Apa Itu Biodiesel B50? Wajib Beredar 1 Juli 2026, Ini Bedanya dengan Solar Biasa

Cesar Uji Tawakal

Rabu, 01 April 2026 | 15:43 WIB
Apa Itu Biodiesel B50? Wajib Beredar 1 Juli 2026, Ini Bedanya dengan Solar Biasa
Apa itu Biodesel B50. (Gemini AI)

Suara.com - Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan bahwa Indonesia akan mulai menerapkan kebijakan penggunaan Biodiesel 50 atau B50, yang mana mencampurkan bahan nabati dalam hal ini minyak kelapa sawit (CPO) sebesar 50 persen ke solar.

Langkah tersebut secara otomatis akan ada penghematan anggaran untuk subsidi senilai Rp 48 triliun, bahkan mulai mengurangi ketergantungan akan bahan bakar fosil serta meminimalkan dampak emisi, lebih ramah lingkungan.

Kebijakan tersebut sebenarnya mau diterapkan sejak awal tahun atau Januari 2026 ini, namun pemerintah memutuskan menunda serta tetap memakai B40.

Akan tetapi, adanya ketegangan geopolitik yang semakin memanas di kawasan Timur Tengah, membuat pemerintah mengambil langkah strategis dengan menerapkan pemakaian Biodiesel 50 mulai 1 Juli 2026. Hal tersebut merupakan bentuk kemandirian dan ketahanan energi.

“Sebagai bagian dari upaya kemandirian energi dan efisien energi, pemerintah menerapkan kebijakan B50. Ini mulai berlaku 1 Juli 2026,” tutur Airlangga saat konferensi pers tentang kebijakan pemerintah dalam menghadapi kondisi global, dipantau secara daring, Selasa (31 Maret 2026).

Lebih lanjut, Airlangga mengutarakan bahwa Pertamina sudah siap untuk melaksanakan kebijakan yang dicanangkan Pemerintah terkait penggunaan 50 persen bahan nabati dalam solar.

Penerapan strategi B50 pada solar merupakan bentuk penghematan pemakaian BBM berbasis fosil sejumlah 4 juta kiloliter setiap tahun.

“Tentu dalam enam bulan ada penghematan dari fosil dan ada penghematan subsidi daripada biodiesel yang diperkirakan nilainya Rp 48 triliun,” jelas Airlangga.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengutarakan dengan adanya penerapan B50, maka Indonesia akan berpotensi mengalami surplus solar.

baca juga

“Dengan implementasi B50 maka Insya Allah di tahun ini, kita akan mengalami surplus untuk solar. Jadi ini kabar baik, begitu RDMP (Refinery Development Master Plan) Kalimantan Timur sudah kita operasikan,” ujar Bahlil.

Penggunaan Biodiesel Mampu Menekan Impor Solar dan Mengurangi Emisi

Sebenarnya pemerintah sudah lebih dulu menerapkan mandatory B40. Bahlil mengungkapkan bahwa penerapan B40 mengurangi impor solar sebesar 3,3 juta kilo liter (KL) serta meminimalkan emisi 38,88 juta ton CO2 ekuivalen.

Berdasarkan data Kementerian ESDM yang dilansir dari Suara, penggunaan biodiesel level domestik sejak Januari sampai Desember 2025 sudah tercatat 14,2 juta kilo liter, setara dengan 105,2 persen dari Indikator Kinerja Utama sebesar 13,5 juta kilo liter untuk tahun 2025.

Selain itu, penerapan strategi tersebut benar-benar mampu menurunkan volume impor solar dari tahun-tahun sebelumnya.

Sedangkan dari sisi devisa, penerapan biodiesel mengakibatkan terjadinya penghematan senilai Rp 130,21 triliun dan nilai tambah CPO yang diolah jadi biodiesel sebesar Rp 20,43 triliun.

Mengingat beragam manfaat positif yang ditimbulkan pasca memakai biodiesel, berikut penjelasan singkat terkait B50 yang mulai aktif penerapannya 1 Juli 2026.

Apa Itu Biodiesel B50?

Menurut informasi dari berbagai sumber, Biodiesel B50 merupakan jenis bahan bakar campuran dengan komposisi 50 persen biodiesel (nabati) dan 50 persen bahan bakar diesel konvensional (solar).

Biodiesel termasuk jenis bahan bakar nabati yang proses pembuatannya menggunakan minyak nabati (CPO), lemak hewan maupun limbah minyak goreng menggunakan proses transesterifikasi.

B50 sendiri mengandung 50 persen biodiesel dari sumber terbarukan dan 50 persen berupa bahan bakar diesel basis fosil tidak terbarukan.

Kombinasi tersebut menciptakan emisi karbon lebih rendah dari diesel murni, sehingga mampu menekan polusi udara.

Jika dilihat dari sisi teknikal, B50 mampu menaikkan sifat pelumasan mesin. Dengan demikian usia mesin diesel bisa lebih panjang lagi daripada memakai pure solar.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18 WIB

Apa Itu Biodiesel B50? Strategi Prabowo Jaga Ketahanan Energi Nasional di 2026

Apa Itu Biodiesel B50? Strategi Prabowo Jaga Ketahanan Energi Nasional di 2026

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 14:05 WIB

Kementerian ESDM: Pengujian B50 Diprediksi Rampung Maret Ini

Kementerian ESDM: Pengujian B50 Diprediksi Rampung Maret Ini

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 20:21 WIB

Bahlil Ungkap Progres Mandatori B50 di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Bahlil Ungkap Progres Mandatori B50 di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 08:32 WIB

Bahlil Gunakan Jurus B50 dan E20 untuk Hadapi Minyak Dunia yang Mendidih

Bahlil Gunakan Jurus B50 dan E20 untuk Hadapi Minyak Dunia yang Mendidih

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 20:46 WIB

Terkini

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:15 WIB

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:40 WIB

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Sumut | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:29 WIB

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:22 WIB

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:07 WIB

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI

Sport | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:03 WIB

×