Suara.com - Inilah beberapa penyebab aki motor sering tekor. Beberapa penyebab ini bahkan tidak disadari oleh pengguna padahal efeknya cukup merepotkan.
Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa aki motor Anda sering tekor padahal jarang digunakan?
Ternyata justru karena kendaraan jarang digunakan bisa menyebabkan aki motor mengalami kerusakan. Untuk lebih jelasnya, Suara.com telah merangkum beberapa penyebab aki motor tekor di bawah ini.
Penyebab Aki Motor Sering Tekor
1. Jarang Digunakan
Tidak seperti mobil, sepeda motor yang seringkali tidak digunakan selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu bisa membuat akinya menjadi tekor.
Hal tersebut terjadi karena aki sepeda motor tidak tahan terhadap kondisi tidak aktif. Aki motor Anda akan perlahan-lahan habis dayanya ketika sepeda motor tidak dikendarai.
Jadi ada baiknya, Anda tetap menggunakan sepeda motor setidaknya 3 kali seminggu untuk menjaga kesehatan akinya.

2. Aki Kelebihan Beban, Bisa Karena Modifikasi
Memiliki banyak aksesori dan perlengkapan tambahan pada sepeda motor Anda dapat membuat kerusakan di akinya.
Baca Juga: 5 Motor Kopling 150cc Terbaik untuk Anak Muda, Gagah dan Sporty
Hal tersebut lantaran aki sepeda motor dirancang untuk bertahan sekitar dua tahun, tetapi seringkali Anda akan mendapatkan masa pakai kurang dari itu.
Menambahkan perlengkapan dan aksesori tambahan seringkali memperparah masalah ini.
Untuk mengetahui apakah ini terjadi pada aki motror Anda, Suara.com sarankan untuk memeriksa tegangan baterai dengan semua aksesori dan perangkat menyala.
Jika terbaca kurang dari 13,8 volt, mungkin Anda memiliki terlalu banyak perangkat yang terhubung.
3. Sirkuit Bocor
Tak dapat dipungkiri, beberapa aksesori aftermarket dapat menyebabkan kebocoran parasit pada aki motor Anda.
Kebocoran ini dapat menguras daya di aki Anda sepenuhnya jika dibiarkan tanpa penanganan. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan permanen pada aki Anda.
Aksesori umum yang dapat menyebabkan masalah ini antara lain adalah pemasangan alarm kendaraan atau mungkin lampu jarak jauh.
4. Terlampau Banyak Panas dan getaran
Panas dan getaran berlebih pada motor Anda juga dapat merusak komponen internal aki.
Jika aki Anda terletak di posisi pada sepeda motor Anda yang lebih rentan terhadap hal-hal tersebut, Anda dapat mempertimbangkan untuk membungkus aki motor dengan pelindung panas termal untuk membantu mengatasi masalah ini.
5. Aki Sudah Kondisi Lemah namun Tidak Diganti
Terkadang aki Anda memang dalam kondisi buruk. Hal ini dapat disebabkan oleh kerusakan akibat panas dan getaran yang disebutkan di atas, atau karena benar-benar habis dayanya.
Aki berbasis asam dirancang untuk terus diisi daya oleh alternator kendaraan Anda, sehingga pengosongan daya total dapat menyebabkan kerusakan permanen.
Itulah mengapa aki yang rusak lebih mungkin habis dayanya pada suhu ekstrem.
Tanda-Tanda Aki Motor sudah Hampir Tekor
1. Sulit Distarter
Jika sepeda motor Anda membutuhkan waktu lebih lama dari biasanya untuk menyala, itu pertanda kuat bahwa aki kesulitan memasok daya yang cukup.
Ini sering dianggap sebagai tanda pertama bahwa masa pakai aki motor Anda hampir habis.
Sepeda motor berperforma tinggi membutuhkan aki roda dua yang andal untuk menghidupkan mesin secara efisien, jadi jika Anda berulang kali mengalami start yang lambat, sudah saatnya mempertimbangkan penggantian.
2. Lampu Depan Redup
Sepeda motor sangat bergantung pada aki untuk komponen listrik, terutama untuk penerangan.
Jika Anda melihat lampu depan redup, dasbor berkedip, atau indikator tidak responsif, itu juga mungkin tanda jika aki sepeda motor Anda mungkin kehilangan kemampuannya untuk menyimpan daya.
Lampu redup atau masalah listrik lainnya dapat berbahaya bagi pengendara jarak jauh atau mereka yang bepergian di malam hari.
Itulah beberapa penyebab aki motor sering tekor yang mungkin tidak Anda sadari.
Kontributor : Damai Lestari