Jangan Tunggu Celaka, Ini 7 Tanda Kampas Rem Motor Wajib Diganti Sebelum Mudik Lebaran 2026

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Senin, 02 Maret 2026 | 16:50 WIB
Jangan Tunggu Celaka, Ini 7 Tanda Kampas Rem Motor Wajib Diganti Sebelum Mudik Lebaran 2026
Ilustrasi kampas rem pada motor (Dok. Asmo)
baca 10 detik
  • Kampas rem aus berisiko merusak tromol, piringan cakram, hingga memicu kecelakaan fatal saat berkendara. 
  • Ganti kampas rem segera jika tuas terasa lunak, keras, seret, atau jarak mencapai 6.000 Km.
  • Pastikan selalu memakai suku cadang asli demi menjamin keselamatan Anda saat mudik Lebaran 2026. 

Suara.com - Momen mudik Lebaran 2026 sebentar lagi tiba. Bagi Anda yang berencana melakukan perjalanan pulang kampung menggunakan sepeda motor, persiapan fisik dan kondisi kendaraan adalah prioritas utama. Di tengah euforia perjalanan panjang melintasi berbagai medan, ada satu komponen vital yang tidak boleh luput dari perhatian: Kampas Rem.

Fungsi kampas rem pada sepeda motor sangat krusial, yakni untuk mengurangi laju kendaraan secara aman.

Jika diabaikan, rem blong bisa menjadi mimpi buruk yang mengancam nyawa Anda maupun pengendara lain di jalanan.

Oleh karena itu, mengenali kondisi dan waktu yang tepat untuk mengganti kampas rem adalah kunci keselamatan perjalanan mudik Anda.

Bahaya Fatal Kampas Rem Aus yang Sering Diabaikan

Kampas rem yang sudah aus atau menipis bukan hanya membuat pengereman menjadi tidak pakem, tetapi juga berisiko merusak komponen sistem pengereman lainnya.

"Kampas rem jika sudah tipis atau aus dapat berakibat ke komponen lainnya seperti tromol dan piringan cakram. Sehingga perlu diperhatikan oleh setiap pengendara agar rutin melakukan cek dan mengganti kampas rem agar rem dapat bekerja dengan baik," tegas Danang Priyo Kumoro, Technical Training Coordinator Astra Motor Yogyakarta.

Kerusakan pada piringan cakram atau tromol tentu akan memakan biaya perbaikan yang jauh lebih mahal.

Lebih parah lagi, sistem pengereman yang gagal berfungsi di tengah padatnya arus mudik Lebaran dapat memicu kecelakaan fatal.

baca juga

Deteksi Dini: Kapan Waktu yang Tepat Mengganti Kampas Rem?

Sebagai wujud kepedulian terhadap keselamatan dan kampanye Cari_Aman, Astra Motor Yogyakarta melalui Info Ala Honda Istimewa membagikan panduan bagi para pemudik.

Anda bisa mendeteksi kampas rem yang sudah minta diganti jika mengalami tanda-tanda berikut:

  1. Penyetelan handel atau pedal rem tidak benar (biasanya pada rem tromol).
  2. Kampas rem terkontaminasi kotoran, oli, atau debu yang menebal.
  3. Fisik kampas rem terlihat aus dan sangat tipis.
  4. Tromol rem aus atau terkikis.
  5. Handel/pedal rem terasa lunak atau seperti spons (khusus rem hidrolik/cakram).
  6. Handel/pedal rem terasa sangat keras namun motor tidak mau berhenti maksimal.
  7. Rem terasa seret saat ditarik atau dilepas.

Jika Anda menemukan salah satu dari tujuh tanda di atas, segera bawa motor Anda ke bengkel.

Selain itu, patokan jarak tempuh ideal untuk melakukan pengecekan dan penggantian kampas rem adalah setiap 6.000 Km dan kelipatannya.

Pastikan Anda lebih waspada jika sering melewati area basah, berdebu, diguyur hujan, atau sering berkendara dengan kecepatan tinggi, karena kampas rem akan lebih cepat tergerus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tanda Kampas Rem Motor Anda Wajib Diganti Demi Keselamatan

5 Tanda Kampas Rem Motor Anda Wajib Diganti Demi Keselamatan

Otomotif | Minggu, 20 Juli 2025 | 21:39 WIB

Kampas Rem Baru Justru Tidak Pakem, Mungkin Ini Faktor Penyebabnya...

Kampas Rem Baru Justru Tidak Pakem, Mungkin Ini Faktor Penyebabnya...

Otomotif | Senin, 31 Maret 2025 | 17:55 WIB

Bendix Boyong Kampas Rem Ceramic di IIMS 2025, Tahan Panas 400 Derajat

Bendix Boyong Kampas Rem Ceramic di IIMS 2025, Tahan Panas 400 Derajat

Otomotif | Kamis, 20 Februari 2025 | 19:44 WIB

Terkini

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

×