Suara.com - Mobil bekas taksi ternama pasalnya masih banyak dicari customer dengan budget terbatas dan inginkan kendaraan yang bisa diandalkan untuk segala keperluan.
Beberapa jenis mobil yang pernah diendorse oleh Blue Bird antara lain sedan, sedan premium, SUV, hingga SUV premium.
Meskipun sudah bekas, mobil eks taksi masih banyak diburu karena harganya lebih terjangkau, keaslian spare part pabrik masih orisinal dan terawat.
Pemilihan mobil eks taksi Blue Bird dapat dijadikan alternatif bagi Anda yang inginkan kendaraan yang nyaman dengan budget terbatas.
Kenapa harus mobil bekas taksi Blue Bird? Blue Bird merupakan penyedia jasa taksi profesional yang memiliki reputasi yang baik, dimana kenyamanan penumpang dalam berkendara jadi hal yang utama.
Blue Bird dikenal memiliki standar perawatannya yang ketat untuk memastikan mobil dalam kondisi optimal dengan penggantian suku cadang yang rutin dan terjadwal.
Jika Anda saat sedang mencari mobil bekas untuk keluarga, ada pilihan MPV dan sedan premium yang diandalkan oleh Blue Bird sebagai armada transpotasi.
Apabila berminat, coba cek beberapa rekomendasi mobil eks taksi Blue Bird untuk keluarga di bawah ini untuk dijadikan bahan pertimbangan.
Mobil-mobil ini dapat Anda temukan di pasaran dengan harga yang murah, mulai dari Rp60 jutaan, Berikut penjelasan singkatnya.
Rekomendasi Mobil Bekas Eks Taksi Blue Bird untuk Keluarga
1. Toyota Avanza

Rekomendasi yang pertama adalah Toyota Avanza, pilihan tepat bagi Anda yang suka berpergian dengan keluarga. Avanza merupakan salah satu armada andalan Blue Bird dan sering digunakan untuk perjalanan jarak menengah ataupun jauh.
Mobil bekas taksi Blue Bird ini kini dijual ke masyarakat umum menggunakan plat hitam dengan harga terjangkau, mulai dari Rp85 juta hingga Rp125 juta untuk tahun produksi 2014-2016.
Toyota Avanza dikenal tangguh dan minim biaya perawatan, serta irit BBM.
2. Toyota Innova

Rekomendasi selanjutnya adalah Toyota Innova, pilihan yang tepat bagi Anda yang inginkan kendaraan yang mengutamakan kenyamanan.
Harga Toyota Innova bekas dijual sekitar Rp130 juta hingga Rp155 juta untuk tahun produksi 2010 hingga 2012 dengan dua varian mesin bensin dan diesel.
Innova dikenal dengan mesinnya yang tangguh dan memiliki ruang kabin yang luas, memungkinkan muat bawa penumpang hingga 7 orang.
3. Honda Mobilio

Berikutnya adalah Honda Mobilio, MPV yang dikenal irit BBM dan cukup diandalkan untuk melakukan perjalanan.
Harga Honda Mobilio bekas dijual mulai dari Rp110 juta, tergantung tahun produksi dan kondisi mobil secara keseluruhan.
Mobilio mengusung mesin L15Z1 i-VTEC SOHC berkapasitas 1.496 cc yang dapat menghasilkan tenaga di perputaran mesin 118 Ps/6.000 rpm dengan torsi maksimum 148 Nm/4.600 rpm.
MPV cocok dijadikan mobil pertama untuk pemula karena memiliki fitur keselamatan yang cukup baik, mulai dari airbag, Anti-lock Braking System (ABS), Hill Start Assist, dan lainnya.
4. Toyota Camry

Untuk sedan keluarga premium ada Toyota Camry yang digunakan oleh Blue Bird untuk layanan Silver Bird untuk menyasar segmen eksekutif.
Toyota Camry bekas dijual dengan harga sekitar Rp110 juta hingga Rp170 juta untuk tahun produksi 2011-2013.
Sedan premium ini menawarkan kombinasi kemewahan, kenyamanan tinggi, dan keamanan untuk keluarga kecil hingga menengah.
Toyota Camry mengusung mesin 2AZ-FE dengan konfigurasi 4 silinder DOHC, VVT-i berkapasitas 2.362 cc. Dengan konfigurasi 3 baris, muat hingga 5 orang penumpang.
5. Toyota Limo

Rekomendasi yang terakhir adalah Toyota Limo, sedan pabrikan Jepang yang dapat digunakan untuk mobilitas sehari-hari atau perjalanan jarak menengah bersama keluarga kecil.
Harga Toyota Limo bekas dibanderol mulai dari Rp60 juta hingga Rp77 juta untuk generasi lama, tergantung kondisinya.
Untuk spesifikasinya, Toyota Limo mengusung mesin 2NR-FE, 4 Cylinders in-line yang dapat menghasilkan tenaga maksimum di 107 Ps/6.000 rpm dengan torsi maksimum 14.4 Kgm/4.200 rpm.
Limo dikenal sebagai sedan yang irit BBM dan murah dalam hal perawatannya. Blue Blird selalu konsisten melakukan perawatan mobil secara rutin dan terjadwal.
Kontributor : Damayanti Kahyangan