Suzuki Menyerah dan Pilih Jual Pabrik Produksi ke Ford

Manuel Jeghesta Nainggolan | Suara.com

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:04 WIB
Suzuki Menyerah dan Pilih Jual Pabrik Produksi ke Ford
Ilustrasi Logo Suzuki. (Foto: Suzuki)
  • Suzuki resmi menjual fasilitas pabrik di Rayong, Thailand, kepada Ford Motor setelah menghentikan operasional akhir 2025.
  • Keputusan ini dipicu penjualan mobil subkompak yang rendah dan persaingan ketat dari produsen mobil China.
  • Penjualan ini mengindikasikan pergeseran kekuatan otomotif di Thailand, ditandai penurunan dominasi merek Jepang.

Suara.com - Suzuki Motor secara resmi memutuskan untuk menjual fasilitas pabrik produksi mereka di Thailand kepada raksasa otomotif Amerika Serikat Ford Motor.

Langkah ini diambil setelah operasional produksi Suzuki resmi dihentikan pada akhir tahun 2025 akibat tekanan hebat dari produsen mobil asal China yang kian agresif.

Juru bicara Suzuki menjelaskan bahwa keputusan tersebut dipicu oleh rendahnya angka penjualan mobil subkompak di Negeri Gajah Putih yang belum mencapai target perusahaan.

Berdasarkan data, volume penjualan Suzuki selama periode Januari hingga November 2025 merosot hingga 14 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

"Kami memutuskan untuk menjual (pabrik) karena mobil subkompak belum mencapai penetrasi yang diharapkan, dan juga dengan mempertimbangkan dampak penguatan baht dan faktor-faktor lainnya," ungkap perwakilan Suzuki sebagaimana dikutip dari Nikkei, Rabu (28 Januari 2025).

Pabrik yang terletak di Provinsi Rayong tersebut berdiri di atas lahan seluas 66 hektar dengan luas bangunan mencapai 65 ribu meter persegi. Lokasinya berada tepat di sebelah fasilitas produksi milik Ford. 

Interior Suzuki Fronx (Suzuki Indonesia)
Interior Suzuki Fronx (Suzuki Indonesia)

Meski nilai akuisisi tidak dipublikasikan ke publik Ford berencana memanfaatkan aset strategis ini untuk memperluas kapasitas produksi mereka di masa depan.

Fenomena ini menjadi sinyal kuat adanya pergeseran peta kekuatan otomotif di Asia Tenggara khususnya Thailand. Dominasi pabrikan Jepang yang sempat menyentuh angka 90 persen pada tahun 2020 kini terus menyusut menjadi 69 persen. 

Sebaliknya brand asal China justru melesat dengan pangsa pasar yang tumbuh empat kali lipat hingga mencapai 21 persen pada tahun 2025.

Kondisi sulit ini tidak hanya dialami oleh Suzuki. Sejumlah pabrikan Jepang lainnya seperti Honda Nissan dan Mitsubishi juga mulai mengambil langkah efisiensi. Beberapa di antaranya memilih menggabungkan fasilitas produksi hingga menghentikan sementara operasional pabrik mereka di Thailand guna menghadapi gempuran kendaraan listrik dan produk kompetitif dari produsen China.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Mitsubishi Destinator Baru vs Bekas, Selisihnya Bikin Mikir

Harga Mitsubishi Destinator Baru vs Bekas, Selisihnya Bikin Mikir

Otomotif | Rabu, 28 Januari 2026 | 16:02 WIB

Mitsubishi Xforce Ubah Standar SUV Kompak Tanah Air, Tawarkan Fitur Canggih dan Kabin Luas

Mitsubishi Xforce Ubah Standar SUV Kompak Tanah Air, Tawarkan Fitur Canggih dan Kabin Luas

Otomotif | Rabu, 28 Januari 2026 | 15:15 WIB

5 Motor Matic Bekas Bagasi Super Lega: Muat Helm, Harga Mulai Rp5 Jutaan

5 Motor Matic Bekas Bagasi Super Lega: Muat Helm, Harga Mulai Rp5 Jutaan

Otomotif | Rabu, 28 Januari 2026 | 14:50 WIB

Terkini

5 Pilihan Sepeda Listrik Gunung Murah Dibawah Rp1 Jutaan

5 Pilihan Sepeda Listrik Gunung Murah Dibawah Rp1 Jutaan

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 21:17 WIB

Mitsubishi New Pajero Sport Tawarkan Standar Baru SUV Mewah untuk Segala Medan

Mitsubishi New Pajero Sport Tawarkan Standar Baru SUV Mewah untuk Segala Medan

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 21:10 WIB

Tanpa Rangka eSAF, Skutik Baru Honda Ini Pakai Dek Rata Rasa PCX Mewah

Tanpa Rangka eSAF, Skutik Baru Honda Ini Pakai Dek Rata Rasa PCX Mewah

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 19:35 WIB

BYD M6 PHEV Tertangkap Kamera di Jakarta Menjadi Sinyal Ancaman Baru Segmen MPV

BYD M6 PHEV Tertangkap Kamera di Jakarta Menjadi Sinyal Ancaman Baru Segmen MPV

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 19:15 WIB

Adu Murah Tarif Taksi Blue Bird vs Green SM, Mana yang Jadi Pemenangnya?

Adu Murah Tarif Taksi Blue Bird vs Green SM, Mana yang Jadi Pemenangnya?

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 18:05 WIB

Hyundai STARGAZER Tembus Tiga Besar Pasar MPV Keluarga Indonesia

Hyundai STARGAZER Tembus Tiga Besar Pasar MPV Keluarga Indonesia

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 17:45 WIB

Gaji Sopir Taksi Green SM vs BlueBird, Siapa yang Paling Cuan?

Gaji Sopir Taksi Green SM vs BlueBird, Siapa yang Paling Cuan?

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 16:47 WIB

Ambisi Chery Contek Formula Toyota dan Tesla Demi Kuasai Pasar Global

Ambisi Chery Contek Formula Toyota dan Tesla Demi Kuasai Pasar Global

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 16:45 WIB

Tak Hanya Hemat Bensin, Ini 5 Rekomendasi Mobil LCGC yang Kuat Nanjak

Tak Hanya Hemat Bensin, Ini 5 Rekomendasi Mobil LCGC yang Kuat Nanjak

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 15:53 WIB

Taksi Listrik VinFast VF e34 Mogok di Rel Berujung Petaka, Ke Mana Fitur Canggihnya?

Taksi Listrik VinFast VF e34 Mogok di Rel Berujung Petaka, Ke Mana Fitur Canggihnya?

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 15:40 WIB