Suzuki Ungkap Alasan Tak Ingin Produksi Jimny Versi Pick-up Meski ada Permintaan

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Senin, 08 Desember 2025 | 18:18 WIB
Suzuki Ungkap Alasan Tak Ingin Produksi  Jimny Versi Pick-up Meski ada Permintaan
Suzuki Jimny Flatdeck gaya Selandia Baru [CarBuzz].
baca 10 detik
  • Suzuki mengonfirmasi tidak akan memproduksi Jimny versi pick-up karena permintaan pasar dinilai belum memadai.
  • Tantangan teknis utama adalah kebutuhan penguatan rangka ekstra untuk menahan beban berat di bak belakang.
  • Penguatan sasis berpotensi mengganggu keseimbangan mesin 1.5 liter yang dianggap ideal bagi bodi Jimny.

Suara.com - Suzuki Jimny terus diminati di pasar global meski generasi terbarunya tidak mengalami perubahan besar sejak diperkenalkan pada 2018. Sejak lama, para penggemar pun berharap akan adanya versi pick-up dari SUV mungil berpenggerak empat roda tersebut.

Namun belum lama ini perusahaan otomotif asal Jepang tersebut memastikan bahwa Suzuki Jimny tidak akan hadir dengan versi pick-up.  

Chief Engineer Suzuki, Takamitsu Sasaki, menjelaskan bahwa versi Jimny dengan bak belakang saat ini tidak masuk dalam rencana pengembangan perusahaan. Salah satu alasannya karena permintaan pasar terhadap model tersebut dinilai belum cukup besar.

Selain faktor pasar, Suzuki juga menghadapi tantangan teknis apabila ingin mengubah Jimny menjadi kendaraan pick-up. Menurut Sasaki, versi pick-up membutuhkan ketahanan ekstra pada rangka karena harus menopang beban berat di bagian belakang.

“Jika kami membuat Jimny versi pick-up, maka harus dibuat sangat kuat. Untuk mengangkut beban berat di belakang, rangkanya perlu diperkuat, dan itu sangat sulit,” ujar Sasaki, dikutip dari Carscoops, Senin (8 Desember 2025).

Penguatan sasis tersebut juga berpotensi menuntut peningkatan tenaga mesin. Saat ini, Jimny di luar Jepang hanya dibekali mesin 1.5 liter naturally aspirated dengan tenaga 101 hp. Suzuki menilai mesin tersebut merupakan kombinasi ideal antara ukuran bodi dan performa.

“Model ini sangat bergantung pada keseimbangan antara bodi dan mesin. Ukurannya sudah pas, jadi kami juga tidak mempertimbangkan mesin yang lebih besar,” ungkap Sasaki.

Sebelumnya, rumor mengenai Jimny pick-up mencuat sejak Suzuki menampilkan konsep Jimny Sierra Pickup Style di Tokyo Auto Salon 2019. Spekulasi semakin menguat setelah hadirnya Jimny dengan sumbu roda panjang (wheelbase) pada 2023. Bahkan, pada tahun lalu sempat muncul sinyal pengembangan pick-up dua pintu dari General Manager Suzuki Australia.

Selain itu, Suzuki juga sempat mengkaji kemungkinan menghadirkan Jimny versi listrik dan hybrid. Namun rencana tersebut dibatalkan pada akhir 2024 karena bobot tambahan sistem elektrifikasi dinilai dapat mengurangi karakter utama Jimny sebagai SUV ringan yang tangguh di medan off-road.

baca juga

Meski Suzuki menutup peluang produksi Jimny pick-up dari pabrik, konsumen yang tetap menginginkan versi bak terbuka masih bisa mendapatkannya melalui modifikasi dari pihak aftermarket. Namun, opsi ini tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Banderol Satria Terbaru? Simak Harga Motor Suzuki Akhir 2025

Berapa Banderol Satria Terbaru? Simak Harga Motor Suzuki Akhir 2025

Otomotif | Senin, 08 Desember 2025 | 16:39 WIB

Jimny Terbaru Berapaan? Tengok Harga Mobil Suzuki Akhir 2025

Jimny Terbaru Berapaan? Tengok Harga Mobil Suzuki Akhir 2025

Otomotif | Senin, 08 Desember 2025 | 14:58 WIB

Duel Harga LMPV Hybrid 2025 Toyota Veloz vs Suzuki Ertiga, Siapa yang Lebih Ramah di Kantong?

Duel Harga LMPV Hybrid 2025 Toyota Veloz vs Suzuki Ertiga, Siapa yang Lebih Ramah di Kantong?

Otomotif | Senin, 08 Desember 2025 | 14:53 WIB

Terkini

6 Cara Mengakali Salah Shade Bedak agar Tetap Menyatu dengan Warna Kulit

6 Cara Mengakali Salah Shade Bedak agar Tetap Menyatu dengan Warna Kulit

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:32 WIB

Dedemit Kepala Putus yang Menyamar Menjadi Penjual Bakso Keliling

Dedemit Kepala Putus yang Menyamar Menjadi Penjual Bakso Keliling

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:30 WIB

Shin Tae-yong Dilaporkan Kena Sanksi Berat KFA Terkait Dugaan Tindak Kekerasan

Shin Tae-yong Dilaporkan Kena Sanksi Berat KFA Terkait Dugaan Tindak Kekerasan

Bola | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:29 WIB

Charger Lokal Pertama Berteknologi Pengatur Tegangan Presis, Ini Bisa Jadi Solusi Overheat iPhone 17

Charger Lokal Pertama Berteknologi Pengatur Tegangan Presis, Ini Bisa Jadi Solusi Overheat iPhone 17

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:27 WIB

Perang Meluas, 2 Nadi Minyak Dunia Jadi Arena Terbang Rudal dan Bom Drone

Perang Meluas, 2 Nadi Minyak Dunia Jadi Arena Terbang Rudal dan Bom Drone

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:26 WIB

8 Weton Balungan Sugih Apa Saja? Ini Daftar Menurut Primbon Jawa dan Maknanya

8 Weton Balungan Sugih Apa Saja? Ini Daftar Menurut Primbon Jawa dan Maknanya

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:20 WIB

Kegiatan Usaha PFII Pakai Dolar AS, Purbaya Ungkap Nasib Rupiah di Tengah Pelemahan

Kegiatan Usaha PFII Pakai Dolar AS, Purbaya Ungkap Nasib Rupiah di Tengah Pelemahan

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:18 WIB

Apa Tema Resmi HUT ke-81 RI Tahun 2026? Ini Makna dan Link Download Logo

Apa Tema Resmi HUT ke-81 RI Tahun 2026? Ini Makna dan Link Download Logo

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:16 WIB

Soal Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dirjen Pajak Minta Publik Tak Perlu Perbesar Isu

Soal Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dirjen Pajak Minta Publik Tak Perlu Perbesar Isu

Video | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:16 WIB

Kapan Puncak Kejayaan Weton Selasa Legi? Cek Bocoran Usia Emas dan Garis Rezeki di Sini!

Kapan Puncak Kejayaan Weton Selasa Legi? Cek Bocoran Usia Emas dan Garis Rezeki di Sini!

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:13 WIB

×