Mitsubishi Siap Produksi Pikap Kopdes Merah Putih, Tapi Belum Pernah Ditawari Agrinas

Liberty Jemadu

Sabtu, 28 Februari 2026 | 09:36 WIB
Mitsubishi Siap Produksi Pikap Kopdes Merah Putih, Tapi Belum Pernah Ditawari Agrinas
Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (PT MMKSI) Atsushi Kurita (ketiga dari kanan), pada Senin (9/2/2026) mengatakan pihaknya siap memproduksi pikap untuk Kopdes Merah Putih. [Suara.com/Liberty Jemadu]
  • Mitsubishi menyatakan kesiapan memproduksi dan memasok pikap L300 untuk program Koperasi Desa Merah Putih.
  • MMKSI belum dikontak pemerintah atau PT Agrinas Pangan Nusantara terkait rencana pengadaan pikap untuk KDMP.
  • Proyek pengadaan kendaraan niaga tersebut ditunda sementara sambil menunggu kepulangan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Suara.com - Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Atsushi Kurita mengatakan pihaknya siap memproduksi dan memasok pikap untuk keperluan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Meski demikian ia mengaku MMKSI belum pernah diajak berkomunikasi oleh pemerintah atau PT Agrinas Pangan Nusantara untuk memasok kendaraan niaga untuk Kopdes Merah Putih, program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

"Kalau memang kita menerima perintah dari government, pastinya sebagai perusahaan yang baik harus bilang bisa, menyanggupi. Harus menyanggupi," kata dia.

Kurita menerangkan Mitsubishi memiliki pikap L300 yang sangat populer di Indonesia dan sudah digunakan di berbagai medan di Nusantara, meski bukan berkonfigurasi 4x4.

Saat ini Mitsubishi L300 diproduksi di pabrik milik PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) di Cikarang, Jawa Barat.

"Belum ada pihak dari pemerintah atau PT Agrinas yang berkomunikasi dengan kami," kata Kurita.

Kurita mengatakan kapasitas pabrik MMKI di Cikarang mampu untuk memenuhi sebagian pesanan pemerintah.

"Tidak tahu berapa yang diorder ya, karena enggak mungkin diorder ke Mitsubishi semua," kata dia.

Kurita dan MMKSI yakin bahwa saat ini pemerintah dan PT Agrinas sedang membahas soal pengadaan pikap untuk Kopdes Merah Putih dengan anggaran sekitar Rp 24 triliun tersebut.

Pengadaan pikap KDMP sedang jadi sorotan, sebab PT Agrinas Pangan Nusantara tiba-tiba memesan sekitar 105.000 pikap dan truk dari India. Rencana impor pikap dan truk tersebut membuat dunia industri Indonesia terkejut, karena produsen mobil nasional mampu memasok kebutuhan tersebut.

Kamar Dagang Indonesia (Kadin) pada pekan ini bereaksi keras dan meminta pemerintah membatalkan impor CBU kendaraan niaga dari India tersebut. Kadin menilai impor kendaraan niaga dalam jumlah besar akan membunuh industri otomotif nasional yang kini sedang berjuang di tengah pasar domestik yang melemah.

Sementara dari kalangan buruh, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) memperkirakan jika produksi 105.000 unit kendaraan jenis bak terbuka atau pikap dilakukan di dalam negeri bisa membantu menyerap setidaknya 10.000 tenaga kerja baru dalam periode 6 bulan hingga 1 tahun produksi.

Jika diimpor dari India, sebaliknya akan terjadi PHK besar-besaran di industri otomotif Indonesia.

Dari DPR, suara protes datang dari seluruh partai. Anggota Komisi VI DPR Rachmat Gobel mempertanyakan nasionalisme para petinggi PT Agrinas. Ia melihat ironi dalam proyek ini, karena Kopdes Merah Putih dipaksa menggunakan kendaraan yang bukan Merah Putih.

Pekan ini Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menegaskan proyek pengadaan 105.000 kendaraan niaga tersebut ditunda untuk sementara, sembari menunggu Presiden Prabowo tiba di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tangguh di Area Tambang dan Kebun Sawit, 8,5 M Dapat Mitsubishi Triton Double Cabin Berapa Unit?

Tangguh di Area Tambang dan Kebun Sawit, 8,5 M Dapat Mitsubishi Triton Double Cabin Berapa Unit?

Otomotif | Jum'at, 27 Februari 2026 | 14:57 WIB

DPR Segera Panggil PT Agrinas Terkait Impor 105 Ribu Mobil Pickup India

DPR Segera Panggil PT Agrinas Terkait Impor 105 Ribu Mobil Pickup India

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 19:58 WIB

Bos Agrinas Pangan Akui Sekitar 1.000 Unit Pikap Asal India Tiba di RI

Bos Agrinas Pangan Akui Sekitar 1.000 Unit Pikap Asal India Tiba di RI

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 09:21 WIB

Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India

Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India

Otomotif | Senin, 23 Februari 2026 | 20:39 WIB

Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran

Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran

Otomotif | Senin, 23 Februari 2026 | 16:11 WIB

Terkini

3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar

3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar

Otomotif | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:51 WIB

Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang

Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang

Otomotif | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:48 WIB

Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan

Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan

Otomotif | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:54 WIB

Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?

Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?

Otomotif | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:13 WIB

Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas

Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas

Otomotif | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:30 WIB

Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap

Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap

Otomotif | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:53 WIB

Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?

Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?

Otomotif | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:49 WIB

Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?

Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?

Otomotif | Minggu, 31 Mei 2026 | 09:40 WIB

Plus Minus Pinang Honda Scoopy di 2026, Kenapa Skutik Ini Tetap Jadi Favorit Pengendara Wanita?

Plus Minus Pinang Honda Scoopy di 2026, Kenapa Skutik Ini Tetap Jadi Favorit Pengendara Wanita?

Otomotif | Minggu, 31 Mei 2026 | 09:10 WIB

6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli

6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli

Otomotif | Sabtu, 30 Mei 2026 | 13:31 WIB