- IKCO adalah produsen mobil raksasa asal Iran yang tetap tangguh meski dihantam sanksi Amerika.
- Mobil buatan Iran dijual sangat murah, mulai Rp 115 jutaan namun dilengkapi spesifikasi mewah.
- Di tengah perang melawan Israel, industri otomotif Iran justru makin berekspansi ke pasar global.
Bukan Kaleng-Kaleng, Mewarisi 'DNA' Eropa
Kekuatan utama Khodro adalah kecerdikan mereka menyerap teknologi. Mereka tidak malu mengakui bahwa produk mereka berbagi platform dengan mobil Eropa, khususnya Peugeot.
Mobil IKCO Tara secara blak-blakan adalah versi rekayasa dari Peugeot 301, menggunakan platform IKP1 yang dimodifikasi dari platform PSA PF1 Prancis.
Sementara IKCO Reera dibangun di atas platform yang terkait erat dengan Peugeot 2008. Di masa lalu, mereka bahkan berkolaborasi dengan Mercedes-Benz dan Suzuki. Hasilnya? Mobil murah yang tidak terasa murahan karena cetak birunya bergaya Eropa.
Ancaman Nyata atau Cuma Isapan Jempol?
Di atas kertas, dengan harga murah, fitur melimpah, dan DNA Eropa, IKCO tampak seperti penantang mematikan.
Mereka punya kapasitas produksi yang masif dan produk yang sangat relevan untuk negara berkembang.
Kehadiran Iran Khodro adalah studi kasus yang luar biasa. Di satu sisi, mereka membuktikan bahwa industri otomotif bisa tumbuh raksasa di luar lingkaran dominasi negara-negara tradisional, bahkan di tengah dentuman konflik geopolitik dengan Israel dan sanksi AS.
Di sisi lain, tantangan terbesar mereka kini adalah meyakinkan konsumen global bahwa mobil asal Timur Tengah ini memiliki build quality yang bisa diandalkan dalam jangka panjang.
Jika suatu saat keran impor mobil Iran ini terbuka ke Indonesia, apakah Anda berani meminangnya?