Bukan Lagi Tren, China 'Haramkan' Layar Sentuh untuk Fitur Vital Mobil, Ini Alasannya

Nur Khotimah, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 19 Februari 2026 | 16:13 WIB
Bukan Lagi Tren, China 'Haramkan' Layar Sentuh untuk Fitur Vital Mobil, Ini Alasannya
Ilustrasi teknologi layar sentuh di mobil. [Shutterstock]
baca 10 detik
  • China mewajibkan tombol fisik untuk fungsi vital mobil mulai 1 Juli 2027.
  • Layar sentuh dianggap terlalu mengganggu konsentrasi pengemudi dan meningkatkan risiko kecelakaan fatal.
  • Aturan teknis mencakup standar ukuran tombol minimal 10mm demi kemudahan pengoperasian tanpa melihat.

Suara.com - Kabin mobil modern, terutama pada kendaraan listrik (EV) terbaru, kini bertransformasi menjadi sangat minimalis.

Hampir semua fungsi kendaraan—mulai dari menyalakan lampu sein, mengatur wiper, hingga sistem navigasi—dipindahkan ke dalam sebuah layar sentuh berukuran besar.

Meski memberikan kesan futuristik dan mewah, desain ini diam-diam menyimpan risiko besar bagi keselamatan.

Ketergantungan yang terlalu tinggi pada input visual di layar sentuh memaksa pengemudi memalingkan pandangan dari jalan hanya untuk mengoperasikan fitur sederhana.

Menanggapi fenomena ini, pemerintah China melalui Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) secara resmi menetapkan kebijakan baru: mengembalikan kontrol fisik untuk fungsi-fungsi penting kendaraan.

Standar Baru MIIT: Keselamatan di Atas Estetika

MIIT China baru saja mengumumkan revisi standar nasional (GB4094) yang mewajibkan produsen otomotif untuk memasang kembali tombol fisik. Peraturan ini dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Juli 2027.

Kebijakan ini hanya menyasar mobil-mobil baru yang diproduksi setelah tanggal tersebut, sebagai upaya menekan angka kecelakaan akibat gangguan konsentrasi (distracted driving).

Tujuan utamanya jelas: memastikan pengemudi dapat mengoperasikan fungsi vital kendaraan secara "buta" (blind operation) tanpa harus menatap layar, sehingga fokus tetap sepenuhnya tertuju pada kondisi jalanan.

baca juga
Interior Xpeng P7+ 2026. (Xpeng)
Interior Xpeng P7+ 2026. (Xpeng)

Daftar Fungsi yang Wajib Memiliki Tombol Fisik

Tidak semua fitur harus kembali ke bentuk tombol, namun MIIT telah memetakan fungsi-fungsi krusial yang tidak boleh lagi disembunyikan di dalam menu layar sentuh:

1. Sistem Pencahayaan: Termasuk lampu utama, lampu sein, dan lampu bahaya (hazard/double flasher).
2. Sistem Transmisi: Posisi gigi P, R, N, dan D wajib memiliki kontrol fisik yang jelas.
3. Fitur Keselamatan & Darurat: Wiper, defroster/defogger, jendela elektrik, tombol pemutus daya darurat (untuk EV), hingga sistem panggilan darurat kecelakaan (AECS).
4. Fitur Pendukung: Klakson dan aktivasi sistem bantuan pengemudi canggih (ADAS).

Kriteria Teknis Tombol yang Standar

Bukan sekadar tombol biasa, MIIT juga menetapkan standar teknis agar tombol tersebut benar-benar fungsional:

  • Ukuran Efektif: Tombol harus memiliki dimensi minimal 10 mm x 10 mm agar mudah diraba.
  • Umpan Balik (Haptic): Harus memberikan respon fisik atau suara saat ditekan, memungkinkan pengemudi tahu bahwa perintah telah diterima tanpa perlu melihat.
  • Keandalan Sistem: Fungsi dasar harus tetap berfungsi secara fisik meskipun sistem perangkat lunak mobil sedang mengalami gangguan (crash) atau mati total.

Melibatkan Raksasa Otomotif global

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mirip Wuling Air EV, Inilah BYD Racco: Mobil Listrik Mungil dengan Pintu Geser Canggih

Mirip Wuling Air EV, Inilah BYD Racco: Mobil Listrik Mungil dengan Pintu Geser Canggih

Otomotif | Kamis, 19 Februari 2026 | 13:10 WIB

Changan Siapkan Teknologi Baterai Sodium Ion yang Tahan Cuaca Ekstrem untuk Mobil Listrik

Changan Siapkan Teknologi Baterai Sodium Ion yang Tahan Cuaca Ekstrem untuk Mobil Listrik

Otomotif | Rabu, 18 Februari 2026 | 16:05 WIB

Hyundai Prediksi Penjualan Mobil Listrik Bakal Melampaui Mobil Hybrid Tahun Ini

Hyundai Prediksi Penjualan Mobil Listrik Bakal Melampaui Mobil Hybrid Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 18 Februari 2026 | 12:01 WIB

Terkini

Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru

Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:00 WIB

5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin

5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:00 WIB

Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026

Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:01 WIB

Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya

Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 16:29 WIB

Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro

Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:05 WIB

Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba

Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:25 WIB

Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik

Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:00 WIB

Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan

Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:19 WIB

Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama

Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:05 WIB

IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung

IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung

Otomotif | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:10 WIB

×