- Korlantas Polri menyiapkan rekayasa lalu lintas di tol untuk antisipasi kemacetan mudik Lebaran.
- One way adalah sistem mengubah jalan dua arah menjadi satu arah untuk tingkatkan kapasitas.
- Contraflow adalah sistem pengaturan arus dengan cara melawan arah normal pada sebagian lajur.
Suara.com - Momen Lebaran selalu identik dengan tradisi pulang kampung atau mudik yang dinanti-nanti oleh banyak masyarakat.
Namun, bayang-bayang kemacetan parah di ruas jalan tol sering kali menjadi kekhawatiran tersendiri bagi para pengemudi.
Untuk mencegah penumpukan kendaraan, kepolisian biasanya menerapkan berbagai strategi rekayasa lalu lintas.
Beberapa istilah yang paling sering muncul di papan informasi tol atau berita adalah penerapan one ways (jalan satu arah) dan contraflow.
Pertanyaannya, apakah Anda sudah benar-benar paham perbedaan keduanya agar perjalanan tetap aman dan tidak salah jalur?
Strategi Korlantas Polri Hadapi Arus Mudik 2026
Guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas menuju arah Jawa, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah menyiapkan langkah antisipatif sejak dini.
Salah satu langkah konkretnya adalah menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa one way sepenggal tahap pertama.
Tentu saja, Korlantas Polri tidak bekerja sendirian. Strategi ini merupakan hasil kolaborasi intensif dengan berbagai stakeholder terkait, termasuk Menteri dan Direktur Utama Jasa Marga, guna memastikan kelancaran dan kenyamanan para pemudik di jalan tol.
Seperti yang kita ketahui bersama, sejumlah rekayasa lalu lintas mutlak diterapkan ketika tanda-tanda kemacetan mulai terlihat selama arus mudik 2026.
Nah, kebijakan yang paling sering diberlakukan adalah contraflow dan one way. Keduanya menjadi ujung tombak untuk mengurai kemacetan dan mencegah kendaraan diam tak bergerak alias stuck berjam-jam di jalan tol.
Lantas, apa sebenarnya maksud dari one way dan contraflow? Mari kita bedah satu per satu agar Anda tidak bingung saat berkendara nanti.
Apa Itu Sistem One Way?
![Ilustrasi pemberlakuan one way pada mudik lebaran. [Dok Suara.com/AI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/18/63371-ilustrasi-one-way.jpg)
Secara sederhana, pengertian one way adalah rekayasa lalu lintas dengan mengubah jalur yang semula beroperasi dua arah menjadi hanya satu arah saja.
Sebagai contoh, jika jalan tol biasanya memiliki jalur menuju arah timur dan arah barat, saat one way diberlakukan, seluruh jalur (baik jalur timur maupun barat) akan dipakai hanya untuk satu tujuan yang sama (misalnya, murni ke arah timur).
Sistem ini diterapkan untuk meningkatkan kapasitas jalan secara drastis, sehingga laju jutaan kendaraan yang keluar dari kota secara bersamaan dapat tertampung tanpa macet.
Lantas, Bagaimana dengan Contraflow?
Sedangkan untuk contraflow, secara harafiah dapat diartikan sebagai "melawan arus".
Contraflow adalah sistem pengaturan lalu lintas yang mengubah arah laju kendaraan berlawanan dari arah normalnya.
Perbedaan utamanya dengan one way terletak pada porsi jalan yang digunakan.
Jika one way mengalihkan arus kendaraan pada seluruh lajur jalan tol, contraflow umumnya hanya diterapkan di satu atau dua lajur saja yang dipisahkan oleh pembatas jalan (seperti traffic cone).
Jadi, kendaraan yang masuk ke jalur contraflow akan melaju berdampingan—namun berlawanan arah—dengan kendaraan dari arah sebaliknya di jalur normal.
Meski mekanismenya berbeda, baik one way maupun contraflow sama-sama memiliki satu tujuan mulia: mencegah terjadinya penumpukan kendaraan yang parah saat arus mudik berlangsung.
Nah, sekarang sudah paham kan perbedaan contraflow dan one way? Jangan lupa untuk selalu memantau informasi terkini dari petugas di lapangan, jaga kondisi fisik tetap prima, dan selamat mudik Lebaran! Semoga selamat sampai tujuan dan bisa berkumpul dengan keluarga tercinta.