- Pelatihan mekanik AHASS distandarisasi langsung oleh PT Astra Honda Motor (AHM) melalui jenjang TTL.
- TTL-1 difokuskan pada kemampuan dasar perawatan atau maintenance motor bagi lulusan vokasi/SMK.
- Jenjang TTL-2 dan TTL-3 membekali mekanik dengan keahlian perbaikan berat hingga sistem diagnostik.
Suara.com - Bekerja sebagai mekanik di bengkel resmi Honda atau Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) sering kali menjadi impian bagi banyak lulusan SMK jurusan otomotif.
Namun, untuk bisa mengenakan seragam mekanik Honda, ada standar kompetensi ketat yang harus dipenuhi.
PT Astra Honda Motor (AHM) telah merancang kurikulum khusus agar setiap mekanik memiliki kemampuan yang merata di seluruh Indonesia. Pendidikan ini dikenal dengan sebutan Technical Training Level (TTL).
Berikut adalah tahapan pendidikan yang harus ditempuh untuk menjadi mekanik profesional di AHASS:
1. Technical Training Level 1 (TTL-1): Fondasi Maintenance
Bagi siswa lulusan SMK yang masuk ke jaringan AHASS, tahapan pertama yang harus dilalui adalah TTL-1.
Level ini setara dengan tingkat vokasi dasar. Fokus utama pada tahap ini adalah Maintenance (Perawatan).
Calon mekanik dilatih untuk memahami seluk-beluk komponen motor Honda dan cara melakukan perawatan rutin yang benar.
Tujuannya agar mereka mampu memastikan motor konsumen tetap dalam kondisi prima untuk penggunaan sehari-hari.
2. Technical Training Level 2 (TTL-2): Keahlian Repair (Perbaikan)
Setelah resmi bekerja di AHASS, tantangan yang dihadapi mekanik akan semakin kompleks.
Konsumen tidak hanya datang untuk servis rutin, tetapi juga membawa keluhan kerusakan komponen.
Di sinilah pendidikan lanjutan TTL-2 berperan. Pada level ini, mekanik akan diperdalam kemampuannya di bidang Repair (Perbaikan).
Mereka diajarkan cara menangani kerusakan mesin, sistem transmisi, hingga kelistrikan secara lebih mendetail agar motor yang rusak bisa kembali berfungsi normal.
3. Technical Training Level 3 (TTL-3): Spesialis Diagnostic