaman dan stabil, sehingga tetap aman dikemudikan dalam kecepatan konstan saat perjalanan luar kota.
Sirion bekas harga Rp80 jutaan umumnya berasal dari tahun 2011-2013. Namun, sebelum membeli, perhatikan kondisi kaki-kaki dan kelistrikan karena beberapa unit memiliki gejala aus akibat usia.
4. Toyota Yaris

Toyota Yaris generasi pertama atau kerap disebut Yaris "Bakpao" menjadi salah satu hatchback terfavorit di Indonesia. Karakter mesinnya halus, responsif, dan terkenal tahan lama.
Dengan mesin 1.5 liter Dual VVT-i, mobil ini mampu menghasilkan tenaga sekitar 107 hp, cukup bertenaga untuk perjalanan jauh bahkan saat membawa penuh penumpang.
Interior Yaris juga cukup nyaman dengan banyak kompartemen penyimpanan, sehingga perjalanan jarak jauh terasa lebih praktis.
Untuk budget di bawah Rp80 juta, tipe 2007-2009 bisa menjadi pilihan cocok untuk Anda yang menginginkan kenyamanan khas Toyota dengan biaya perawatan yang terjangkau.
5. Kia Picanto

Kia Picanto generasi kedua (2011-2013) adalah opsi menarik untuk Anda yang ingin mobil kecil, lincah, dan tetap kuat dipakai perjalanan jauh.
Mobil ini menggunakan mesin 1.200 cc 4 silinder yang menghasilkan tenaga sekitar 85-87 hp, membuat performanya terasa cukup bertenaga untuk melaju di tol maupun tanjakan.
Konsumsi bensinnya berada di kisaran 12-15 km/l, cukup ekonomis untuk perjalanan luar kota.
Kelebihan Picanto terletak pada fitur dan desainnya yang modern. Meski mungil, mobil ini sudah dilengkapi dengan foglamp, spion elektrik, sensor parkir (di beberapa varian), hingga ECO mode untuk memantau konsumsi BBM.
Di bursa mobil bekas, Picanto tahun 2011–2013 dibanderol di kisaran Rp70 hingga Rp85 juta.
Itulah 5 rekomendasi mobil hatchback untuk perjalanan jauh harga di bawah Rp80 juta. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas