- Pasar sedan bekas tahun produksi 2015 di tahun 2026 menawarkan beragam pilihan menarik sekitar Rp150 jutaan.
- Lima rekomendasi utama meliputi Vios (bandel, suku cadang mudah), Altis (mewah), Honda City (sporty), Mazda 2 (teknologi), dan Civic (prestise).
- Pembelian memerlukan pengecekan cermat, fokus pada kondisi transmisi, indikasi bekas banjir, serta riwayat kecelakaan atau modifikasi mesin.

- Harga di pasaran: Sekitar Rp150 jutaan
- Kapasitas mesin: 1.8L i-VTEC 4-silinder
- Pajak tahunan: ± Rp4 – 6 Juta
Honda Civic selalu memiliki tempat tersendiri di hati para pecinta otomotif berkat prestise namanya. Civic generasi 2015 menawarkan posisi berkendara yang sangat ergonomis dan tenaga mesin yang sangat responsif, terutama saat diajak berlari di jalan tol. Tampilannya sangat premium dan mampu meningkatkan kepercayaan diri penggunanya secara instan. Konsekuensinya, Anda harus siap dengan konsumsi BBM yang sedikit lebih boros dan pajak tahunan yang cukup menguras dompet jika dibandingkan dengan kelas 1.500cc lainnya.
Itulah deretan sedan keren yang bisa Anda miliki di angka Rp150 jutaan. Mana yang paling cocok dengan gaya Anda? Pastikan selalu melakukan test drive dan pengecekan menyeluruh pada bagian mesin serta kaki-kaki sebelum bertransaksi.
Tutorial memeriksa kesehatan mobil
Untuk memastikan mobil sedan bekas memiliki transmisi yang sehat, langkah pertama adalah melakukan uji jalan. Rasakan perpindahan gigi, apakah halus tanpa jedakan atau hentakan. Perhatikan juga suara mesin saat transmisi berpindah; transmisi yang bermasalah biasanya menimbulkan bunyi kasar atau jeda panjang. Selain itu, cek kondisi oli transmisi—warnanya harus jernih atau merah muda (untuk ATF), bukan gelap atau berbau gosong.
Agar mobil benar-benar bebas bekas banjir, periksa bagian bawah karpet, jok, dan ruang mesin. Mobil bekas banjir biasanya meninggalkan bau lembap, karat di bagian kaki-kaki, serta endapan lumpur di sudut-sudut yang sulit dibersihkan. Cek juga sistem kelistrikan, karena mobil yang pernah terendam air sering mengalami masalah pada lampu, sensor, atau panel instrumen. Jika ada indikasi kelembapan berlebih atau kabel yang berjamur, sebaiknya waspada.
Untuk memastikan mobil bebas bekas kecelakaan dan modifikasi mesin berisiko, perhatikan keselarasan bodi dan celah antar panel. Mobil yang pernah tabrakan biasanya memiliki sambungan las baru atau cat yang tidak rata. Cek rangka dan dudukan mesin, pastikan tidak ada bekas bengkok atau retakan. Sementara itu, hindari mobil dengan modifikasi mesin ekstrem seperti turbo tambahan atau ECU remap tanpa dokumentasi resmi, karena bisa memicu masalah kambuhan pada mesin dan menambah biaya perawatan. Mobil dengan kondisi standar pabrikan umumnya lebih aman dan tahan lama.