Konflik Timur Tengah Ganggu Ekspor Mobil China, Dampaknya Merembet ke Eropa

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Rabu, 04 Maret 2026 | 17:50 WIB
Konflik Timur Tengah Ganggu Ekspor Mobil China, Dampaknya Merembet ke Eropa
Ilustrasi ekspor mobil di pelabuhan. (Foto: Ist)
baca 10 detik
  • Konflik Timur Tengah mengganggu ekspor otomotif Tiongkok, memengaruhi pasar regional dan Eropa, terutama melalui hambatan transit di Dubai.
  • UEA (terutama Dubai) sangat vital sebagai hub distribusi regional, menampung 567.000 unit ekspor mobil Tiongkok pada 2025.
  • Gangguan di Pelabuhan Jebel Ali memaksa rute alternatif melalui Tanjung Harapan, menyebabkan kenaikan biaya dan penundaan pengiriman 10-15 hari.

Suara.com - Konflik yang sedang memanas di Timur Tengah mulai terasa dampaknya ke industri otomotif global. Produsen mobil asal China kini menghadapi gangguan besar dalam aktivitas ekspor mereka yang efeknya bahkan merembet sampai ke pasar Eropa.

Selama ini, banyak pabrikan China menjadikan Dubai sebagai titik transit sebelum kendaraan dikirim ke berbagai negara di Timur Tengah, Afrika Barat, hingga Afrika Utara. Namun situasi keamanan yang memburuk membuat kawasan tersebut dinilai tidak lagi aman sehingga rantai distribusi ikut terganggu.

“Bisnis kami di Iran sepenuhnya terhenti,” ujar seorang manajer ekspor dari produsen mobil milik negara China, dikutip dari CarNewsChina, Rabu (4 Maret 2026).

Padahal, Uni Emirat Arab (UEA) memegang peran penting dalam peta ekspor otomotif China. Berdasarkan data yang dikompilasi Cui Dongshu, Sekretaris Jenderal China Passenger Car Association, menyebut pada 2025 negara tersebut menjadi tujuan ekspor terbesar ketiga setelah Meksiko dan Rusia.

Ekspor kendaraan China ke UEA mencapai 567.000 unit sepanjang tahun lalu, meningkat lebih dari 70 persen secara tahunan. Angka ini bahkan jauh melampaui penjualan mobil domestik UEA yang kurang dari 400.000 unit yang menandakan peran Dubai sebagai pusat distribusi regional.

“Dubai pada dasarnya berfungsi sebagai gudang depan. Banyak perusahaan mengirim kendaraan ke Dubai lebih dulu sebelum mendistribusikannya ke tujuan akhir. Pada 2025 saja, perusahaan kami mengirim hampir 30.000 kendaraan ke Dubai,” kata seorang pelaku perdagangan otomotif.

Masalah semakin kompleks setelah Pelabuhan Jebel Ali yang merupakan pelabuhan terbesar di kawasan tersebut, dilaporkan diserang pada 1 Maret dini hari. Operasional sempat dihentikan sementara. Meski operator Pelabuhan DP World sudah menyatakan beberapa dermaga sudah kembali beroperasi pada hari yang sama, banyak perusahaan pelayaran memilih menunda layanan mereka.

Dampaknya tidak berhenti di Timur Tengah. Eropa juga ikut terkena imbas. Uni Eropa merupakan pasar regional terbesar ketiga bagi mobil China, dengan total impor lebih dari 1,3 juta unit pada 2025. Kawasan ini juga menjadi tujuan utama ekspor kendaraan energi baru (NEV) asal China.

Karena rute Laut Merah dan Terusan Suez dinilai berisiko tinggi, pengiriman kini harus memutar melalui Tanjung Harapan di Afrika Selatan. Rute alternatif ini menambah waktu tempuh sekitar 10 hingga 15 hari yang otomatis mendorong kenaikan biaya logistik.

baca juga

Menurut China Association of Automobile Manufacturers (CAAM), China mencatat rekor ekspor 7,09 juta kendaraan pada 2025, naik sekitar 20 persen dibanding tahun sebelumnya. 

CAAM sebelumnya memperkirakan pertumbuhan moderat 4,3 persen menjadi 7,4 juta unit pada 2026. Namun, proyeksi tersebut kini berpotensi direvisi seiring konflik regional yang mengancam stabilitas ekspor.

Di sisi lain, perusahaan-perusahaan China sebenarnya sudah berinvestasi besar di kawasan tersebut. Salah satunya lewat pembangunan gudang seluas 19.000 meter persegi di Jebel Ali Free Zone oleh COSCO Shipping dan Chery, yang dirancang untuk memangkas waktu distribusi dari hitungan minggu menjadi hanya beberapa hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

GAIKINDO Pastikan Industri Otomotif Lokal Sanggup Penuhi Seluruh Kebutuhan Mobil Pick Up Nasional

GAIKINDO Pastikan Industri Otomotif Lokal Sanggup Penuhi Seluruh Kebutuhan Mobil Pick Up Nasional

Otomotif | Jum'at, 27 Februari 2026 | 14:16 WIB

Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal

Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal

Otomotif | Selasa, 24 Februari 2026 | 19:40 WIB

Dominasi BYD Berakhir Geely Ambil Alih Kepemimpinan Pasar Kendaraan Penumpang

Dominasi BYD Berakhir Geely Ambil Alih Kepemimpinan Pasar Kendaraan Penumpang

Otomotif | Selasa, 17 Februari 2026 | 18:10 WIB

Terkini

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×