Suara.com - Kawasaki Athlete 125 merupakan motor bebek sport yang sempat menjadi andalan Kawasaki di pasar Indonesia pada akhir 2000-an. Motor ini dikenal dengan desain yang agresif dan sporty, berbeda dari motor bebek konvensional pada masanya.
Kawasaki Athlete 125 hadir sebagai alternatif bagi konsumen yang menginginkan performa lebih bertenaga, tampilan racing, serta handling yang stabil.
Hingga kini, Kawasaki Athlete 125 masih memiliki penggemar tersendiri, terutama di kalangan pecinta motor bebek sport yang mencari unit unik dan jarang ditemui di jalan.
Harga Kawasaki Athlete 125 Bekas
Di pasar motor bekas, harga Kawasaki Athlete 125 tergolong cukup bervariasi tergantung kondisi dan kelengkapan unit. Secara umum, harga seken Kawasaki Athlete 125 berada di kisaran Rp7 juta hingga Rp13 juta.
Unit dengan kondisi mesin sehat, rangka lurus, serta kelengkapan surat-surat seperti STNK dan BPKB biasanya dibanderol lebih tinggi.
Faktor lain yang memengaruhi harga adalah keaslian komponen, kondisi bodi, serta apakah motor masih menggunakan part standar atau sudah dimodifikasi. Karena produksinya sudah dihentikan, unit yang terawat dengan baik cenderung memiliki nilai jual yang stabil.
Kawasaki Athlete 125 dibekali mesin 4-tak, 1 silinder, SOHC, berkapasitas 125 cc, dengan sistem pendingin udara.
Mesin ini menggunakan sistem bahan bakar karburator dan mampu menghasilkan tenaga sekitar 11,6 PS pada 9.000 rpm serta torsi maksimal sekitar 10,3 Nm pada 7.500 rpm.
Baca Juga: Sengebut Yaris, Semurah Starlet: Tengok Pesona Mobil Bekas Nissan Latio si Hatchback Langka
Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi manual 5-percepatan dengan penggerak rantai. Karakter mesin Athlete 125 dikenal cukup bertenaga untuk kelas motor bebek, dengan putaran atas yang responsif dan suara mesin yang khas.
Dari sisi rangka, Kawasaki Athlete 125 menggunakan rangka tipe backbone yang dirancang untuk memberikan kestabilan saat berkendara.
Suspensi depan mengandalkan teleskopik, sementara suspensi belakang menggunakan monoshock, yang menjadi salah satu keunggulan dibandingkan motor bebek lain di masanya.
Kombinasi ini membuat handling Athlete 125 terasa lebih mantap, terutama saat menikung atau melaju di kecepatan tinggi.
Untuk sistem pengereman, motor ini telah dilengkapi rem cakram di roda depan dan belakang, memberikan daya henti yang baik dan meningkatkan faktor keselamatan.
Kawasaki Athlete 125 tampil sangat sporty dengan garis bodi tajam dan fairing minimalis. Lampu depan ganda dengan tampilan agresif menjadi ciri khas motor ini.
Posisi berkendara cenderung menunduk, memberikan sensasi seperti mengendarai motor sport, namun masih cukup nyaman untuk penggunaan harian.
Joknya dirancang terpisah antara pengendara dan pembonceng, dengan busa yang cukup empuk untuk perjalanan jarak pendek hingga menengah. Bobot motor yang relatif ringan juga memudahkan pengendalian di lalu lintas perkotaan.
Konsumsi BBM Kawasaki Athlete 125
Untuk urusan konsumsi bahan bakar, Kawasaki Athlete 125 tergolong cukup efisien meskipun memiliki karakter mesin yang sporty. Dalam kondisi penggunaan normal, konsumsi BBM motor ini berada di kisaran 35–45 km/liter, tergantung kondisi mesin, penyetelan karburator, dan gaya berkendara.
Saat digunakan dengan putaran mesin tinggi secara terus-menerus, konsumsi BBM tentu akan sedikit lebih boros. Namun secara keseluruhan, Athlete 125 masih tergolong irit untuk motor bebek sport dengan performa yang ditawarkan.
Meskipun produksinya telah dihentikan, perawatan Kawasaki Athlete 125 masih tergolong mudah. Banyak komponen mesin yang kompatibel dengan motor Kawasaki lain, sehingga suku cadang relatif masih tersedia di pasaran.
Perawatan rutin seperti penggantian oli, penyetelan karburator, dan perawatan rantai menjadi kunci agar performa mesin tetap optimal. Dengan perawatan yang baik, Kawasaki Athlete 125 masih sangat layak digunakan sebagai motor harian maupun motor hobi hingga saat ini.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni