BYD Pilih Vietnam Perkuat Cengkraman di ASEAN Lewat Investasi Pabrik Baterai Mobil Listrik

Manuel Jeghesta Nainggolan

Jum'at, 30 Januari 2026 | 13:40 WIB
BYD Pilih Vietnam Perkuat Cengkraman di ASEAN Lewat Investasi Pabrik Baterai Mobil Listrik
Logo BYD. [Suara.com/Liberty Jemadu]
baca 10 detik
  • BYD mendirikan pabrik baterai kendaraan listrik senilai $130 juta di Vietnam melalui kemitraan dengan Kim Long Motors.
  • Pabrik dua tahap ini akan memproduksi baterai kendaraan komersial dan penumpang, mencapai total kapasitas 6 GWh per tahun.
  • Investasi ini strategis untuk efisiensi biaya ekspor bebas tarif ke ASEAN dan pasar Uni Eropa bagi BYD.

Suara.com - Raksasa otomotif asal Tiongkok BYD, resmi memperluas ekspansi globalnya dengan menandatangani perjanjian pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik baru di Vietnam. Melalui kemitraan strategis dengan Kim Long Motors, proyek senilai 130 juta dolar AS ini diproyeksikan menjadi pusat pasokan baterai penting bagi kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Seperti dilansir dari CarnewsChina, langkah BYD ini menyasar wilayah Vietnam sebagai lokasi fasilitas produksi akan dikelola dalam dua tahap. Pada fase pertama, pabrik seluas 4,4 hektare akan dibangun dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 3 gigawatt-jam atau GWh. Fokus awal produksi akan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan baterai kendaraan komersial seperti truk dan bus listrik.

Memasuki fase kedua, area pabrik akan diperluas hingga mencapai total 10 hektare. Ekspansi ini bertujuan untuk menghadirkan jalur produksi baterai kendaraan penumpang yang akan meningkatkan kapasitas total menjadi 6 GWh per tahun dengan menggandeng Kim Long Motors sebagai mitra lokal.

Keputusan investasi besar-besaran ini tidak terlepas dari ledakan pasar kendaraan listrik di Vietnam. Data menunjukkan lonjakan penjualan dari hanya sekitar 4.000 unit pada 2022 menjadi hampir 80.000 unit pada 2024. Bahkan dalam periode 11 bulan pertama tahun 2025, pangsa pasar kendaraan listrik dan hibrida di sana telah menembus angka 38,5 persen dari total penjualan nasional.

Pemerintah Vietnam juga memberikan dukungan penuh lewat kebijakan pembebasan biaya pendaftaran kendaraan listrik hingga tahun 2027. Selain itu terdapat pengurangan pajak konsumsi dan subsidi infrastruktur pengisian daya yang menciptakan ekosistem ramah bagi produsen otomotif global.

Mobil listrik BYD Atto 1 di sela perjalanan media test drive Semarang - Yogyakarta - Solo. (Foto: SUARA.COM/Michele Allesandra)
Mobil listrik BYD Atto 1 di sela perjalanan media test drive Semarang - Yogyakarta - Solo. (Foto: SUARA.COM/Michele Allesandra)

Bagi BYD pabrik di Vietnam memiliki nilai strategis terkait efisiensi biaya dan tarif ekspor. Berdasarkan Perjanjian Perdagangan Barang ASEAN atau ATIGA, komponen otomotif yang diproduksi di Vietnam akan bebas tarif saat dikirim ke negara anggota lain seperti Indonesia, Thailand, dan Malaysia. Hal ini berpeluang membuat harga mobil BYD lebih kompetitif dalam menekan harga jual kendaraan di pasar regional.

Selain pasar Asia Tenggara, pabrik ini juga menjadi pintu masuk BYD ke pasar Uni Eropa melalui Perjanjian Perdagangan Bebas Vietnam-Uni Eropa yang menawarkan biaya tarif lebih murah. Sepanjang 2025 BYD telah mencatatkan rekor penjualan luar negeri yang menembus angka satu juta unit untuk pertama kalinya dan menargetkan pertumbuhan lebih tinggi pada tahun 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

GAC Indonesia Siapkan Mobil Listrik 7 Penumpang Baru dan Kirim Cepat Jelang Lebaran 2026

GAC Indonesia Siapkan Mobil Listrik 7 Penumpang Baru dan Kirim Cepat Jelang Lebaran 2026

Otomotif | Jum'at, 30 Januari 2026 | 13:04 WIB

5 Mobil Listrik Terbaik untuk Ibu Rumah Tangga: Desain Mungil, Parkir Gampang, dan Irit

5 Mobil Listrik Terbaik untuk Ibu Rumah Tangga: Desain Mungil, Parkir Gampang, dan Irit

Otomotif | Jum'at, 30 Januari 2026 | 09:16 WIB

Tembus 250 Ribu Unit, Penjualan Xiaomi SU7 Ungguli Tesla Model 3 Sepanjang 2025

Tembus 250 Ribu Unit, Penjualan Xiaomi SU7 Ungguli Tesla Model 3 Sepanjang 2025

Otomotif | Kamis, 29 Januari 2026 | 18:43 WIB

Terkini

BPJS Ketenagakerjaan Buka Suara soal Video Calon Pegawai Jalan di Atas Bara Api

BPJS Ketenagakerjaan Buka Suara soal Video Calon Pegawai Jalan di Atas Bara Api

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:52 WIB

Dokter yang Tangani Sutrimo Bakal Diperiksa! Polisi Dalami Dugaan Tewas Mulut Berbusa

Dokter yang Tangani Sutrimo Bakal Diperiksa! Polisi Dalami Dugaan Tewas Mulut Berbusa

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:51 WIB

Presiden Korsel Minta Prabowo ke Korut untuk Buka Dialog

Presiden Korsel Minta Prabowo ke Korut untuk Buka Dialog

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:46 WIB

Komplotan Curanmor di Jakarta Pakai Modus Polisi Gadungan untuk Intimidasi Korban

Komplotan Curanmor di Jakarta Pakai Modus Polisi Gadungan untuk Intimidasi Korban

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:41 WIB

Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia

Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:39 WIB

Segera Pensiun, Komjen Karyoto dan Fadil Imran Tak Dapat Perpanjangan Masa Dinas?

Segera Pensiun, Komjen Karyoto dan Fadil Imran Tak Dapat Perpanjangan Masa Dinas?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:36 WIB

Polisi Bongkar 769 Kasus Curanmor, 11 Senjata Api hingga 119 Kunci T Disita

Polisi Bongkar 769 Kasus Curanmor, 11 Senjata Api hingga 119 Kunci T Disita

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:36 WIB

LPSK Proses Permohonan Perlindungan Saksi FH di Kasus TPPU Eks Jampidsus

LPSK Proses Permohonan Perlindungan Saksi FH di Kasus TPPU Eks Jampidsus

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:35 WIB

Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus

Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:35 WIB

Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan

Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan

Jogja | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:31 WIB

×