Minat Avanza Matik Bekas? Awas Gigi Mundur Lemas Bikin Kantong Terkuras

Kamis, 18 Desember 2025 | 08:18 WIB
Minat Avanza Matik Bekas? Awas Gigi Mundur Lemas Bikin Kantong Terkuras
Minat Avanza Matik Bekas? Awas Gigi Mundur Lemas Bikin Kantong Terkuras (MTF)
Baca 10 detik
  • Penyakit khas Toyota Avanza matik bekas sering muncul pada gigi mundur yang mengalami delay.
  • Kerusakan seal piston dan kampas kopling aus menjadi penyebab utama transmisi tidak responsif.
  • Perbaikan masalah ini mewajibkan proses overhaul transmisi yang memakan biaya cukup besar.

Suara.com - Berniat meminang "Mobil Sejuta Umat" versi matik alias Toyota Avanza dalam waktu dekat?

Tahan dulu euforia Anda sebelum mengetahui penyakit kronis yang bisa menguras isi dompet hingga jutaan rupiah.

Simak panduan pengecekan krusial ini agar Anda tidak terjebak membeli unit yang membutuhkan perbaikan besar di kemudian hari.

Reputasi Tangguh Bukan Jaminan Bebas Masalah

Toyota Avanza memang masih menjadi primadona tak tergantikan di pasar mobil bekas Indonesia hingga akhir 2025 ini.

Statusnya sebagai raja jalanan didukung oleh reputasi mesin yang bandel serta ketersediaan suku cadang yang melimpah ruah.

Namun, ketangguhan tersebut bukan berarti Anda bisa membeli unit bekasnya dengan mata tertutup tanpa inspeksi mendalam.

Calon pembeli wajib meningkatkan kewaspadaan, terutama jika mengincar varian bertransmisi otomatis yang usianya sudah tidak muda lagi.

Terdapat satu "penyakit" spesifik yang kerap menghantui pemilik Avanza matik lawas dan sering luput dari pengecekan standar.

Baca Juga: Dari Avanza hingga Swift: Ini 5 Mobil Bekas yang Gampang Dijual Kembali, Harga Under 100 juta

Avanza 2014 (OLX)
Avanza 2014 (OLX)

Mimpi Buruk Bernama "Gigi Mundur Delay"

Keluhan yang paling sering ditemui di bengkel spesialis transmisi adalah masalah pada gigi mundur atau posisi R.

Gejala awalnya biasanya muncul jeda waktu (delay) yang cukup mengganggu saat tuas transmisi dipindahkan ke posisi mundur.

Mobil tidak langsung bergerak responsif, seolah-olah transmisi "berpikir" dulu sebelum menyalurkan tenaga.

Pada kasus tertentu, pengemudi bahkan harus menunggu hingga suhu transmisi panas agar mobil mau bergerak mundur.

Ada pula yang harus menginjak pedal gas lebih dalam dulu, baru kemudian mobil menyentak kasar ke belakang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI