- PT MMKSI berencana serius memproduksi mobil hybrid Mitsubishi di Indonesia, dimulai pada semester pertama tahun 2026.
- Fokus utama MMKSI tahun 2026 meliputi mobil hybrid, perluasan dealer, layanan purnajual, dan penguatan digitalisasi.
- Pada tahun 2025, Mitsubishi meraih pangsa pasar 8,5% dan Destinator menguasai 53,7% segmen medium SUV.
Suara.com - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengatakan pihaknya serius fokus pada mobil hybrid di Tanah Air pada tahun 2026 ini. Rencananya mobil hybrid Mitsubishi akan diproduksi di dalam negeri.
Presiden Direktur MMKSI Atsushi Kurita mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih membahas rencana produksi mobil hybrid Mitsubishi di Indonesia.
"Kami sedang mempersiapkan. Kami berencana mulai memproduksi pada enam bulan pertama 2026 dan enam bulan berikutnya mulai delivery," kata Kurita di sela-sela acara Buka Puasa Bersama media di Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Dalam pidatonya di acara yang sama, Kurita menerangkan pengenalan dan pemasaran mobil hybrid Mitsubishi menjadi satu dari empat fokus perusahaan pada tahun 2026 ini.
Fokus di 2025
Selain mobil hybrid, MMKSI juga akan fokus memperluas jaringan dealer, meningkatkan layanan penjualan dan purnajual serta memperkuat digitalisasi untuk memperkaya pengalaman pelanggan.
"Melalui berbagai inisiatif tersebut, kami menargetkan pencapaian pangsa pasar dua digit pada tahun fiskal mendatang," kata Kurita.
Ia menguraikan pada 2025 lalu MMKSI berhasil meraih hasil yang cukup memuaskan. Pangsa pasar Mitsubishi secara keseluruhan mencapai 8,5 persen naik 0,2 persen dari tahun sebelumnya.
"Di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif, respons pasar terhadap produk kami sangat positif," terang Kurita.
Baca Juga: Heboh Impor 105 Ribu Pickup India, Padahal Harga Mobil Lokal Cuma Rp150 Jutaan, Ini Daftarnya
Dibeberkannya bahwa beberapa produk Mitsubishi juga sukses di pasaran. Contohnya Mitsubishi Destinator, yang diluncurkan pada pertengahan tahun 2025 lalu, kini menguasai segmen medium SUV dengan market share 53,7 persen.
Sementara L300 juga menguasai 47,5 persen pasar mobil niaga ringan, khusus pikap 4x2 diesel di Indonesia. Model andalan lainnya juga terus menunjukkan kinerja positif seperti Xpander dan Xpander Cross dengan 24,2 persen pasr, Pajero Sport dengan 34,7 persen, Triton dengan 36,1 persen, serta Xforce dengan 11,2 pesen market share.