Motor listrik tidak akan terkena kewajiban Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, sebab praktis motor jenis ini tidak menggunakan bahan bakar minyak seperti motor konvensional pada umumnya.
Dari segi pajak tahunan, angka yang dibebankan dan menjadi kewajiban jelas jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan pajak kendaraan konvensional.
Stimulus agar Masyarakat Lebih Tertarik
Kepemilikan motor listrik sebenarnya digadang sebagai program produktif untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak. Ini mengapa harga motor listrik mendapatkan subsidi, serta pajaknya juga juga dibuat ringan.
Dengan pajak yang ringan dan harga yang disubsidi, diharapkan masyarakat dapat memiliki ketertarikan lebih tinggi dan lekas beralih ke motor dengan bahan bakar yang lebih hijau.
Secara faktual, konversi energi yang ada di baterai menjadi daya dorong jauh lebih efektif jika dibandingkan dengan motor berbahan bakar minyak.
Selain dari sisi pelanggan, rendahnya pajak kendaraan listrik juga secara makro ditujukan untuk mendorong perkembangan industri motor listrik dalam negeri secara spesifik, dan industri kendaraan listrik secara umum.
Masing-masing daerah memiliki kebijakan tarif pajak dan besaran subsidi yang berbeda, sehingga akan lebih baik jika Anda mengeceknya terlebih dahulu untuk memastikan angka yang benar.
Itu tadi sedikit penjelasan singkat tentang berapa biaya pajak STNK motor listrik tahun 2026 yang bisa diberikan di artikel ini, semoga menjadi artikel yang berguna!
Kontributor : I Made Rendika Ardian