5 Kelemahan Mobil dengan Sunroof yang Jarang Orang Tahu

Cesar Uji Tawakal Suara.Com
Minggu, 18 Januari 2026 | 15:51 WIB
5 Kelemahan Mobil dengan Sunroof yang Jarang Orang Tahu
Mobil bekas dengan sunroof. (pexels)

Motor sunroof yang sudah bekerja bertahun-tahun juga bisa mengalami penurunan performa. Masalah ini memang tidak selalu berbahaya, tetapi jelas menghilangkan fungsi utama sunroof sebagai fitur kenyamanan.

5. Muncul Suara Berisik Saat Berkendara

Bunyi berdecit atau getaran dari area sunroof sering kali muncul seiring usia kendaraan. Suara ini biasanya berasal dari baut yang mulai longgar, rel yang bergeser, atau seal karet yang sudah menipis. 

Meski terdengar sepele, suara tersebut dapat mengganggu konsentrasi pengemudi, terutama saat melintasi jalan bergelombang. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa memperparah keausan komponen sunroof lainnya.

6. Kaca Menjadi Buram atau Tergores

Paparan sinar matahari terus-menerus, debu, serta kebiasaan membersihkan kaca dengan bahan yang tidak tepat dapat membuat kaca sunroof tampak buram atau penuh goresan halus. Kondisi ini bukan hanya mengurangi estetika, tetapi juga mengganggu pandangan dan kenyamanan berkendara. Kaca yang sudah terlalu buram sering kali sulit dikembalikan ke kondisi optimal tanpa perbaikan profesional.

7. Biaya Perawatan Lebih Mahal

Dibandingkan atap mobil biasa, sunroof membutuhkan perhatian ekstra. Komponen tambahan seperti motor, rel, drainase, dan seal karet membuat biaya perawatan maupun perbaikannya lebih tinggi. Inilah kelemahan sunroof yang sering tidak disadari saat membeli mobil.

Demikian itu informasi soal kelemahan mobil ber-sunroof yang jarang orang tahu. Meski memiliki banyak kelemahan, sunroof tetap bisa bertahan lama jika dirawat dengan benar.

Baca Juga: Wuling Luncurkan Mobil Seharga 2 Yamaha XMAX, BYD Atto 1 Kalah Murah

Hal-hal yang perlu dilakukan agar mobil ber-sunroof awet adalah hindari paparan matahari berlebihan agar seal karet tidak cepat getas dan bocor. Rutin membersihkan kaca dan rel sunroof untuk mencegah penumpukan debu, pasir, dan kerikil.

Pastikan saluran drainase tidak tersumbat, sehingga air dapat mengalir keluar dengan lancar. Lumasi dan bersihkan rel secara berkala agar mekanisme buka-tutup tetap halus.

Segera keringkan sunroof setelah terkena air untuk mencegah karat dan jamur kaca. Jangan memaksakan sunroof yang macet, karena dapat merusak motor dan sistem penggeraknya.

Kontributor : Mutaya Saroh

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI