Lampu Mobil Kian Menyilaukan: Indonesia Tak Sendiri, Kini Jadi Masalah Internasional

Cesar Uji Tawakal

Senin, 16 Februari 2026 | 10:55 WIB
Lampu Mobil Kian Menyilaukan: Indonesia Tak Sendiri, Kini Jadi Masalah Internasional
Ilustrasi Mobil dengan lampu menyilaukan. (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Legislator di Kanada dan Amerika Serikat mengusulkan regulasi lampu mobil modern, terutama LED, karena keluhan publik mengenai silau saat berkendara malam.
  • Meskipun silau lampu LED dilaporkan mengganggu pengemudi, data IIHS menunjukkan kecilnya korelasi silau dengan peningkatan kasus kecelakaan malam hari.
  • Industri otomotif mulai meningkatkan standar dengan mengurangi lampu berlebihan, didukung teknologi assist untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan bersama.

Suara.com - Kalau Anda sering berkendara malam hari, pasti pernah merasa silau oleh lampu mobil lain yang terlalu terang. Fenomena ini bukan hanya jadi keluhan di Indonesia, tapi juga mulai dianggap masalah serius di berbagai negara.

Di Kanada dan Amerika Serikat, para legislator bahkan sudah mengajukan usulan agar lampu mobil modern, khususnya LED, dibuat lebih ramah mata.

Carscoops melaporkan bahwa di Vancouver, anggota dewan kota Sean Orr mengajukan mosi untuk menindaklanjuti keluhan pengemudi yang merasa terganggu oleh sorotan lampu mobil SUV yang terang bak lampu stadion.

Sementara di Amerika, anggota kongres Marie Gluesenkamp Perez juga mengangkat isu serupa tahun lalu. Intinya, publik mulai resah dengan tren lampu mobil yang makin terang, dan pemerintah diminta turun tangan.

Kenapa Lampu Modern Lebih Silau?

Lampu LED memang jauh lebih terang dibanding lampu halogen atau HID generasi sebelumnya. Namun, masalah silau bukan hanya soal intensitas cahaya. Faktor seperti arah sorotan, ketinggian lampu, hingga kondisi jalan basah bisa membuat cahaya menyebar dan masuk ke mata pengemudi lain.

Meski begitu, data dari Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) menunjukkan bahwa kasus kecelakaan akibat silau sebenarnya sangat kecil. Antara 2015 hingga 2023, silau hanya tercatat dalam 1–2 kasus dari setiap 1.000 kecelakaan malam hari. Angka ini nyaris tidak berubah meski lampu mobil semakin terang.

Lampu Terang, Efek Positifnya Nyata

Di sisi lain, lampu modern justru terbukti meningkatkan keselamatan. Mobil dengan sistem lampu terbaik tercatat lebih sedikit mengalami kecelakaan tunggal di malam hari dan lebih jarang menabrak pejalan kaki. Artinya, meski silau bisa mengganggu, kemampuan lampu menerangi jalan lebih jauh jelas membantu pengemudi menghindari bahaya.

baca juga

Faktor yang Membuat Silau Lebih Parah

IIHS juga mencatat bahwa silau lebih sering terjadi di jalan dua arah tanpa pembatas, saat kondisi hujan, dan pada pengemudi berusia di atas 70 tahun yang lebih sensitif terhadap cahaya. Jadi, meski bukan masalah besar secara statistik, pengalaman subjektif pengemudi tetap membuat isu ini terasa nyata.

Industri Mulai Berbenah

Sejak 2017, lebih dari 20 persen sistem lampu mobil yang diuji IIHS dinilai menghasilkan silau berlebihan. Namun, untuk model 2025, angka itu turun drastis menjadi hanya beberapa persen. Produsen mobil kini lebih serius menyeimbangkan antara pencahayaan maksimal dan kenyamanan pengemudi lain.

Teknologi juga ikut membantu. Fitur seperti automatic high-beam assist mencegah pengemudi lupa menurunkan lampu jauh, sementara sistem lane departure prevention bisa mengurangi risiko kecelakaan akibat pengemudi yang silau lalu keluar jalur.

Fenomena lampu mobil yang makin menyilaukan ternyata bukan hanya keresahan lokal, tapi sudah jadi isu global. Meski data menunjukkan silau bukan penyebab utama kecelakaan, tekanan publik membuat industri dan regulator tetap mencari solusi agar berkendara malam hari terasa lebih aman dan nyaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Mobil Bekas Under 100 Juta Ini Suspensinya Empuk, Stabil Kalau Nggak Ngebut, Bikin Keluarga Nyaman

7 Mobil Bekas Under 100 Juta Ini Suspensinya Empuk, Stabil Kalau Nggak Ngebut, Bikin Keluarga Nyaman

Otomotif | Senin, 16 Februari 2026 | 10:33 WIB

Apa Saja Mobil Bekas yang Nggak Bikin Penumpang Mabuk Darat? Ini 7 Rekomendasi 100 Jutaan

Apa Saja Mobil Bekas yang Nggak Bikin Penumpang Mabuk Darat? Ini 7 Rekomendasi 100 Jutaan

Otomotif | Senin, 16 Februari 2026 | 08:30 WIB

Apakah Mobil Hybrid Perlu Dicas? Ini 5 Rekomendasi Terbaik dengan Harga Terjangkau

Apakah Mobil Hybrid Perlu Dicas? Ini 5 Rekomendasi Terbaik dengan Harga Terjangkau

Otomotif | Minggu, 15 Februari 2026 | 20:52 WIB

Kenapa Ban Mobil Sering Kempes? Cek 5 Rekomendasi Merek Ban Super Kuat Anti Bocor

Kenapa Ban Mobil Sering Kempes? Cek 5 Rekomendasi Merek Ban Super Kuat Anti Bocor

Otomotif | Minggu, 15 Februari 2026 | 19:34 WIB

Apakah Beli Mobil Bekas Harus Balik Nama? Cek 5 Rekomendasi MPV di Bawah Rp70 Juta

Apakah Beli Mobil Bekas Harus Balik Nama? Cek 5 Rekomendasi MPV di Bawah Rp70 Juta

Otomotif | Minggu, 15 Februari 2026 | 15:47 WIB

Terkini

Resmi Ngaspal di Jogja Mulai Rp29 Jutaan, Ini Ubahan Radikal Vario Evo 160 yang Bikin Terpesona

Resmi Ngaspal di Jogja Mulai Rp29 Jutaan, Ini Ubahan Radikal Vario Evo 160 yang Bikin Terpesona

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:14 WIB

Ketergantungan Ford pada Teknologi AI Berujung Petaka dan Panggil Kembali Ratusan Insinyur

Ketergantungan Ford pada Teknologi AI Berujung Petaka dan Panggil Kembali Ratusan Insinyur

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:45 WIB

Bagian yang Wajib Diperiksa saat Service Mobil Sebelum Lakukan Road Trip

Bagian yang Wajib Diperiksa saat Service Mobil Sebelum Lakukan Road Trip

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:15 WIB

Nasib Aliansi Honda Nissan Mitsubishi Terganjal Pengaruh Renault di Tengah Bayangan Kerugian

Nasib Aliansi Honda Nissan Mitsubishi Terganjal Pengaruh Renault di Tengah Bayangan Kerugian

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:05 WIB

Wajah Baru New Suzuki XL7 yang Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Perubahan Eksterior

Wajah Baru New Suzuki XL7 yang Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Perubahan Eksterior

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:25 WIB

Pasutri Lansia Indonesia Taklukkan Rute Jakarta Mekkah Pakai Toyota Voxy

Pasutri Lansia Indonesia Taklukkan Rute Jakarta Mekkah Pakai Toyota Voxy

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:02 WIB

Pasarkan Produk di Indonesia, Changan Akui Belum Pikirkan Lakukan Perakitan Lokal

Pasarkan Produk di Indonesia, Changan Akui Belum Pikirkan Lakukan Perakitan Lokal

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:55 WIB

Inspirasi Yamaha Grand Filano dengan Gaya Racing Look yang Sedang Jadi Tren Modifikasi

Inspirasi Yamaha Grand Filano dengan Gaya Racing Look yang Sedang Jadi Tren Modifikasi

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:03 WIB

Ada yang Turun, Ini Update Harga Terbaru BBM per 1 Juli 2026

Ada yang Turun, Ini Update Harga Terbaru BBM per 1 Juli 2026

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:25 WIB

Motor Jarang Dipakai, Kapan Sebaiknya Ganti Oli?

Motor Jarang Dipakai, Kapan Sebaiknya Ganti Oli?

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:05 WIB

×