- Sigra menang efisiensi bahan bakar dan kelegaan kabin, sangat cocok untuk harian perkotaan.
- Rush 2017 tangguh melibas jalan berlubang berkat ground clearance tinggi dan penggerak belakang.
- Baris ketiga Sigra lebih manusiawi, sedangkan Rush kalah nyaman dan minim fitur keselamatan.
Jika Anda sering membawa keluarga besar, aspek baris ketiga menjadi penentu yang sangat krusial. Di sinilah letak perbedaan signifikan keduanya.
- Pada Daihatsu Sigra:
Meskipun LCGC, desain pabrikan dari awal memang mengakomodasi 3 baris. Legroom (ruang kaki) masih manusiawi untuk remaja atau orang dewasa berpostur kecil.
Selain itu, terdapat seatbelt 3 titik untuk penumpang belakang, memberikan standar keselamatan minimum yang memadai.
- Pada Toyota Rush 2017:
Harus diakui, baris ketiga Rush generasi ini terasa seperti "kursi tambahan".
Ruang kakinya sangat sempit. Posisi duduk yang berada tepat di atas as roda belakang membuat penumpang baris ketiga akan merasakan guncangan yang parah (sangat limbung) saat melewati jalan rusak.
Dari segi keselamatan, ruang kepala yang mepet ke kaca belakang membuat penumpang baris ketiga lebih rentan jika terjadi benturan dari arah belakang.
Mana yang Harus Dipilih?
Keputusan kembali pada profil dan rute perjalanan Anda sehari-hari:
Pilih Daihatsu Sigra 1.2 X MT (Baru) jika Anda mencari mobil harian yang irit, bebas pusing memikirkan biaya perbaikan (zero maintenance issue di awal tahun), dan butuh kabin yang lebih nyaman untuk mengangkut keluarga 7 orang menyusuri jalan aspal perkotaan atau tol.
Pilih Toyota Rush TRD 2017 (Bekas) jika rute harian Anda dominan dengan jalan berlubang, makadam, atau tanjakan curam luar kota. Mobil ini cocok untuk Anda yang butuh kendaraan "badak", namun Anda harus kompromi dengan konsumsi BBM yang boros dan mengikhlaskan baris ketiga hanya sekadar untuk bagasi atau anak kecil dengan jarak tempuh dekat.