Kementerian ESDM: Pengujian B50 Diprediksi Rampung Maret Ini

Liberty Jemadu

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:21 WIB
Kementerian ESDM: Pengujian B50 Diprediksi Rampung Maret Ini
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan pengujian biodiesel B50 akan rampung pada Maret 2026. (Suara.com/M. Yasir)
baca 10 detik
  • Uji jalan biodiesel B50 telah mencapai 40.000 km, berpotensi selesai Maret 2026, lebih cepat dari perkiraan semula.
  • Evaluasi awal pada kendaraan uji menunjukkan B50 tidak berdampak negatif dan efisiensi bahan bakar cukup baik.
  • Pemerintah akan mempercepat implementasi B50 dan bioetanol E20 untuk menekan beban subsidi energi domestik.

Suara.com - Uji jalan bahan bakar biodiesel B50 telah menempuh sekitar 40.000 kilometer (km) dari target 50.000 km dan berpotensi selesai pada Maret 2026, demikian dikatakan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung.

Waktu tersebut lebih cepat dibandingkan target perkiraan sebelumnya yang diperkirakan rampung pada pertengahan 2026.

“Yang kemarin itu uji jalan sudah 40.000-an km. Mudah-mudahan dalam Maret ini kita harapkan sudah bisa diselesaikan,” kata Yuliot di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Ia menjelaskan uji jalan tersebut telah dilakukan pada sejumlah kendaraan seperti Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero, serta kendaraan angkutan bus.

Menurut dia, hasil evaluasi sementara menunjukkan penggunaan biodiesel B50 tidak menimbulkan dampak terhadap kendaraan yang diuji dan dari sisi efisiensi juga cukup baik.

“Untuk kendaraan yang sudah berjalan itu kita evaluasi, tidak ada dampak terhadap kendaraan yang bersangkutan. Dari sisi efisiensi juga cukup bagus,” ujarnya.

Yuliot mengatakan pemerintah juga akan melanjutkan uji coba penggunaan biodiesel B50 pada moda transportasi lain, termasuk kereta api, yang direncanakan dilakukan setelah Lebaran.

Percepatan uji jalan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan implementasi biodiesel B50 pada sektor transportasi yang ditargetkan berjalan pada semester dua 2026.

Penggunaan biodiesel B50 juga dinilai Yuliot lebih ekonomis ketika harga minyak dunia relatif tinggi karena dapat menekan beban subsidi maupun kompensasi energi.

baca juga

“Dengan harga minyak cukup tinggi sekarang, penggunaan biodiesel B50 justru menjadi lebih ekonomis. Jadi subsidi atau kompensasi yang diberikan menjadi lebih rendah,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah akan mempercepat kebijakan mandatori campuran bioetanol ke bahan bakar minyak (BBM) sebagai respons lonjakan harga minyak dunia yang sempat menembus 100 dolar AS per barel.

Harga minyak mentah dunia sempat melonjak tajam dalam beberapa hari terakhir. Diberitakan Sputnik (9/3), harga minyak mentah jenis Brent sempat mencapai 118 dolar AS per barel untuk pertama kalinya sejak 17 Juni 2022. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata harga minyak pada Januari 2026 ketika Brent (ICE) berada di kisaran 64 dolar AS per barel.

Bahlil mengatakan pemerintah mendorong penerapan campuran etanol hingga 20 persen atau E20 pada bensin yang semula direncanakan diterapkan pada 2028 untuk mengurangi ketergantungan impor bahan bakar.

Selain itu, pemerintah juga merencanakan percepatan implementasi biodiesel B50, yakni campuran 50 persen solar dengan 50 persen bahan bakar nabati berbasis kelapa sawit, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Ungkap Progres Mandatori B50 di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Bahlil Ungkap Progres Mandatori B50 di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 08:32 WIB

Bahlil Gunakan Jurus B50 dan E20 untuk Hadapi Minyak Dunia yang Mendidih

Bahlil Gunakan Jurus B50 dan E20 untuk Hadapi Minyak Dunia yang Mendidih

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 20:46 WIB

Filipina Pangkas Hari Kerja Demi Efisiensi Minyak, Bahlil Justru Gercep Garap Proyek B50 dan E20

Filipina Pangkas Hari Kerja Demi Efisiensi Minyak, Bahlil Justru Gercep Garap Proyek B50 dan E20

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 14:47 WIB

RI-India Mau Kembangkan Industri Logam

RI-India Mau Kembangkan Industri Logam

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 21:13 WIB

Belajar dari China, Sampah Makanan MBG Berpotensi Jadi Biodiesel

Belajar dari China, Sampah Makanan MBG Berpotensi Jadi Biodiesel

Your Say | Kamis, 26 Februari 2026 | 09:03 WIB

Terkini

Kupu-Kupu Jarang Terlihat, Apa yang Terjadi pada Lingkungan?

Kupu-Kupu Jarang Terlihat, Apa yang Terjadi pada Lingkungan?

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:56 WIB

Pengangkutan 290 Liter Solar Subsidi di Pidie Jaya Digagalkan, Seorang Pria Diamankan

Pengangkutan 290 Liter Solar Subsidi di Pidie Jaya Digagalkan, Seorang Pria Diamankan

Sumut | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:55 WIB

Mengenal New BIONS, Langkah Awal Mahasiswa Memahami Dunia Investasi

Mengenal New BIONS, Langkah Awal Mahasiswa Memahami Dunia Investasi

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:53 WIB

Pelangi di Atas Cerobong: Refleksi Kritis 81 Tahun Kelistrikan Indonesia

Pelangi di Atas Cerobong: Refleksi Kritis 81 Tahun Kelistrikan Indonesia

Opini | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Viral Lahan Bekas Masjid Dibongkar Dibangun Kopdes Merah Putih

Viral Lahan Bekas Masjid Dibongkar Dibangun Kopdes Merah Putih

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang Punya Penyakit, Ajukan Penangguhan Penahanan

Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang Punya Penyakit, Ajukan Penangguhan Penahanan

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:42 WIB

Disebut Blunder, Pengamat Kritik Alasan Bahlil Pangkas Ekspor Gas ke Singapura

Disebut Blunder, Pengamat Kritik Alasan Bahlil Pangkas Ekspor Gas ke Singapura

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Harga Tiket Pesawat Nataru Bakal Turun 11-13 Persen

Harga Tiket Pesawat Nataru Bakal Turun 11-13 Persen

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:38 WIB

Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra

Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Habiburokhman Tegaskan DPR Tak Ingin Asal Ikut Tren Luar Negeri dalam RUU Perampasan Aset

Habiburokhman Tegaskan DPR Tak Ingin Asal Ikut Tren Luar Negeri dalam RUU Perampasan Aset

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 10:32 WIB

×