6 Kerusakan yang Sering Terjadi pada Isuzu Panther, Raja Diesel Legendaris

Cesar Uji Tawakal Suara.Com
Kamis, 12 Maret 2026 | 18:57 WIB
6 Kerusakan yang Sering Terjadi pada Isuzu Panther, Raja Diesel Legendaris
ilustrasi Isuzu Panther (AI)

Suara.com - Isuzu Panther sudah lama dikenal sebagai mobil diesel legendaris di Indonesia. Kendaraan keluarga ini bahkan mendapat julukan 'Raja Diesel' karena mesin yang terkenal tangguh, hemat bahan bakar, serta mampu melibas perjalanan jauh tanpa banyak drama.

Meski begitu, bukan berarti mobil keluaran Isuzu ini bebas dari masalah.

Seiring usia pemakaian, ada beberapa kerusakan yang cukup sering ditemui pada Isuzu Panther. Jika tidak diperhatikan sejak dini, kerusakan kecil ini bisa berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Buat kamu yang berencana membeli Panther bekas atau sudah menjadi pemiliknya, berikut sejumlah penyakit yang paling sering muncul pada mobil diesel legendaris ini.

Kerusakan yang Sering Terjadi pada Isuzu Panther

Isuzu Panther
Isuzu Panther

1. Masalah pada Kaki-Kaki Mobil

Keluhan paling umum pada Isuzu Panther biasanya berasal dari bagian kaki-kaki. Suspensinya memang dikenal empuk dan nyaman, tetapi desain tersebut membuat beberapa komponen lebih cepat mengalami keausan, terutama jika mobil sering melintasi jalan rusak atau berlubang.

Komponen yang sering bermasalah antara lain ball joint, tie rod, long tie rod, serta bushing pada strutbar maupun per daun. Selain itu bearing roda juga kerap menjadi sumber masalah karena ukurannya relatif kecil dibandingkan ban sehingga lebih cepat aus dan menimbulkan bunyi dengung saat mobil melaju.

2. Gangguan pada Sistem Kemudi

Sebagian pemilik Panther juga mengeluhkan masalah pada sistem kemudi. Gejalanya bisa berupa setir terasa tidak lurus, mobil cenderung menarik ke satu sisi, atau kemudi terasa kurang stabil saat digunakan di kecepatan tertentu.

Baca Juga: Time is Muscle: Pentingnya Respons Cepat saat Nyeri Dada untuk Mencegah Kerusakan Jantung

Masalah ini umumnya berkaitan dengan komponen kaki-kaki yang sudah aus atau steering box yang mulai melemah. Jika kondisi tersebut dibiarkan, kenyamanan berkendara bisa berkurang dan pengendalian mobil menjadi kurang presisi.

3. Filter Solar Mudah Mampet

Sebagai mobil diesel, Panther cukup toleran terhadap berbagai kualitas bahan bakar solar. Namun kondisi ini justru membuat filter solar lebih cepat kotor, terutama jika bahan bakar yang digunakan memiliki banyak kotoran atau endapan.

Apabila filter solar jarang diganti, aliran bahan bakar bisa tersumbat sehingga performa mesin menurun atau bahkan membuat mesin mati mendadak. Karena itu, penggantian filter solar secara rutin menjadi salah satu perawatan penting bagi pemilik Panther.

4. Masalah pada Sistem Kopling dan Transmisi

Pada varian transmisi manual, beberapa pemilik Panther kerap mengalami masalah pada sistem kopling. Salah satu yang paling sering terjadi adalah kabel kopling yang terasa berat saat diinjak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI