Suara.com - Mejelang musim mudik Lebaran 2026, penting bagi masyarakat Jawa Tengah untuk mengetahui informasi seputar tarif tol Semarang Solo. Hal ini dilakukan agar kita bisa memperkirakan berapa saldo e-money sebelum top up. Dengan demikian, kita bisa mengantisipasi kehabisan saldo saat hendak keluar tol.
Sejumlah ruas tol di Jawa Tengah menjadi jalur yang amat penting bagi mobilitas masyarakat. Tak hanya untuk mudik Lebaram, namun juga untuk perjalanan pribadi, distribusi logistik, hingga aktivitas ekonomi antardaerah.
Jika dulu, perjalanan Semarang ke Solo via jalur biasa atau arteri (Ungaran-Bawen-Salatiga) harus memakan waktu 3 sampai 4 jam akibat macet parah di pasar tumpah serta tanjakan truk yang lambat. Beruntungnya saat ini Perjalanan Semarang Solo bisa ditempuh cukup 1 sampai 1,5 jam saja.
Keberadaan jalan tol sendiri memungkinkan para pengemudi melajukan kendaraannya tanpa adanya hambatan sehingga waktu tempuh perjalanan jadi lebih singkat. Hal ini menjadi alasan jalan tol kerap dipilih oleh pemidik yang ingin melakukan perjalanan jarak jauh dengan jangka waktu lebih cepat dan efisien, apalagi di momen mudik Lebaran 2026 ini.
Untuk memudahkan masyarakat dalam merencanakan perjalanan saat mudik, wisata, niaga atau agenda lainnya, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah merilis daftar resmi tarif jalan tol yang bisa diakses secara daring. Yuk, cek daftar tarif Tol Semarang-Solo 2026 dll lengkap untuk semua golongan kendaraan.
Tarif Tol Semarang Solo
Informasi mengenai tarif tol Semarang Solo penting diketahui bagi pemudik yang akan melakukan perjalanan melalui ruas Tol Trans Jawa. Sesuai dengan data Badan Pengatur Jalan tOL (BPJT) per 9 Maret 2026, tarif tol kendaraan golongan I untuk rute Jakarta, Semarang, Solo, Yogyakarta, hingga Surabaya berbeda di masing-masing ruas tol yang dilewati.
Sebagai informasi, tarif tol yang harus dibayarkan tergantung pada beberapa hal, antara lain golongan kendaraan, jumlah ruas tol yang dilalui, serta jarak tempuh. Oleh sebab itu, pemudik dianjurkan mengisi saldo uang elektronik yang cukup atau lebih sebelum memasuki jalan tol supaya perjalanan mudik berjalan tanpa kendala yang berarti.
Rincian Tarif Tol Semarang-Solo Per Golongan (2026)
Tol Semarang-Solo sendiri menerapkan sistem tertutup. Sehingga tarifnya akan disesuaikan dengan jarak tempuh dan golongan kendaraan. Berikut ini adalah estimasi tarif untuk rute terjauh (GT Banyumanik ke GT Colomadu):
1. Golongan I (Sedan, Jip, Pick Up, Truk Kecil, Bus): Rp92.500
2. Golongan II (Truk dengan 2 Gandar): Rp138.500
3. Golongan III (Truk dengan 3 Gandar): Rp138.500
4. Golongan IV ( Truk dengan 4 Gandar): Rp184.500
5. Golongan V (Truk dengan 5 Gandar atau lebih): Rp184.500
Bedah Rute & Tarif Antar Gerbang (Exit Toll)
Tol Semarang-Solo sendiri terbagi menjadi 5 seksi utama. Pengendara dapat memilih keluar di gerbang mana saja sesuai dengan rute tujuan. Berikut tarifnya:
1. Seksi Banyumanik - Ungaran (10,8 KM)
Seksi Banyumanik - Ungaran memiliki jarak 10,8 KM yang merupakan pintu masuk dari arah Semarang Atas.
- Tarif Gol I: ± Rp 10.500.
- Tujuan: Alun-alun Ungaran, Kawasan Industri, Gedong Songo (via jalan arteri).
- Kondisi: Jalanannya relatif landai namun akan mulai menanjak ketika mendekati wilayah Ungaran.
2. Seksi Ungaran - Bawen (11,9 KM)
Seksi satu ini akan melintasi Jembatan Penggaron yang sangat ukonik (jembatan terpanjang di ruas jalan ini). Pengendara akan disuguhkan oleh pemandangan hutan yang asri nan hijau.
- Tarif Gol I (Banyumanik - Bawen): ± Rp 22.000.
- Tujuan: Dusun Semilir, Ambarawa, Eling Bening, Museum Kereta Api.
- Peringatan: Pengendara dihimbau untuk berhati-hati terhadap potensi angin kencang (crosswind) ketika melintasi jembatan layang yang tinggi.
3. Seksi Bawen - Salatiga (17,6 KM)
Seksi Bawen - Salatiga menjadi salah satu tol terbaik dan terindah Tol Trans Jawa. Gerbang Tol Salatiga akan menyuguhkan pemandangan dengan latar Gunung Merbabu dan kerap disebut sebagai Gerbang Tol Swiss-nya Indonesia.
- Tarif Gol I (Banyumanik - Salatiga): ± Rp 45.500.
- Tujuan: Kota Salatiga (Kuliner Ronde Jago, Sate Sapi Suruh), Kopeng, Tuntang.
- Peringatan: Kontur jalan cenderung menanjak (Tanjakan Polos) serta ada turunan yang curam. Selalu rutin cek kendaraan dan tetap waspada rem blong!
4. Seksi Salatiga - Boyolali (22,4 KM)
- Tarif Gol I (Banyumanik - Boyolali): ± Rp 80.000.
- Tujuan: Kota Boyolali (Alun-Alum Boyolali, Susu murni, Soto Seger Mbok Giyem), Jalur pendakian Merapi/Merbabu via Selo.
5. Seksi Boyolali - Kartasura/Colomadu (11,1 KM)
Ujung dari ruas tol Semarang Solo yang tersambung ke Tol Solo-Ngawi dan Tol Jogja-Solo. Berikut karakteristiknya.
- Tarif Gol I (Banyumanik - Colomadu): ± Rp 92.500.
- Tujuan: Bandara Adi Soemarmo, Kota Solo, Kartasura, Klaten, Yogyakarta (Via Tol Baru).
Estimasi Biaya BBM (Tol Semarang - Solo)
Mekiliki tempuh sekitar 75 km dengan kontur menanjak dan menurun diketahui akan menjadikan konsumsi BBM jauh sedikit lebih boros dibandingkan dengan tol datar. Berikut perkiraan biaya BBM yang harus dipersiapkan:
1. Mobil MPV 1.500cc (Avanza/Xenia):
- Konsumsi BBM: 1:10 - 1:12 km/L (karena nanjak).
- Butuh BBM: Sekitar 7 Liter.
- Biaya BBM (Pertamax Rp 13.500): Rp 94.500.
- Total (Tarif Tol + Biaya BBM): kurang lebih Rp 190.000.
2. Mobil LCGC 1.200cc (Calya/Brio):
- Konsumsi: 1:14 km/L.
- Butuh BBM: kurang lebih 5.5 Liter.
- Biaya (Pertalite Rp 10.000): Rp 55.000.
- Total (Tol + BBM): setara Rp 150.000.
3. SUV Diesel (Innova Reborn/Fortuner):
- Konsumsi: 1:12 km/L (Torsi yang lebih besar namun enteng nanjak).
- Butuh BBM: Sekitar 6 Liter.
- Biaya (Dexlite Rp 15.000): Rp 90.000.
- Total (Tol + BBM): ± Rp 185.000.
Demikian Tadi pembahasan mengenai tarif tol Semarang Solo yang penting untuk diketahui sebagai persiapan Mudik Lebaran 2026 nanti. Semoga membantu!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari