2 Mode Canggih di Suzuki Satria F150 di Masa Depan, Solusi Anti Pegal Tanpa Tarik Kopling

Rabu, 28 Januari 2026 | 14:05 WIB
2 Mode Canggih di Suzuki Satria F150 di Masa Depan, Solusi Anti Pegal Tanpa Tarik Kopling
Suzuki Satria F150 Terbaru Resmi Masuk Pasar Indonesia. (SUARA.COM/Manuel Jeghesta)
Baca 10 detik
  • Teknologi hibrid AMITEC ubah Satria F150 jadi semi-otomatis tanpa hilangkan fungsi tuas kopling manual.
  • Inovasi ini tawarkan sensasi canggih ala E-Clutch moge namun fleksibel untuk motor underbone.
  • Mengingatkan pada nostalgia "kopling banci" Yamaha F1ZR namun dengan mekanisme yang jauh lebih modern.

Suara.com - Bagi pecinta kecepatan, Suzuki Satria F150 adalah legenda "ayam jago" yang tak tergantikan. Namun, harus diakui, menarik tuas kopling terus-menerus saat terjebak macet bisa bikin jari keriting.

Bagaimana jika Anda bisa mendapatkan performa garang Satria F150, tapi dengan kenyamanan oper gigi ala motor bebek? Mimpi itu kini menjadi nyata lewat sebuah inovasi mengejutkan dari negeri jiran.

Inovasi "Dua Alam" dari Malaysia

Sebuah perusahaan teknologi asal Malaysia, AMITEC Technology Sdn. Bhd., baru saja mengguncang dunia roda dua dengan memperkenalkan sistem transmisi hibrid pada Suzuki Raider R150FI (kembaran Satria F150 di Indonesia) seperti dilansir dari Arenamotosikal.

Bukan sekadar modifikasi biasa, sistem ini adalah jawaban bagi pengendara yang ingin fleksibilitas total.

Dalam uji coba prototipe yang dilakukan, teknologi ini memungkinkan pengendara melakukan perpindahan gigi tanpa perlu menyentuh tuas kopling di setang kiri. Cukup injak pedal persneling, dan motor melesat mulus.

Tapi tunggu dulu, ini bukan berarti tuas koplingnya hilang.

Manual Tetap Ada, Otomatis Bisa

Keunikan utama dari sistem AMITEC ini adalah fitur "Hibrid"-nya. Meskipun Anda bisa memindahkan gigi secara otomatis layaknya motor bebek, tuas kopling manual tetap dipertahankan dan berfungsi normal.

Baca Juga: Mengenal Sensor Side Stand Switch, Fitur Wajib Motor Honda Seharga Nyawa

Artinya, pengendara punya opsi penuh:

  • Ingin santai di kemacetan? Biarkan sistem bekerja otomatis tanpa tarik tuas.
  • Ingin engine brake kasar atau hentakan akselerasi instan? Tarik tuas kopling manualnya.

Fleksibilitas seperti ini sangat jarang ditemui di segmen underbone. Ini seolah membawa teknologi mahal seperti DCT (Dual Clutch Transmission) atau E-Clutch yang sedang tren di motor gede (Moge) Honda, namun diaplikasikan ke motor berkapasitas 150cc.

Prediksi Suzuki Satria F150 terbaru (Suara x Gemini)
Prediksi Suzuki Satria F150 terbaru (Suara x Gemini)

Dejavu "Kopling Banci" Era 90-an?

Bagi bikers veteran, teknologi ini mungkin membangkitkan memori lama. Ingat Yamaha F1ZR generasi awal? Motor 2-tak legendaris tersebut pernah hadir dengan sistem kopling semi-otomatis yang sering dijuluki "kopling banci".

Kala itu, F1ZR memungkinkan pengendara memindah gigi tanpa kopling, tetapi tetap memiliki tuas kopling pendek untuk membantu akselerasi.

Honda pun pernah bereksperimen serupa lewat Supra XX dan Supra V di awal 2000-an, meski saat itu pasar kurang merespons positif karena dianggap tanggung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI