- Menteri Bahlil menggunakan mobil listrik Hyundai Ioniq 5 hitam untuk menghindari antrean pengisian BBM.
- Mobil listrik rakitan lokal ini memakai platform E-GMP dengan kemampuan pengisian daya super cepat.
- Ioniq 5 dibekali fitur keamanan lengkap Hyundai SmartSense yang sangat membantumu saat berkendara aman.
Suara.com - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia kini punya cara jitu untuk menghindari drama antrean BBM yang mengular, yakni dengan beralih menggunakan mobil listrik. Hal ini terlihat saat sang menteri tertangkap kamera pulang berkantor menunggangi sebuah kendaraan tanpa emisi berkelir hitam yang sukses mencuri perhatian.
Dalam sebuah unggahan video di akun Instagram Kementerian ESDM, Bahlil menyebut keputusannya beralih ke elektrifikasi adalah langkah konkret untuk menghemat energi.
Namun, bagi para penggemar otomotif, bintang utamanya justru pada kendaraan yang ditumpanginya, yakni Hyundai Ioniq 5.
Sebagai pionir mobil listrik yang dirakit lokal di Indonesia, Ioniq 5 menawarkan spesifikasi dan fitur yang tak main-main.
Membahas Ioniq 5 tentu tak lepas dari pesona visualnya yang nyeleneh namun menawan. Mobil ini mengusung bahasa desain parametric pixel yang unik, menggabungkan sentuhan retro-analog dengan aura digital masa depan.
Masuk ke dalam kabin, nuansanya langsung terasa lapang berkat hadirnya Vision Roof dan desain konsol tengah Universal Island yang fleksibel untuk digeser sesuai kebutuhan ruang kaki.
Menariknya lagi, Hyundai membalut interiornya dengan material kulit premium dan mengaplikasikan bahan daur ulang ramah lingkungan, memberikan kesan mewah tanpa mengorbankan ekologi.
Kenyamanan berkendara juga menjadi nilai jual yang sulit ditolak. Pabrikan asal Korea Selatan ini membenamkan segudang fitur hiburan dan relaksasi paripurna.
![Hyundai Ioniq 5 dipamerkan di GIIAS 2024. Berkat teknologi V2L, Bluelink dan pengisian daya yang fleksibel, mobil listrik ini cocok untuk mereka yang produktif. [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/07/24/90418-hyundai-ioniq-5-giias-2024.jpg)
Mulai dari jok Premium Relaxation Seats, layar ganda 12.3 inci untuk panel instrumen dan sistem hiburan, pengisi daya ponsel nirkabel, pengatur suhu otomatis ganda, hingga dentuman audio premium dari BOSE yang siap memanjakan telinga sepanjang perjalanan.
Di balik wajahnya yang futuristis, mobil andalan Bahlil ini berdiri kokoh di atas rangka khusus E-GMP (Electric-Global Modular Platform). Platform inilah yang membuat penempatan baterai menjadi optimal. Varian tertinggi (Long Range) dibekali baterai berkapasitas jumbo 72,6 kWh.
Bukan sekadar sanggup diajak jalan jauh, mobil ini juga sangat ngebut. Akselerasi dari posisi diam hingga 100 km/jam mampu dituntaskan hanya dalam waktu 7,4 detik.
Urusan isi daya, teknologi E-GMP memungkinkan Ioniq 5 menerima suplai daya super cepat. Menggunakan arus DC 350 kW, baterai bisa terisi hingga 80 persen cuma dalam waktu 18 menit.
Kelebihan lainnya, mobil ini bisa berubah menjadi "powerbank berjalan" berkat teknologi Vehicle to Load (V2L), memungkinkan penggunanya menyalakan berbagai perangkat elektronik langsung dari mobil.
Terakhir, urusan keselamatan tak perlu diragukan. Berkendara membelah kemacetan kota atau touring antarprovinsi jadi jauh lebih santai berkat sistem keamanan Hyundai SmartSense.
Paket fitur ini bekerja seperti asisten virtual canggih, mulai dari mencegah tabrakan depan, menjaga mobil tetap di jalur, sistem cruise control pintar yang bisa berhenti dan melaju otomatis, hingga kamera 360 derajat untuk memantau sekeliling mobil. Wajar saja jika tokoh sekelas menteri menjadikannya andalan mobilitas sehari-hari.