Mesin adalah jantung dari sebuah kendaraan, jadi kamu harus benar-benar memastikan kondisinya masih prima. Nyalakan mesin dan dengarkan suaranya, apakah ada bunyi aneh seperti suara berisik, getaran berlebih, atau asap keluar dari knalpot. Motor dengan suara mesin halus dan stabil menandakan kondisi yang masih baik.
Jika kamu tidak terlalu paham soal mesin, ajak teman atau mekanik terpercaya untuk memeriksa lebih lanjut. Periksa juga apakah ada kebocoran oli atau tanda-tanda perbaikan yang kurang rapi. Motor dengan mesin yang pernah dibongkar besar kemungkinan memiliki performa yang sudah menurun.
6. Lakukan Test Ride
Tips membeli motor bekas yang bisa kamu terapkan yaitu mencoba langsung atau test ride motor sebelum membeli. Dengan melakukan test ride, kamu bisa merasakan kenyamanan berkendara serta mengetahui apakah ada masalah dengan handling, pengereman, atau performa mesin.
Jika ada getaran yang tidak normal atau suara aneh saat berjalan, bisa jadi ada masalah yang tersembunyi. Pastikan juga transmisi motor bekerja dengan baik, baik itu motor matic maupun manual. Test ride akan membantu kamu memastikan bahwa motor masih nyaman digunakan dan sesuai dengan ekspektasi.
7. Cek Kilometer Pemakaian
Odometer atau kilometer pemakaian juga menjadi faktor penting dalam menilai kondisi motor bekas. Motor dengan jarak tempuh yang tinggi biasanya lebih rentan mengalami penurunan performa, sementara motor dengan kilometer rendah cenderung masih memiliki komponen yang lebih awet.
Namun, kamu juga harus waspada terhadap odometer yang dimanipulasi. Beberapa penjual nakal bisa saja mengubah angka kilometer agar terlihat lebih rendah dari pemakaian sebenarnya. Oleh karena itu, pastikan untuk mengecek kondisi motor secara menyeluruh agar kamu tidak tertipu.
Kontributor : Rizky Melinda
Baca Juga: Kenapa STNK Perlu Diperpanjang? Ternyata Ini Alasannya