Berapa Daya Angkut Pick Up Mahindra Scorpio? Akan Dipakai Agrinas, Unggul dari Suzuki Carry

Cesar Uji Tawakal

Jum'at, 27 Februari 2026 | 13:38 WIB
Berapa Daya Angkut Pick Up Mahindra Scorpio? Akan Dipakai Agrinas, Unggul dari Suzuki Carry
Pickup Mahindra Scorpio yang diimpor dari India dan akan digunakan sebagai kendaraan Koperasi Desa Merah Putih. [Dok Mahindra Indonesia]

Suara.com - PT Agrinas Pangan Nusantara bakal mengimpor 105 ribu unit pick up dari India sebagai kendaraan pendukung Koperasi Merah Putih, salah satu program Presiden Prabowo.

Menariknya, ada beberapa jenis pick up yang dipilih, salah satunya merupakan Mahindra Scorpio yang akan hadir sejumlah 35 ribu unit.

Menariknya, ini menuai tanya publik yang menganggap bahwa nama tersebut kurang meyakinkan, kalah populer dari Suzuki Carry atau Daihatsu Gran Max.

Persaingan kendaraan niaga ringan di Indonesia selalu menarik untuk dibahas. Di segmen pikap bak terbuka, nama Suzuki Carry sudah lama mendominasi pasar, terutama untuk kebutuhan usaha kecil dan menengah.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, kehadiran Mahindra Scorpio Pik Up mulai mencuri perhatian, khususnya di sektor perkebunan, pertambangan, dan proyek konstruksi. Salah satu aspek yang paling sering dibandingkan adalah daya angkut.

Jika dilihat dari spesifikasi dan karakter kendaraan, Mahindra Scorpio Pik Up memang unggul cukup jauh dibandingkan Suzuki Carry.

Secara segmentasi, Suzuki Carry bermain di kelas pikap ringan dengan fokus pada distribusi dalam kota dan usaha mikro.

Kendaraan ini dirancang untuk mobilitas lincah di jalan sempit, konsumsi bahan bakar efisien, serta biaya perawatan yang relatif terjangkau.

Sebaliknya, Mahindra Scorpio Pik Up berada di kelas yang lebih tinggi dengan konstruksi yang lebih kokoh dan dimensi yang lebih besar. Mobil ini lebih mendekati kategori pikap pekerja berat yang biasa digunakan di area proyek atau medan semi-off-road.

baca juga

Perbedaan kelas ini otomatis berdampak pada kapasitas muatan yang mampu dibawa masing-masing kendaraan.

Kapasitas Muatan dan Konstruksi Rangka: Beda Kelas, Beda Kasta

Mahindra Scorpio Pik Up dibekali sasis ladder frame tebal yang dirancang untuk membawa beban berat secara konsisten. Kapasitas angkutnya bisa mencapai kisaran 1,2 ton hingga 1,5 ton tergantung varian

Angka ini jelas berada di atas Suzuki Carry pikap yang umumnya memiliki daya angkut sekitar 1 ton.

Secara hitungan kasar, selisih 200–500 kilogram sangat signifikan dalam operasional harian, terutama untuk usaha yang mengangkut material bangunan, hasil bumi, atau perlengkapan proyek.

Selain kapasitas beban, dimensi bak Mahindra Scorpio juga cenderung lebih besar dan lebih kuat untuk membawa muatan dalam volume lebih banyak.

Struktur suspensi belakangnya dirancang untuk menopang beban berat tanpa mudah amblas. Sementara itu, Suzuki Carry memang kuat untuk kelasnya, tetapi tetap dirancang dengan kompromi antara daya angkut dan kenyamanan penggunaan di jalan perkotaan.

Keunggulan daya angkut Mahindra Scorpio tidak lepas dari dukungan mesin diesel berkapasitas besar dengan torsi melimpah.

Mesin diesel pada Scorpio Pik Up menghasilkan tenaga dan torsi yang lebih besar dibandingkan Carry, yang sebagian besar menggunakan mesin bensin 1.5 liter. Torsi besar sangat penting saat kendaraan membawa beban penuh, terutama ketika harus melewati tanjakan atau jalan tanah yang tidak rata.

Dengan karakter mesin diesel yang fokus pada tenaga bawah, Mahindra Scorpio lebih stabil saat mengangkut muatan berat dalam jarak jauh. Suzuki Carry tetap mampu membawa beban maksimalnya, tetapi performanya lebih optimal untuk distribusi ringan hingga menengah di area datar dan perkotaan.

Maklum, dari segi positioning, Mahindra Scorpio berada di antara Mitsubishi Triton dan L300, beda kelas dari Suzuki Carry yang berada di kelas mobil niaga under Rp200 juta. 

Sebaliknya, Suzuki Carry lebih cocok untuk jalanan beraspal atau semi-rusak. Dengan bodi yang lebih ringkas dan bobot lebih ringan, Carry unggul dalam kelincahan, tetapi tidak dirancang untuk pekerjaan ekstrem dalam jangka panjang.

Meski unggul dalam daya angkut, Mahindra Scorpio Pik Up tentu memiliki harga beli dan biaya operasional yang lebih tinggi dibandingkan Suzuki Carry. Oleh karena itu, pemilihan kendaraan sangat bergantung pada kebutuhan usaha. Jika usaha membutuhkan pengangkutan rutin dengan beban berat dan medan menantang, maka Scorpio menjadi pilihan yang lebih tepat. Namun jika kebutuhan lebih banyak pada distribusi harian dalam kota dengan muatan standar, Suzuki Carry masih menjadi solusi ekonomis.

Perbandingan ini menunjukkan bahwa keunggulan Mahindra Scorpio dalam daya angkut memang nyata dan signifikan. Dengan kapasitas lebih besar, mesin diesel bertorsi tinggi, serta konstruksi rangka yang lebih kokoh, Scorpio Pik Up menawarkan performa yang unggul jauh dibandingkan Suzuki Carry dalam konteks pekerjaan berat. Pada akhirnya, keputusan tetap kembali pada skala dan karakter usaha masing-masing pengguna.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Segera Panggil PT Agrinas Terkait Impor 105 Ribu Mobil Pickup India

DPR Segera Panggil PT Agrinas Terkait Impor 105 Ribu Mobil Pickup India

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 19:58 WIB

Heboh Impor 105 Ribu Pickup India, Padahal Harga Mobil Lokal Cuma Rp150 Jutaan, Ini Daftarnya

Heboh Impor 105 Ribu Pickup India, Padahal Harga Mobil Lokal Cuma Rp150 Jutaan, Ini Daftarnya

Otomotif | Selasa, 24 Februari 2026 | 11:46 WIB

Cari Mobil Bekas untuk Usaha? Ini Alasan Suzuki Carry Lebih Disarankan Ketimbang Kijang dan Zebra

Cari Mobil Bekas untuk Usaha? Ini Alasan Suzuki Carry Lebih Disarankan Ketimbang Kijang dan Zebra

Otomotif | Rabu, 21 Januari 2026 | 18:06 WIB

4 Mobil Bekas Bandel Mulai Rp40 Jutaan untuk Angkut Barang, Cocok bagi Pengusaha Lokal

4 Mobil Bekas Bandel Mulai Rp40 Jutaan untuk Angkut Barang, Cocok bagi Pengusaha Lokal

Otomotif | Senin, 05 Januari 2026 | 19:23 WIB

Berapa Kapasitas Mesin Suzuki Truntung? Ini 3 Fakta Unik yang Perlu Anda Tahu

Berapa Kapasitas Mesin Suzuki Truntung? Ini 3 Fakta Unik yang Perlu Anda Tahu

Otomotif | Rabu, 05 November 2025 | 15:45 WIB

Terkini

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!

Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:24 WIB

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:19 WIB

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

×